Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

Dia hanya mendengus kesal, dan membuatku makin tertawa geli, juga lantas merasa puas karena telah berhasil membuatnya cemburu. Kepalaku mendongak, menatap rumah berlantai dua dengan cat warna biru langit yang terkesan cerah dan segar di depanku. Sebenarnya, aku pernah sekali datang ke rumah ini, yaitu saat Angkasa harus mengambil kaus seragam basketnya yang ketinggalan saat kami berada di perjalanan menuju sekolah. Itu dulu sekali, saat awal-awal Angkasa mengantar-jemputku, dan juga saat dia dan ketiga teman dekatnya belum pensiun dari ekstrakurikuler basket. Yang menarik saat aku memasuki gerbang rumah ini, adalah taman bunga yang berada di samping rumah, persis seperti taman yang dirawat o
9.870.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai puisi tentang taman bunga
Baca
+Pustaka
Istri Yang Dilupakan CEO

Istri Yang Dilupakan CEO

Bianca kecil berjalan dengan semangat ke taman bunga di rumah mereka. Aroma rumput dan bunga segera menyeruak indra penciumannya, Bianca dengan senang menyentuh bunga dan tanaman yang ada di taman mereka. Gadis cilik itu malah mengajak bicara pepohonan itu karena dia tidak memiliki teman bicara.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 681 kali sebagai puisi tentang taman bunga
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Pangeran Rubah

Menjadi Tawanan Pangeran Rubah

Begitu melangkah masuk, Emma sontak menghentikan langkahnya. “Ray….” Di hadapannya terbentang hamparan bunga berwarna-warni yang seolah tak berujung. Kupu-kupu dengan berbagai warna beterbangan bebas di antara kelopak-kelopak bunga. Sebagian bahkan memancarkan cahaya lembut saat sayapnya mengepak, membuat taman itu tampak seperti lukisan hidup. Angin berembus pelan, membawa aroma bunga yang segar dan menenangkan.
10483 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai puisi tentang taman bunga
Baca
+Pustaka
Malam Membara Bersama Pamanmu

Malam Membara Bersama Pamanmu

“Dilihat dari cincin mahal yang diberikan pada Mama, sepertinya taman bunga yang kamu katakan itu adalah sebuah kebenaran.” “Itu memang sungguh ada,” jawab Liora. “Kayden memang punya taman bunga.” Liora mengeluarkan ponselnya, menunjukkan foto taman yang hampir setiap hari dilihatnya itu pada Nyonya Marry. “Cantik sekali,” tanggap sang Ibu. “Apa ada bunga peony-nya?” “Ada.” Liora menjawabnya dengan cepat. “Ah—tapi aku tidak punya fotonya. Nanti kalau aku ke sini lagi, akan aku tunjukkan pada Mama.”
1069.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi tentang taman bunga
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Almiftiafay
terima kasih sudah membaca ya (⁠◕⁠ᴗ⁠◕⁠✿⁠) perjalanan kita kali ini ditemani oleh Liora yang baik hati dan Kayden yang dingin dan tak bisa ditebak. Thor sekali lagi ucapkan Selamat naik rollercoaster, jangan lupa kencangkan sabuk pengaman (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)
Baca Semua Ulasan
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ucap Maryamah kembali membuka pembicaraan. “Wuih, betul mba. Di kita biasa dikenal dengan Bakung kan mba ya? Itu bunga kesayangan kedua orang tuaku mba,” Diandra mencoba mengkonfirmasi bunga Lili yang disebutkan Maryamah sebagai bunga Bakung. “Iya Di. Bunga cantik ini di Jakarta biasa dikenal sebagai bunga Bakung. Selain itu, varian bunga ini juga banyak betul dan hampir semuanya cantik-cantik,” tambah Maryamah menjelaskan.
917 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai puisi tentang taman bunga
Baca
+Pustaka
Hati yang Terikat Takdir

Hati yang Terikat Takdir

Baginya, ini adalah hari yang penuh rasa bangga sekaligus haru. Dengan langkah pasti, mereka berjalan menuju taman kecil di belakang rumah, di mana Rendra dan para tamu telah menunggu. Taman itu dihiasi dengan bunga-bunga yang ditata sederhana namun elegan, memberi kesan hangat dan intim.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai puisi tentang taman bunga
Baca
+Pustaka
Sang Penghancur Langit

Sang Penghancur Langit

ajak lestari dan menarik tangan Arya. Lestari menguak sebuah pintu, dan kini dia membawa Arya ke sebuah taman bunga yang begitu indah, begitu cantik dan begitu menarik di mata Arya. "Inilah taman surgawi?" tanya Arya lagi. "Benar! Ini adalah bagian dari taman surgawi yang didambakan oleh setiap manusia yang hidup!' jawab Lestari. "Ini sungguh indah!" kata Arya tidak mampu menutupi rasa memuji pada taman bunga itu.
9.466.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai puisi tentang taman bunga
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
k2pro010
ceritanya bagus, cuma kenapa banyak sekali cerita yang gantung, cerita belum selesai sudah ditinggalkan begitu saja tanpa ada kelanjutannya, malah beralih ke jalan cerita yg lain, jadi mudah ditebak pasti ending nya gantung juga ini
Baca Semua Ulasan
LEGENDA KAMESWARA

LEGENDA KAMESWARA

Di tengah malam yang kelam. Di sebuah gubuk kecil yang terdapat di sebuah kebun. Kameswara terbangun karena sebuah mimpi. Mimpi apa dia? Dalam mimpinya Kameswara berada di sebuah taman bunga yang indah. Beraneka macam bunga tumbuh dengan subur. Dari mulai yang masih tangkai sampai yang sudah mekar. Wangi aneka bunga tercium semerbak seolah menjadi udara utama di taman indah itu. Di atas tampak terang putih, langit bersih tiada awan yang menggelayut di bawahnya.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 658 kali sebagai puisi tentang taman bunga
Baca
+Pustaka
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Namun kenyataannya, sejak Vanya pergi, hidup Rangga seakan kehilangan nyawa. Tak ada lagi senyuman hangat yang menyambutnya di depan pintu. Tak ada lagi masakan sederhana yang membuatnya merasa pulang. Bunga di halaman layu, ayunan berdebu, dan hanya foto pernikahan yang masih berdiri di ruang tamu—menjadi saksi bisu dari penyesalan yang tak berujung. Saat pintu didorong terbuka, Rangga hampir mendongak dengan penuh harap.
28.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 814 kali sebagai puisi tentang taman bunga
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

tanyanya dengan suara yang ringan. Aku mengangguk. “Benar.” Ia berdiri dari bangku itu dengan sopan. “Terima kasih sudah datang ke rumah Vervelle. Mereka selalu senang jika taman mereka membawa kebahagiaan bagi orang lain.” Aku tertawa kecil mendengar kalimat itu. “Kebahagiaan?” Ia menatap bunga di tangannya sebentar. “Bunga tidak melakukan banyak hal,” katanya pelan. “Namun mereka membuat orang berhenti sejenak untuk melihat sesuatu yang indah.”
10565 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai puisi tentang taman bunga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status