Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mertua Rasa Pelakor

Mertua Rasa Pelakor

CINTA ABADI Kini, Semua telah berlalu Melebur menjadi satu Dalam kenangan masa lalu Di sini, Pada suatu senja Kita pernah membagi cerita Dalam tangis juga bahagia Kau, Cinta pertama bagiku Lelaki terbaik dalam hidupku Meski takdir telah menipuku Lewat goresan tinta Kurangkai aksara menjadi sebuah bait Hanya untuk ungkapkan Betapa aku masih memiliki rasa Untukmu pemilik rasa, Berjuanglah semampu yang kau dapat. Jika memang istirahat adalah jalan terbaiknya, Maka ... menyerahlah pada-Nya. ~ AmoyShanghai ~ *****
1021.5K viewsOngoingAdded to Library 730 Times as puisi surat cinta
Read
+Library
Permaisuri yang Diabaikan

Permaisuri yang Diabaikan

Melihat ke bawah ke kuil kecil itu, ia mengeluarkan segala macam surat yang tidak pernah ia kirim. "Mengapa cinta begitu keras padaku? Ketika aku melihatmu tersenyum, memikirkanku, hatiku manis seperti madu. Tetapi ketika aku melihatmu mengenakan gaun murni untuk orang lain, hatiku begitu pahit seolah-olah aku meminum racun. Sekarang, yang kumiliki hanyalah hatiku yang sudah terbakar putih dan menjadi abu. Kekasihku, berbahagialah! Aku akan menyebarkan bunga berkat untukmu." Pemuda yang memegang segenggam surat menyebarkan surat satu per satu menuruni bukit.
63.9K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as puisi surat cinta
Read
+Library
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Ada keheningan yang aneh — bukan yang dingin, tapi yang penuh rasa ingin tahu, seperti dua hati yang sedang membuka pintu masa lalu secara bersamaan. Laras membuka perlahan. Di dalamnya hanya ada satu halaman. Ia mulai membaca dengan suara pelan, nyaris seperti berbisik: > Aku menulis surat ini bukan untuk membuatmu kembali, tapi agar aku berhenti menunggu. Aku pernah berpikir cinta adalah tentang memiliki, tentang dua orang yang berjalan ke arah yang sama. Tapi sekarang aku tahu — cinta yang sejati bukan tentang ke mana kita pergi, tapi bagaimana kita tetap mengingat seseorang dengan lembut, tanpa dendam.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as puisi surat cinta
Read
+Library
Cinta itu Love

Cinta itu Love

"Sudahi kegilaanmu, kamu menyakiti semua orang hanya karna obsesimu." Jari-jari lentik bercat kuku indah ini menyentuh paha Bagaskara lembut. "Aku mencintai dan memginginkanmu, tulus. Bukan hanya sekedar obsesi, sayang. Kamu yang membuat masalah bukan aku." Kuku Sarah mencengkeram paha lelaki tampan ini.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as puisi surat cinta
Read
+Library
DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

Jangan biarkan hatimu terbuka dengan bunga musim semi. Satu inci cinta adalah satu inci abu. *Puisi Li Shangying* Sajak yang kuat dan penuh kasih sayang, seperti tsunami, mengalir ke arah kedua wanita itu. Itu seratus kali lebih kuat dari gambaran mabuk cinta! Gambaran mabuk cinta pada dasarnya adalah cara cinta, sedangkan gambar cinta timbal balik adalah Dao Hati yang lengkap!
8.910.9K viewsOngoingAdded to Library 306 Times as puisi surat cinta
Read
+Library
Surga Semalam

Surga Semalam

"Teruntuk kamu hidup dan matiku Aku tak tahu lagi harus dengan kata apa aku menuliskannya Atau dengan kalimat apa aku mengungkapkannya Karna untuk kepergian kalinya Kau buat aku kembali percaya akan kata cinta Dan benar bahwa cinta masih berkuasa diatas segalanya Ketika hati yang mudah rapuh ini Diuji oleh duniawi diuji oleh materi Untuk kesekian kali lagi lagi dan lagi Kutuliskan kenangan tentang Caraku menemukan dirimu Tentang apa yang membuatku mudah Berikan hatiku padamu Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu Kan teramat panjang puisi Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini
1053.0K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as puisi surat cinta
Read
+Library
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

Padahal pagi tadi dibersihkan. Rintik demi rintik turun berlahan. Suaranya mulai membuat hati nyaman. Kalau sudah begini, ada inspirasi dalam menuliskan puisi tentang cinta. HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada
109.0K viewsOngoingAdded to Library 324 Times as puisi surat cinta
Read
+Library
Cinta Dalam Hati

Cinta Dalam Hati

Cinta juga tidak mengenal istilah untuk membuat surat keterangan dari si pemiliknya, berapa lama ia ingin tinggal. Cinta juga tidak butuh permisi, kala ia ingin pergi sesuka hatinya, bak seorang tawanan yang kabur meninggalkan hutangnya. Sekali ini, Yudi benar-benar mati kutu. Ia tidak pernah menyangka rasa cintanya kepada Tania, sudah merasuk ke setiap nadinya. Untuk terakhir dan pertama kalinya, ia pacaran hanya dengan teman sekelasnya Ratna.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 177 Times as puisi surat cinta
Read
+Library
Langit dan Bumi

Langit dan Bumi

"Untuk kamu yang kusuka, terus terang aku tak pandai berkata-kata. Puisi-puisiku seringkali tak bermakna. Kata-kataku seperti bualan yang menguap ke udara. Namun, dirimu tak pernah sekalipun hampa. Selalu mengisi hatiku, mengisi hariku. Membuat setiap huruf dalam hidupku bernapas. Langit yang cerah tersenyumlah selalu. Kamu cantik tiada tara. WSD, 3 IPA 1." Aku tersenyum sendiri membaca tulisan rapinya dari puluhan tahun silam. Benar sekali, telah kubaca berulangkali surat cinta dari Mas Wirya dulu. Surat cinta yang pernah kubahas dengan Mas Erlan dan membuatnya cemburu itu. Jika kubaca sekarang, perasaanku justru rindu membiru. Aku merindukan suamiku, Mas Wirya. Telah sebulan kami berpisah.
1012.0K viewsOngoingAdded to Library 275 Times as puisi surat cinta
Read
+Library
Sugar Daddy-in-Law

Sugar Daddy-in-Law

“Kau suka membaca puisi?” “Sedikit.” Ia membuka buku itu. “Mendadak aku terlanda sebelum waktunya. Dengan cinta begitu tiba-tiba dan amat manis. Wajahnya bersemi laksana sekuntum bunga. Dan mencuri hatiku sampai habis. Raut wajahku memucat seolah mati. Tungkaiku menolak beranjak. Dan ketika dia menoleh, gundahkah hati? Seluruh hidupku serentak jadi tanah liat. Lalu darah berpacu ke wajahku. Membuat pandanganku hilang. Pepohonan dan semak mengelilingi tempat itu. Serupa malam pekat di kala siang. Mataku menatap nanar. Ucapan meluncur dari mataku. Mereka berbicara seperti dawai senar. Dan darah membakar jantungku. Apakah bunga dipilih musim dingin? Apakah ranjang cinta selalu bersalju? Tamp ak
1021.6K viewsCompletedAdded to Library 453 Times as puisi surat cinta
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status