Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Maafkan Aku yang Telah Jatuh Cinta

Maafkan Aku yang Telah Jatuh Cinta

Dan kusadari betapa berharga kenanganmu Dikala jiwaku tak terbatas Bebas berandai mengulang waktu Hingga masih bisa kuraih dirimu Sosok yang mengisi kehampaan kalbuku Bilakah diriku berucap maaf Masa yang tlah kuingkari Dan meninggalkanmu Oh cinta Camelia terus asyik memainkan gitar mengiringi suara merdunya. Suaranya benar-benar indah. Dia sangat berbakat. Ini, Camelia yang kurindukan. Kamu masih ada di sana, Lia. Masih. Meylani, terus menatap sahabatnya itu, sangat serius.
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai puisi roman picisan maaf
Baca
+Pustaka
Maaf Om, Karena Cintaku Menyusahkanmu

Maaf Om, Karena Cintaku Menyusahkanmu

Hans mengangguk singkat. "Maafkan Papa, boy. Papa benar- benar minta maaf telah meyakitimu dan Mama," ungkap Hans dengan mata berkaca- kaca. "I will forgive you if Mama forgive you too," Reyhan melipat kedua tangannya di depan dada dengan bibir mengerucut lucu. "Yeah, i will beg forgiveness from your Mama."
1093.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai puisi roman picisan maaf
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Dian Amalia
Yes...yes...akhirnya dua pecundang itu kena karmanya, jodoh Reyna jgn Hans ya thor...gak rela kalau sama dia & mudah2an anjas & kelg reyna mau dgn lapang dada terima Laila apa adanya, kasian dia sdh baik membela reyna. Dan usir itu dua org pecundang itu balik ke negrinya jgn ganggu reyna & kelg.
Penghujung Cerita
ini kayak cerita ayah yang ngerasa ia memiliki anak tapi dalam mimpi dan dapat merasakan kesakitan yang dialami anaknya...lagian kenapa ayahnya ngak ketemu anaknya hingga anaknya mati..padahal cerita awal udah berharap bisa bersatu kok lari ceritanya..ngak nyambung apa yang dibhas kluar dari topik..
Baca Semua Ulasan
Maaf Om, Aku Mencintaimu

Maaf Om, Aku Mencintaimu

Bayangan Laura marah dan ngamuk padanya pun menyadarkan posisinya. "Maaf Om, sepertinya aku memang mencintaimu. Maaf, maaf karena aku sungguh mencintaimu. Tapi aku janji aku tidak merusak rumah tanggamu dengan Nyonya Laura, aku juga tahu jika cintamu hanya untuk Nyonya Laura." Zehra menyeka air matanya yang kembali mengalir membasahi pipinya teringat akan cinta yang tidak bisa digapainya. ***
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai puisi roman picisan maaf
Baca
+Pustaka
BESANAN DENGAN MANTAN

BESANAN DENGAN MANTAN

"Maaf." ***
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai puisi roman picisan maaf
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

Alunan musik piano dari sound system di restoran ini membuat malam mereka terasa romantis. "Maafkan aku, Jasmine, sudah membiarkanmu sendirian melewati hari-hari di sini," ucap Reiner penuh penyesalan. "Aku memang tidak termaafkan." "Aku sendiri yang memilih untuk sendiri kok, Reiner. Kamu sudah berulang kali minta maaf. Dan aku sudah memaafkanmu." Jasmine tersenyum untuk menenangkan Reiner. "Jadi tidak perlu khawatir lagi. Ya?"
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai puisi roman picisan maaf
Baca
+Pustaka
Kado untuk Ibu Mertua

Kado untuk Ibu Mertua

Iya, mengucap kata maaf terlebih dahulu adalah hal yang tidak mungkin diucapkan oleh Romi meski sudah jelas ia bersalah. Dia juga tidak mau mengucapkan terima kasih meski sudah mendapat bantuan. Bagi seorang Romi, maaf dan terima kasih adalah kata-kata yang sangat mahal. Ulfa mengambil buah pisang lalu mengupasnya dan mengulurkan pada Romi. "Kamu juga harus makan. Yang banyak, agar selalu sehat," kata Romi kemudian.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai puisi roman picisan maaf
Baca
+Pustaka
Maaf, Merebut Suamimu

Maaf, Merebut Suamimu

"Gilsha...maaf." "Tidak perlu meminta maaf, aku hanya tidak menemukan yang cocok denganku. Bukan karena aku ingin menunggu mu. Jadi jangan merasa bersalah begitu, kau tenang saja." Gilsha menurunkan tangan Noah dari wajahnya. Kemudian mencoba duduk dengan bersandar di kepala tempat tidur itu dengan bantuan Noah. "Kau benar, aku adalah wanita yang kuat. Tidak cengeng seperti ini bukan," gumam Gilsha sedikit terisak. "Gilsha ku mohon katakan kepadaku, siapa yang melakukan ini kepadamu?"
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai puisi roman picisan maaf
Baca
+Pustaka
Maaf, Kurebut Istrimu!

Maaf, Kurebut Istrimu!

Dengan napas yang masih tersengal-sengal dan tubuh yang lemas, Aluna menekan tombol untuk membuka kaca mobilnya sedikit. “Ma—maaf, Pak. Saya benar-benar minta maaf. Saya tidak sengaja, tadi pikiran saya sedang tidak fokus,” ujarnya lirih dengan suara yang serak dan bergetar, sambil menatap pria tua itu dengan pandangan memohon. Melihat wajah Aluna yang sembab penuh sisa air mata serta kondisinya yang tampak sangat terguncang, kemarahan pria paruh baya itu sedikit mereda, meski nadanya masih terdengar sangat kesal.
10948 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai puisi roman picisan maaf
Baca
+Pustaka
A Wife's Diary

A Wife's Diary

lirihku dalam do'a "Maaf, mah. Ayah nggak mau pisah sama kamu. Ayah nyesel. Maafin ayah." Lelaki itu tersungkur di pangkuanku dengan suara serak. Bulir hangat terasa membasahi tangan yang ia cium berulang kali. "Maaf, maaf," ucapnya berulang kali dengan tersedu. Bagai setetes air di Padang pasir. Air matanya mampu meluluhkan hati dan bisa sedikit bernafas. Aku menatap manik coklat itu lekat. Terlihat penyesalan di dalamnya.
7.712.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai puisi roman picisan maaf
Baca
+Pustaka
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

TANIA Gadis di bawah terang rembulan pada sebuah malam di taman todongan cinta mengancamku bangku taman saksinya Engkau kini mengembara dalam ingatanku tak kuasa lagi aku meronta menahannya Bila rembulan mengizinkan dan malam merestui kuingin kau disini malam ini agar kukisahkan pada dunia aku memulai kisahku disini - bersamamu Aku yang mengagumimu - Mike Mike tersenyum kecil. Ia menyalakan pemantik api lalu membakar ujung - ujung kertas agar menghasilkan selembar kertas puisi yang menakjubkan. Ia meletakkan kertas yang sudah ia bakar itu ke atas mejanya. Mike kemudian berdiri menjauh dari mejanya, berjalan menuju kamar mandi, membersihkan tubuhnya lalu kembali lagi dan merebahkan tubuhnya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai puisi roman picisan maaf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status