Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah

Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah

Nanti kumasakkin buat kamu waktu kamu pulang kerja. Dia tidak pernah membalas. Aku terus menggulir ke atas. Lagu yang kubagikan karena kupikir dia akan menyukainya. Foto-foto matahari terbit dan matahari terbenam yang kuambil dari jendela rumah kami. Bahkan sebuah pesan sederhana: [ Malam ini aku sangat merindukanmu. ]
3.7K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as puisi rasa
Read
+Library
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

POV ZEa lanjutan dari bab sebelumnya Dear pohon cinta, "Kaulah nyala senja yang diam-diam mengupas warna segar kupu-kupu dan aku tumbuh seperti laut waktu memberiku air gairah atas hidup. Barangkali kesengsaraan itu telah menjadi matang dan sempurna. Namun ketahuilah, tak ada luka yang sembuh hanya dengan kalimat-kalimat kebijaksanaan.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as puisi rasa
Read
+Library
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Zahira membaca perlahan pesan itu, hatinya merasa sesak dan tanpa sadar air matanya mulai menetes. "Aku tidak baik-baik saja, tapi hatiku nyeri menahan rindu." bisik Zahira bermonolog. Kemudian ia melanjutkan menulis sebuah puisi untuk suaminya. TERPISAH RIBUAN RINDU Di malam sunyi, hati gelisah Ribuan rindu menghampiri diri Pandangan mata terhenti pada langit Mencari bayangan yang pergi Kerinduan merajut benang sepi
106.0K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as puisi rasa
Read
+Library
Sepupu Rasa Suami

Sepupu Rasa Suami

Lagu yang sedang ngetren di Indonesia, Dawai. Dawai yang telah lama ku petik sumbang dan terus lirih berpekik doa yang pernah kuucap surga tak menjawab betapa sungguh tega oh hatimu mencuri yang digariskan untukku hati yang dulu terluka dirundung dilema
108.7K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as puisi rasa
Read
+Library
LOVE AND TRUTH

LOVE AND TRUTH

Apa yang harus aku lakukan dengan busur-busur cinta yang merupakan lautan api. "Nona, Apa yang sedang Anda tulis?" tanya Rosa penasaran. "Ini hanya sebuah puisi bodoh." Puisi tentang kehidupan kelamnya di masa lalu, kebiasannya yang tidak bisa mengungkapkan sudah menjadi kebiasaan dan dilontarkan melalui puisi dalam buku hariannya. "Anda ternyata sangat berbakat, Nona," puji Red. Tiba-tiba turun hujan yang begitu deras, Laura menatap langit yang membuahkan rintik hujan di tanah.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as puisi rasa
Read
+Library
Perasaan Setelah Jadi Abu

Perasaan Setelah Jadi Abu

Candra tiba-tiba menyela dengan nada garang. Ini mungkin pertama kalinya Candra marah terhadap Yuli. Melihat Candra seperti itu, Yuli pun ketakutan hingga tidak berani mengatakan sepatah kata pun lagi. "Candra … Kamu masih punya perasaan padanya, ya?" Yuli bertanya dengan berlinang air mata. "Candra, katakan yang sebenarnya!"
5.2K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as puisi rasa
Read
+Library
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Jari-jarinya tiba-tiba hilang rasa. Pak Mahesa tampak makin tertarik. “Jadi tokoh dalam puisi itu memilih melepaskan?” Raka bersandar santai di kursinya. “Atau mungkin,” ujarnya tenang, “dia sadar beberapa hal akan lebih indah kalau cuma dikenang.” Kalimat itu terdengar terlalu tulus di telinga Emma. Pak Mahesa tersenyum getir. “Kamu menulis seperti seseorang yang masih menyimpan rasa.”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as puisi rasa
Read
+Library
Cinta di Balik Singgasana

Cinta di Balik Singgasana

katanya, suaranya lembut. Ia meraih kain kecil dari pakaiannya. Puisi pendek tertera di sana, ditulis dengan aksara halus Di tepi kolam, bawah ketapang tua, Hati kita bebas, meski dunia menutup. Jika takdir memisah, di bukit ‘kan kutunggu, Dengan melati dan kenanga, untukmu selalu. Raka membaca puisi itu. Jantungnya berdegup keras. “Ini… indah, Gusti,” katanya, suaranya serak. “Aku simpan ini, sebagai pengingat.”
787 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as puisi rasa
Read
+Library
Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Ku Titip Rinduku Dalam Naungan Cinta-Mu

Dari balik jendela itu Aku melihat dirimu Kucuri pandanganmu Di sana Tersembunyi sebuah rasa Dalam ruang hatiku Setiap mentari telah menyapa Berdiri dengan sebuah harapan di benakku Menunggu kehadiranmu Dengan pakaian putih abu-abuku Dari balik jendela itu Tersirat sebuah cerita Tentang perasaan seorang insan yang sederhana Ya... Hanya perasaan yang sederhana Yang telah lama terpendam dalam lautan jiwa Hati yang berbisik tentang dirinya Dan mencoba mengatakan Bila rasa ini adalah cinta Namun... Diri ini hanyalah bisa berharap Berharap bila dunia khayal dan indah tentang dirimu Dapat terjadi dalam dunia nyata Yang saat ini ku jalani Jendela ini... Telah menjadi saksi bisu
102.8K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as puisi rasa
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.3K viewsCompletedAdded to Library 291 Times as puisi rasa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status