Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aira's

Aira's

32. Aira's PURNAMA RASA Hari ini purnama menjadi raja Bintang senantiasa bermanja pada malam Purnama menerima tawa Hanyut pada nada, serayu malam Desir darah mengempas nestapa Rangkulan penuh adalah arti Senyum mengembang bak purnama Selaras dengan hati mengucap bahagia pada sebait puisi Malam memanglah temaram
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 578 Times as puisi pagi
Read
+Library
The Time Replayers

The Time Replayers

Tidak ketinggalan Presiden Keluarga Mahasiswa ITB dan jajarannya juga ikut hadir sejak subuh. Dalam acara apel pagi yang berlangsung di lapangan sipil, aku diberi tugas membacakan puisi yang kubuat di depan seluruh peserta. Puisi yang sehari sebelumnya telah kutunjukkan kepada ketua panitia OSKM, orang yang dulu menjadi sahabat baikku. Aku sangat yakin bahwa ia pasti akan mengizinkanku membacakannya di depan khalayak, karena aku tahu respeknya kepada para aktivis, terutama aktivis-aktivis junior. Aku naik ke panggung dan memandang ribuan mahasiswa baru yang menatap ke arahku. Kuambil pengeras suara dan mulai membacakan puisiku yang berjudul “Mahasiswa”.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 216 Times as puisi pagi
Read
+Library
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

#30HariMenulisNovelBatch5 #Day4 #SangKupuKupuMalam #Part3 Sub judul: Lelaki Misterius Genre: Romance sad Nama: Rita Juwita Jumkat: 985 Jam menunjukkan sembilan pagi. Ayu masih saja bergeming di tempat tidur. Rasa lelah, muak dan sedih bercampur menjadi satu. Kantuk sudah hinggap sedari tadi. Namun, wanita cantik itu masih sulit untuk memejamkan matanya. Dia masih terus memikirkan ucapan Agni. Bagaimana perasaan anak gadisnya selama ini? Apakah tersiksa seperti yang dia rasakan?
103.2K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as puisi pagi
Read
+Library
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Terlihat awan hitam yang menutupi langit di Gunung Sepuh perlahan pudar, sinar matahari yang begitu kuat di pagi itu, mencoba mengusir keheningan malam dengan sinarnya yang menghangatkan. Kokok ayam di pagi hari terdengar, bersamaan dengan suara dari burung-burung pagi yang saling bersahutan satu sama lain. Membuat sebuah irama yang merdu dan menyejukan hati bagi siapa saja yang mendengarnya pada pagi itu. Hawa dingin yang menusuk kulit kini terasa hangat secara perlahan, bahkan kita bisa melihatnya dengan nafas yang terlihat seperti kepulan asap ketika dihembuskan keluar di pagi itu.
10126.4K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as puisi pagi
Show Reviews (35)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Read All Reviews
Pendekar Golok Melasa Kepappang

Pendekar Golok Melasa Kepappang

20 Pagi Berdarah! Hari mulai terang. Sinar matahari berbinar dan menerobos sela-sela pohon gelam yang banyak tumbuh di sekitar pos penjagaan pertama pasukan Sriwijaya. Mestinya suasana pagi ini bisa menumbuhkan gairah dan kegembiraan. Tapi yang terjadi di tepi Sungai Komering pagi adalah sebaliknya.
1019.8K viewsOngoingAdded to Library 594 Times as puisi pagi
Read
+Library
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Benny melirik sekilas, lalu mengernyit sembari menyahut, "Ini sebuah puisi. Hujan turun di malam hari, entah berapa banyak bunga yang berguguran. Puisi ini kita pelajari saat SD, aku nggak ngerti kenapa dia menulisnya." Tidur nyenyak di musim semi, mendengar kicauan burung di pagi hari. Hujan turun di malam hari, entah berapa banyak bunga yang berguguran. Ini memang puisi yang wajib dipelajari saat SD.
9.3856.6K viewsCompletedAdded to Library 30.0K Times as puisi pagi
Show Reviews (296)
Read
+Library
Widya Syari Putri
sudah tahu jalur ceritanya sampai anak² mereka TK, tp tetap menunggu versi di sini karena tata bahasa di sini enak untuk dibaca...berharap authornya update banyak bab perharinya supaya cepet² selesai dr part² yg membosankan
S.n
Saat Penny ketahuan Sienna, banyak komentar dan seru, sekarang saat Sienna ketahuan anak keluarga Shankar sepertinya biasa aja ya.... Tapi jadi ngebaca misterinya terungkap setiap kelipatan chapter 700an kayanya he... Sekarang juga kan chapter 1400an...
Read All Reviews
Malam Panas Dengan Mantan Suami

Malam Panas Dengan Mantan Suami

(POV Zea) Semuanya terjadi begitu cepat, bagai kilat yang menyambar di tengah kesunyian mencekam itu. Matahari pagi belum sepenuhnya menampakkan diri, hanya sedikit cahaya redup yang menerobos celah-celah pepohonan rindang. Bayangan panjang terbentang di atas batu nisan yang kusam, menciptakan suasana yang semakin kelam.
10284.5K viewsCompletedAdded to Library 10.8K Times as puisi pagi
Read
+Library
Titik Nadir Sang Pendosa

Titik Nadir Sang Pendosa

Siang berganti malam, pagi menyongsong petang. Seperti saat hari diawali dengan pagi yang sejuk, terus beranjak melewati tengah hari yang terik, perlahan menurun menuju senja yang indah hingga akhirnya malam yang tenang dan melenakan menyambut kita semua ke dalam peraduan.
1021.7K viewsOngoingAdded to Library 650 Times as puisi pagi
Show Reviews (12)
Read
+Library
shameita
thor yang bai...dan selalu pny byk ide dlm plot novelnya.... tolong dong judul² ini di upload di GN juga thor..... PLEASEEEE.... :) Air mata sang bidadari Mencintai harapan Dermaga yang terbelah Akankah selamanya luka Kita yang terluka Menyulam air mata Masih yang terindah
Ayu Ayuningtiyas
ceritanya bagus Thor, pembelajaran utk semua anak gadis agar bisa menjaga diri dan kehormatannya,jgn percaya sama mulut manis dan kelakuan laki" yg bilang cinta dan sayang.semoga ada kehidupan yg lebih baik lagi untuk Naura.
Read All Reviews
Ajari Aku Ciuman, Mas CEO

Ajari Aku Ciuman, Mas CEO

gumamnya pelan, bukan untuk membangunkan, tapi lebih seperti berbicara sendiri, mengisi keheningan pagi. Biya perlahan membuka mata, matanya masih setengah mengantuk, tapi senyum tipisnya muncul begitu menyadari kehadiran Bagas. “Morning,” suaranya serak, tapi manis. Tubuhnya masih menempel erat, ingin merasakan kehangatan yang sama seperti semalam. Bagas mencondongkan tubuh sedikit, menepuk lembut lengan Biya, seakan memberi sinyal perlahan bahwa mereka harus bangun, tapi tanpa memaksakan.
1021.4K viewsCompletedAdded to Library 857 Times as puisi pagi
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status