Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

Suara dentingan lembut, seperti nada musim gugur dari petikan kecapi, menggema samar dari tebasan itu. Aura emosi mengalir deras: rindu, kehilangan, keheningan. Ada yang matanya basah tiba-tiba. Ada yang mencengkeram dada. Ada pula yang hanya bisa berdiri membeku, tak tahu apa yang sedang bergemuruh di dalam dirinya. "Apa ini..." bisik seorang murid. "Kenapa rasanya seperti... rindu... takut... marah... semua campur aduk..."
1015.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai puisi tentang perasaan yang terpendam
Baca
+Pustaka
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Adrian diam sejenak, lalu menimpali, “Kamu yakin kamu bukan penyair yang nyasar jadi penyanyi?” Luna tertawa, memukul pelan lengan Adrian. “Enggak juga. Tapi kamu tahu, perasaan yang paling susah ditulis itu justru yang nggak ada ujungnya. Kayak... antara sayang, rindu, tapi juga tahu nggak harus bareng.” Adrian mengangguk pelan. “Mungkin karena perasaan itu nggak butuh penutup. Cukup dikenang. Dan disuarakan.”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai puisi tentang perasaan yang terpendam
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Senja menulis dengan hati yang penuh cinta, membiarkan perasaannya mengalir bebas di atas kertas. Puisi itu tidak hanya menjadi ungkapan cinta, tetapi juga sebuah harapan. Harapan bahwa apa yang dia rasakan tidaklah sia-sia, bahwa mungkin saja Langit juga merasakan hal yang sama. Senja menulis dengan harapan bahwa suatu hari nanti, Langit akan membaca puisi ini dan memahami betapa dalam perasaannya. Cinta yang Tumbuh di Senja Di bawah langit senja, Ku temukan dirimu, tak terduga.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai puisi tentang perasaan yang terpendam
Baca
+Pustaka
Gairah yang Terpendam

Gairah yang Terpendam

Dalam hati yang bergemuruh penuh amarah. Memet (25 tahun) adalah lelaki berperawakan gagah dan tampan. Lelaki itu sangat ingin menikmati kencan pertamanya, tapi dia takut akan rasa yang tercipta saat ia bersentuhan dengan wanita. Lelaki itu takut bila nanti terjadi apa-apa dengan juniornya. Takut dengan rasa aneh yang tercipta saat bercinta. Pusinglah. "Sayang!" Panggilan Rosa membuat Memet terjaga dari lamunannya.
5.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai puisi tentang perasaan yang terpendam
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai puisi tentang perasaan yang terpendam
Baca
+Pustaka
Miss Antagonist

Miss Antagonist

Semakin susah baginya menutup kesedihan. Anya terlentang di tempat tidur, menatap lampu kristal di tengah-tengahnya, membiarkan tiap bulir air mata berjatuhan ke sisi wajah. “Nggak usah nulis, puisimu makin tahun makin sedih.” Pramudya mengangguk, dia mengakuinya. Puisi bukan hanya tersusun dari bait-bait indah, tapi juga menyentuh, menggambarkan bagaimana perasaan penulisnya.
9.834.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi tentang perasaan yang terpendam
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Baca Semua Ulasan
KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

Botol kosong berjejer di lantai. Alya menutup pintu dengan hati-hati, lalu duduk di meja. Ia menatap buku puisinya yang terbuka. “Aku mencoba meraih cahaya, tapi bayangan terus menahanku. Aku mencoba jatuh cinta, tapi rahasiaku menutup jalan. Aku ingin keluar, tapi pintu selalu terkunci dari luar.” Air matanya menetes, membasahi halaman.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai puisi tentang perasaan yang terpendam
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Terserat dalam jalang tak berujung dan Tenggelam di tengah lautan tak bertepi Dingin dan sunyinya malam selalu menyudutkan dalam tangis Manis pahitnya hidup membuatku bimbang dan resah Aku benar-benar terpuruk dalam keterpurukan yang panjang Kesedihan memenuhi setiap anganku Bait ketiga air mata Aira luruh tak terduga. Nyaris bersamaan dengan hati yang kepalang sakit mengingat setiap masa akan lara. Mungkin bagi manusia biasa puisi hanya sebagai siloka semata, tak bermakna apa-apa hanya sebagai retoris belaka. Pikiranku dipenuhi dengan awan mendung yang gelap Semakin lama semakin kuingin menjauh, pergi dan lari
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai puisi tentang perasaan yang terpendam
Baca
+Pustaka
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai puisi tentang perasaan yang terpendam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status