Pudarnya Rasa Cinta
Meskipun aku masih tak bisa benar-benar jauh dari Indra, tapi aku bisa bersembunyi di ruangan lain.
Aku juga mengikuti mereka ke kamar mandi di toko gaun pengantin.
Aku mendengar beberapa gadis berbincang. Salah satu dari mereka bertanya, “Vinie, bisa ceritakan lagi soal kejadian heroikmu dan suamimu? Ada yang belum pernah dengar, katanya mirip dengan adegan film.”
Vinie tersenyum puas dan menceritakan, “Tentu saja! Suamiku menyelamatkanku dari tangan Yessa, dia bahkan siap mengorbankan nyawanya demi aku! Sangat romantis, bukan?”