Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

Kau malaikat tanpa sayapku. Aku tersenyum bangga pada Melia. Yakin dia berpotensi untuk menjadi penulis atau penyair jika bakatnya terus diasah. “Beri tepuk tangan paling gemuruh untuk Melia!” seruku sambil melakukan tepuk tangan dan diikuti oleh semua siswa. “Adek-adek, puisi kalian sudah luar biasa. Minggu depan kalian tunjukan puisi itu kepada orang tua dan seluruh teman-teman kalian. Siap?”
9.815.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 522 Beses bilang puisi tentang kelas
Ipakita ang mga Review (11)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Basahin ang Lahat ng Review
Dibalik Seragam dan Surat Nikah

Dibalik Seragam dan Surat Nikah

Setelah merasa cukup, kami berkeliling untuk melihat stan kelas lain. Kami akhirnya berhenti di kelas Rakha. Kelas mereka mengusung tema perpustakaan, dengan deretan buku tua yang dipajang dengan indah. Suasana ini sangat cocok dengan karakter kelas mereka yang dihuni oleh siswa-siswa paling pintar di sekolah. Buku-buku itu tidak hanya menambah keindahan stan, tetapi juga menciptakan aura pengetahuan yang menarik perhatian para pengunjung.
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 39 Beses bilang puisi tentang kelas
Read
+Library
Omega keeper Of Crystalon

Omega keeper Of Crystalon

"Setiap hari di tempat ini rasanya seperti main roulette realitas." Kelas berikutnya adalah salah satu yang paling ditunggu: kelas praktik "Imaginative Blood". Kelas ini hanya diikuti murid-murid dengan potensi membentuk materi atau fenomena dari pemikiran. Bagi mereka yang tidak memiliki 'imajinasi darah', kelas ini adalah tempat kesulitan dan kegagalan. Tapi bagi yang punya... ini adalah panggung ekspresi tertinggi.
1.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 59 Beses bilang puisi tentang kelas
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Bu Desma menunduk, lalu berkata pelan: > “Saya ingat. Dan saya juga ingat, saya tidak seharusnya berkata begitu. Saya terlalu kaku sebagai guru. Saya lupa bahwa puisi bukan tentang indahnya bahasa, tapi tentang keberanian membuka luka.” Nara tidak menyangka. Hatanya nyaris runtuh mendengar kalimat itu. Ia hanya bisa berkata lirih, “Saya hampir berhenti menulis karena itu, Bu. Tapi... saya kembali.” Bu Desma tersenyum. “Dan saya bangga kamu kembali. Mungkin itu salah satu karma baik saya hari ini.” --- Setelah kelas berakhir, Nara menerima email singkat:
101.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 68 Beses bilang puisi tentang kelas
Read
+Library
Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

Liora menunduk, wajahnya kaku lalu memilih mundur dan duduk di kursinya kesal. Bagi Elina, puisi seperti itu di dunianya dulu adalah hal yang mudah bahkan anak-anak pun biasa melagukannya dalam pelajaran sastra. Tapi di istana ini, di zaman yang membeku dalam tradisi dan simbol kehormatan, puisi dianggap bait-bait kuno dianggap mahkota intelektual. Dan dia, seorang asing dari masa lain, telah menampilkannya lebih indah dari para bangsawan berdarah murni. Hingga ia sangat di puji.
1032.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang puisi tentang kelas
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kapan? Baiklah, sekarang aku ingat. Sudah lama sekali. Aku pernah membuat puisi ketika kelas 1 SMP dahulu. Banyak tahun yang lalu ternyata. Kelam hari adalah rasa Manusia suci sungguh tiada Kecuali dia sang Baginda Padanya kita meminta Tentang dunia yang nanti fana Akhirnya, manusialah pencinta Agar sampai kepadanya
8.99.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 278 Beses bilang puisi tentang kelas
Read
+Library
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Sudah hampir sepuluh menit. Emma bahkan tidak meliriknya sekali pun. Dan anehnya, itu sangat mengganggu. “Puisi,” lanjut Pak Mahesa sambil berjalan perlahan di depan kelas, “adalah cara manusia menyembunyikan luka tanpa benar-benar menutupinya.” Sunyi. Semua seperti terhipnotis pada suara Pak Mahesa yang berat dan dalam. “Hari ini, kalian akan menulis puisi bebas.”
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang puisi tentang kelas
Read
+Library
Cinta Dalam Tiga Luka

Cinta Dalam Tiga Luka

Ia menatap setiap mahasiswa dengan lembut, memberikan ruang untuk mereka berpikir, merespons, dan menelusuri makna yang lebih dalam dari sekadar barisan kata. "Menurut saya," ujar seorang mahasiswi di barisan tengah, "puisi itu seperti lemari tua, ada banyak rahasia yang disembunyikan dalam tiap lacinya. Kita hanya bisa membuka satu-satu kalau kita cukup sabar."
934 viewsOngoingIdinagdag sa Library 18 Beses bilang puisi tentang kelas
Read
+Library
Edisi Kelas

Edisi Kelas

“Mentang-mentang kamu senior terus seenaknya aja ngomong sembarangan. Cukup sampah aja yang dibuang sembarangan. Mulut kamu tolong jaga.” “Woii. Jangan sembarangan ngomong. Kalian itu adik kelas Jangan semena-mena. Kalian itu masih dibawah kita.” sahut cewek yang tiba-tiba aja muncul dari kerumunan. “Siapa bilang kita dibawah kalian semua.” Ade muncul membuka jalan diantara kakak kelas. “Kelas kami itu dilantai atas dan kalian di lantai dua. Jadi kalian itu masih dibawah kami. Mungkin kalian nggak pernah sadar kami sering impor kentut dari lantai atas, sampai-sampai tiap kita lewat sini mulut kalian bau kentut.”
104.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 143 Beses bilang puisi tentang kelas
Read
+Library
Memories in High School

Memories in High School

ketus Jenifer. "Kok gue ngakak, ya? Bukannya yang iri itu, kalian ya? Kalian kan mau terkenal, tapi gak bisa. Iya 'kan?" ejek Kiara. Lagi dan lagi, hal yang membuat perpecahan antara kedua kelas berbeda jurusan itu mereka bahas. Entah apa yang ada dipikiran mereka semua, sampai-sampai merasa bahwa jurusan yang mereka milikki adalah jurusan terbaik.
4.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 127 Beses bilang puisi tentang kelas
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status