Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Bahagia Tanpamu, Mas!

Bahagia Tanpamu, Mas!

Sinar mentari mulai nampak di ufuk timur.Menampakkan sinar berwarana jingga.Memanjakan mata saat aku menatapnya. Kehangatan sinar mentari selalu di rindukan bagi setiap ciptaan Allah yang bernyawa. Duduk termenung di teras sambil melihat pemandangan nan indah dipagi hari. Namun perkataan Mas Wahyu semalam membuat gelap susana hatiku. Mengusik pikiran dan batinku.
1032.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 689 Vezes como puisi tentang matahari
Ler
+Biblioteca
Terpisah Sebab Pariban

Terpisah Sebab Pariban

Tanya Lina. "Senja itu sebagai tanda, bahwa matahari tidak rela meninggalkan bumi. Kesetiaan matahari terlihat disaat dia mulai tenggelam, yang mana matahari tetap menyinari bumi lewat bulan." Jawabku dengan mata masih menikmati senja yang begitu indah. "Nggak, matahari tidak setia. Kalau dia memang setia, kenapa dia tenggelam, dan bersembunyi di balik bulan?" Tanya Lina sambil melihat kearah ku.
103.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 95 Vezes como puisi tentang matahari
Ler
+Biblioteca
Pendekar Tombak Matahari

Pendekar Tombak Matahari

Menerjang badai menembus awan Mendaki gunung menyelami lautan Mengikis dendam serta kebencian Kaki melangkah menuruti hati Lembah hitam akan kususuri Tebing tinggi harus kudaki Bersama tombak matahari. Surya Yudha tersentak, bayangan seorang pemuda yang sedang menggenggam tombak matahari berdiri memunggunginya. Aura tiran menguar dari dalam tubuhnya dan menyebar ke segala arah. Mata tombak matahari berpendar, cahaya keemasan yang terpancar dari mata tombak tersebut jauh lebih terang dibanding saat berada di tangannya.
928.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 842 Vezes como puisi tentang matahari
Show Reviews (25)
Ler
+Biblioteca
Kebo Rawis
Ah, akhirnya menemukan salah satu mutiara terpendam GoodNovel yang bisa jadi alasan untuk mengisi ulang koin. Semoga sang penulis selalu sehat agar cerita ini lekas diselesaikan dan tidak membuat penasaran.
Rana Semitha
Regulasi GN yang baru membuat harga satu babnya menjadi 14 koin. Hal itu tidak disampaikan kepada para penulis sehingga banyak penulis yang tidak menyadari. Untuk para pembaca, bisa membaca mulai bab 65, di bab tersebut saya menulis cukup banyak kata hingga bab-bab berikutnya. Terima Kasih
Read All Reviews
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Kini, tinggal Christopher, wakil presiden dari Perkumpulan Puisi Ibu Kota, ahli kaligrafi dan lukisan Matt, serta para saksi, Senja dan Leia. Ketika giliran Leia tiba pada hitungan keseratus, ia terlihat tersandung. Ia melirik Senja dengan alis sedikit mengerut. Pada hitungan angka tiga, Leia kesulitan. Semua puisi yang berkaitan dengan angka tiga yang ia ingat sudah dibacakan. Setelah beberapa saat berpikir keras, ia dengan enggan melafalkan, "Sinar matahari menghangatkan musim semi ketiga, bunga-bunga bermekaran di hamparan merah sejauh ribuan mil." Setelah selesai, ia menghela napas lega.
3.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 62 Vezes como puisi tentang matahari
Ler
+Biblioteca
THE ISLAND : I'M IN LOVE

THE ISLAND : I'M IN LOVE

Cahaya pertama yang muncul dari balik horizon itu begitu memesona, seolah membawa pesan baru bagi dunia. Cahaya matahari yang perlahan muncul, menerpa wajah-wajah lelah mereka. Semua dapat merasakan hangatnya sinar matahari yang menyegarkan, seolah memberikan energi baru bagi tubuh mereka. Para pria dan para wanita mulai merasakan kehangatan itu, seolah memberikan harapan baru bagi hati mereka.
102.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 89 Vezes como puisi tentang matahari
Ler
+Biblioteca
4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

Dia hanya mengerutkan dahi dan menunggu agar Ki Nawasena melanjutkan. Ki Nawasena menyentuh dada Jaka Purnama dengan telapak tangannya. Dia lalu berkata, “Matahari yang kumaksud bukanlah matahari di langit, tapi matahari pada diri manusia. Di dalam dirimu ini ada matahari yang terang benderang. Darinyalah akan terpancar seluruh kekuatan yang maha dahsyat.” “Kekuatan yang maha dahsyat?” Jaka Purnama terkejut mendengarnya.
105.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 123 Vezes como puisi tentang matahari
Ler
+Biblioteca
Istri Pengganti Untuk Tuan Presdir

Istri Pengganti Untuk Tuan Presdir

Bab: 22 Pagi harinya, matahari pagi mulai menyinari bumi dengan sinar keemasannya yang masih remang-remang setelah hujan melanda di malam hari. Eughhh... Laura menggeliat dari tidurnya, ia mulai menyesuaikan indera penglihatannya dengan sinar matahari yang masuk di sela-sela genteng yang bocor.
2.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 68 Vezes como puisi tentang matahari
Ler
+Biblioteca
Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

Ujar Tian Zhi dengan menatap sinis pada Monchou. "Matahari ?? Gumam Monchou lirih. Dari nada bicaranya jelas jika ia tak paham dengan sindiran Tian Zhi. "Matahari itu merasa paling panas dan dapat menyinari apapun sehingga ia lupa dirinya. Padahal sejatinya matahari pun beranjak dari timur dan pasti tenggelam di barat. "
1016.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 645 Vezes como puisi tentang matahari
Ler
+Biblioteca
Patah

Patah

Tentang gelap dan matahari. Aku adalah gelap hari. Seperti bulan mati yang mengapung sendirian di tengah angkasa tanpa tepi. Tak berguna bahkan untuk dirinya sendiri. Terlalu lemah untuk menjadi penunjuk arah hati. Kamu adalah matahari. Begitu berani menantang hari. Panasnya membuat hidup semua yang mati. Cahayanya menerangi aku yang gelap dan nyaris mati. Aku adalah gelap yang berterima kasih pada keberadaan matahari.
1028.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 711 Vezes como puisi tentang matahari
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status