Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

(Ciara) "Kenapa tidak bisa? Sayangku, senja sekedar memberi canda candu, tapi aku bisa memberimu nada madu. Lebih manis, bukan?" (Haidar) "Warna senja memang menyiratkan betapa indahnya dirimu." (Ciara) "Apakah tampanku akan hilang tatkala senja itu mengerang?" (Haidar) "Tampanmu hanya akan memudar, tatkala kamu tak bisa membedakan mana senja, mana mentari." (Ciara)
104.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 102 Beses bilang puisi tentang senja
Ipakita ang mga Review (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Basahin ang Lahat ng Review
STUCK in MARRIED

STUCK in MARRIED

[ Aira POV ] Ketika senja kembali menampakkan dirinya, di saat sinar matahari mulai surut, meredup di makan sang waktu, detik demi detik berjalan semakin cepat, hingga semburat warna jingga menyilaukan pandangan mataku, warna jingga nya memantulkan cahaya yang begitu menawan, di ujung sejauh mata memandang, senja mulai kehilangan kesadarannya, kehadirannya terlalu singkat untuk berbincang panjang lebar, tentang hidupku yang begitu kelabu, tak apa jika tak seindah pelangi, setidaknya semesta tak membuat raga dan jiwaku hancur berserakan, membiarkan aku tertatih seorang diri tana tujuan pasti. Kemana aku harus pergi?
1014.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 369 Beses bilang puisi tentang senja
Read
+Library
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

itu komentar mama Asni. “Lentera diujung senja// Kemuning yang terguris lembayung meredup dipelataran nirwana/ Kelam tertutup awan yang menghitam/Tiada lagi warna yang indah /Menghiasi hadirnya senja di pijaran kemuning// Jingga warna itu kemana/ Dia pun hilang dan redup sebelum sampai keperaduannya/ Tergantikan oleh gelap kelam menutup sebuah hari//Hanya sebuah lentera tinggal di sana/Menggantikan kemuning dan rona jingga/ Di ujung nirwana untuk temani senja//” Itu komentar Dessy ***
108.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 230 Beses bilang puisi tentang senja
Read
+Library
Autophile

Autophile

Goresanku kali ini bersajak tentang senja Mengisahkan tentang bola bundar bercahaya yang mulai turun ke garis cakrawala Mengisahkan tentang sebuah kepergian dengan pesona indahnya Meninggalkan sebuah kesan bagi pengagumnya Teriknya membawa nuansa sepenggal kisah klasik yang tertinggal kala itu Senja pergi secara perlahan seakan tahu, Bagaimana sebuah kepergian agar tidak meninggalkan luka Di sini, aku bergelut dengan setangkai pena dan secarik kertas usang tiada makna Mengguratkan sepotong picisan tentang sebuah romansa Dalam segenggam senja yang bergurat jingga.
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 99 Beses bilang puisi tentang senja
Read
+Library
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Guru mulai memanggil peserta no 7 untuk maju dengan percaya diri Delia membacakan bait demi bait syair yang ia buat bersama Damar berjudul senja. Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan
106.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 203 Beses bilang puisi tentang senja
Read
+Library
Days to Remember

Days to Remember

Lembaran senja menjadi sembilu Sejuta sajak bukan indah terlalu Melainkan pelangi yang tersembunyi benalu Menjadi saksi Sang Maha Tahu Wahai kau, Senja yang mengikat waktu Melepas sembilu menjadi lalu Kemudian hening di fajar yang baru Menanti pelangi berbaju baru. Pagi ini semua tak tampak biasa, banyak murid yang berdiri di depan majalah dinding. Dalam hitungan menit setelah sampai di sekolah, aku bisa mendengar rumor bahwa ada puisi bagus di rubrik mading. Pundakku terasa terangkat, aku bisa merasakan atmosfer teman-teman lainnya yang mungkin saja menyukai puisi yang kutulis kemarin itu. Aku dan Ani, ikut pergi untuk melihat mading, anak-anak kelas sebelah dan kakak kelas juga ikut menger
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang puisi tentang senja
Read
+Library
Istri yang Terpaksa Kau Nikahi

Istri yang Terpaksa Kau Nikahi

keluh wanita itu kala awan merah itu semakin menggelap. “Mungkin kebanyakan orang melihat senja itu sama sepertimu. Mengartikannya sebagai kebahagiaan yang fana, hanya sebentar, dan singkat. Dengan kata-kata puitis yang terkadang membuat anak muda merasa seolah mereka memiliki kisah yang sama,” jawab Gamma seraya membelai surai hitam istrinya yang berhamburan karena angin.
9.8964.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 35.7K Beses bilang puisi tentang senja
Ipakita ang mga Review (71)
Read
+Library
Sinar Rembulan
Hai, semua Author sudah mempertimbangkan keinginan kakak-kakak yah, untuk update author akan kembali up di sore hari pukul 14.00 (cie yg seneng kasih komentar white love dulu yukk) dan mengenai bonus akan author up di hari sabtu yahh, spesial 3 bab, okayyy? THANK YOU SEMUAA🤍 HAPPY READING 🤍
Aurora Aurora
nyesek baca di bab 99 RUNTUH... Hiks...hiks .. ikut nangis... terharu nyesek banget , Uda ga jujur di awal berjuang sendiri untuk mencintai, tapi belum dapat kepastian dari Gama ... yang masih belum bisa lepas dari masa lalunya.. Memang ga enak kalau hadir bukan sebagai orang yang pertama...
Basahin ang Lahat ng Review
Sang Penari Pujaan Hati

Sang Penari Pujaan Hati

Happy Reading ***** Sinar mentari pagi mengenai jendela kaca di ruang perawatan Jelita. Bentuk paviliun memudahkan akses sinar masuk dengan sangat baik. Perempuan itu menggerak-gerakkan bola mata dan perlahan membuka. Terlihat genggaman tangan sang suami yang tidur terduduk di sebelah ranjangnya.
104.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 95 Beses bilang puisi tentang senja
Read
+Library
D E K A P

D E K A P

com Senjaku merenung sepi Dalam pesona sinar jingga muara kasih yang pernah menyapa Telah pudar bersama takdir yang membawamu pergi dan tak pernah kambali Menyulam rindu di jiwa dalam sunyinya lara Merajut serpihan kenangan Menyusun memori kebersamaan kita Ingin ku ulang waktu Mengulang cerita indah yang telah berlalu Senjaku kini terganti Senyummu terpatri dalam benak malamku Dalam bilik-bilik jiwa Datangnya bayangmu di balik khayalan Dibalik tirai yang menerungku dalam bias-bias mimpi
107.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 192 Beses bilang puisi tentang senja
Read
+Library
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Air matanya jatuh ke pasir, bercampur dengan air laut yang naik ke tepi kaki. Ia tidak tahu berapa lama ia duduk di sana. Matahari perlahan tenggelam di balik awan, memantulkan cahaya keemasan di atas ombak yang berkilau. Dan di tengah warna senja itu, ia merasakan sesuatu—bukan kesedihan, tapi ketenangan yang asing. Rania telah selesai menulis kisahnya. Kini giliran dirinya untuk menulis bab yang baru.
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 37 Beses bilang puisi tentang senja
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status