Kontrak Cinta, Luka Nyata
"Aku jatuh cinta padamu sejak pertama kali kita bertemu di kelas ekonomi. Cara kamu tersenyum, cara kamu mengangkat tangan setiap kali menjawab pertanyaan dosen, semuanya membuatku ingin lebih dekat. Tapi, aku pengecut. Aku tidak pernah berani mengatakannya."
"Hari ini, aku tahu kamu akan pergi. Kamu akan kembali ke negerimu. Aku tidak bisa menghentikanmu, aku tidak bisa menahannya. Aku hanya ingin kamu tahu, ada seseorang di sini yang selalu mendoakanmu diam-diam. Jika suatu hari kamu menemukan surat ini, anggap saja ini caraku mengatakan, aku pernah ada, aku pernah mencintaimu, meski hanya dalam diam."
Alya tertegun. Surat itu sederhana, tapi begitu tulus. Ia bisa merasakan emosi penulisny
Hot Chapters