Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Sepasang mata hitam yang cerdik berputar-putar, dan agatha tahu tikus itu sedang berpikir. Tikus adalah hewan yang sangat cerdas. "Kamu pasti pernah mendengar tentangku. Aku adalah orang yang membunuh ular piton itu. Banyak burung dan hewan di pegunungan yang mengenalku. "Agatha terus menjelaskan untuk menghilangkan kewaspadaannya. Tikus kecil itu berdiri di luar pintu dan tidak berani mendekatinya. "Aku mengenalmu. Mengapa kamu menawariku makanan lezat?"
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai puisi tikus berdasi
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

jawab si abang sambil menaikkan alisnya dua kali. Bener aja. Tak jauh di depan mereka, seekor induk tikus got seukuran anak kucing bersama lima bocilnya sedang menyeberang gang dengan riangnya. Dimas tak sadar meremas pundak si abang ojek. “ADA TIKUS, BAAAAANG!” “MINGGEEEER!” Persona cool si abang ojol hancur berkeping-keping.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai puisi tikus berdasi
Baca
+Pustaka
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

“Untungnya kakangmu sudah sangat berpengalaman menaklukkan hewan buas. Hahaha.” Raka pura-pura tidak mendengar gurauan Antasena. Ia melanjutkan, “Sesampai di markas Masayu Renjanidi Lembah Iblis, eh aku malah bertemu tikus raksasa berkepala gundul.” Amara paham siapa yang dimaksud, ia pun memberi umpan, “Apa yang dilakukan tikus raksasa itu di sana?”
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai puisi tikus berdasi
Baca
+Pustaka
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Tanpa basa-basi Beni langsung menepak binatang itu hingga terlontar masuk ke dalam Ruang Maha Suci. “Ciit!” pekik tikus itu alias “Asu!” “Duar!” suara petir berbarengan dengan letupan cahaya yang menerangi lorong. Sebuah kilat putih kebiruan menyambar tikus itu bak ular kelaparan memagut mangsa. Tikus itu langsung mental, jatuh terkapar kejang-kejang, nafasnya pendek-pendek tak beraturan, bulunya hangus terbakar menyisakan bara api. Tiga detik kemudian ia meregang nyawa. “Ciit…”
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai puisi tikus berdasi
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

"Bencana tikus merajalela di daerah kumuh dalam semalam. Mengapa puluhan ribu tikus berbondong-bondong ke jalanan pada saat yang bersamaan?" Setelah membaca judulnya, Link perlahan meletakkan koran dan menatap tajam punggung tikus pemburu harta karun yang sedang makan kacang untuk sarapan. “Harta kecilku, apakah kau melakukan sesuatu yang lupa kau ceritakan padaku?” tanya Link dengan tenang. Punggung bulat tikus pemburu harta karun itu tiba-tiba bergetar, dan biji melon di tangannya jatuh ke meja. Ia berhenti bergerak dan mulai berpura-pura mati.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai puisi tikus berdasi
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

bisiknya lirih sambil terus saja terisak pedih. "Tumbuhlah dengan sehat di dalam sini ya. Ibu yakin, kita berdua akan baik-baik saja. Ya kan, Tuso dan Tusi?" dua ekor tikus yang ditanyai pendapatnya oleh Narsih dengan cepat berdiri dengan dua kakinya, sambil mencucut lalu berputar. Narsih tertawa kecil melihat dua jenis hewan di depannya ini seperti begitu mengenal dirinya.
9.9169.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai puisi tikus berdasi
Baca
+Pustaka
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

Tapi biarpun sama-sama jenis mamalia pengerat, tupai tentu saja jauh lebih cute daripada tikus got Jakarta. Untung juga BJ tergolong pemberani sehingga ketika ada satu ekor saja yang masuk ke dalam rumah, makhluk itu akan langsung diburu. Dan hari itu sepulang dari sekolah ada tugas berburu yang harus BJ lakukan. Mbok Min yang terbirit-birit keluar dari kamar Emak sambil menggendong Minel langsung memberi laporan. “Ada tikus di dalam kamar Emak!“ Lapornya saat bertemu BJ di pintu depan.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai puisi tikus berdasi
Baca
+Pustaka
Diantara Dua Tasbih

Diantara Dua Tasbih

Ia justru duduk di kursi samping tempat tidur dan membacakan sebuah bait puisi Jawa kuno, sebuah tembang tentang kesabaran seorang putri dalam menghadapi ujian malam yang panjang. "Kamu tahu, Lily? Bunga melati itu mekar di malam hari, saat tidak ada orang yang melihat. Dia tidak butuh tepuk tangan atau cahaya matahari untuk menjadi harum," bisik Rofiq dengan suara rendah yang menggetarkan. "Begitu juga kamu. Sakit ini, kesepian ini, adalah cara Tuhan membuatmu lebih harum di mata-Nya. Dia sedang mempersiapkanmu untuk sesuatu yang lebih besar."
137 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai puisi tikus berdasi
Baca
+Pustaka
Mantan, Balikan Yuk!

Mantan, Balikan Yuk!

balas Tika tidak terima. "Ya baru mandi sekali, pasti belum keliatan khasiatnya. Udah sana cepat masuk! Bisa diusir warga kita nanti gara-gara bau kamu!" Tika berdecak sebal. Ia pun berbalik, hendak masuk kembali ke dalam rumah. "Mas Budi, ada bangkai tikus kali di rumahnya! Bau banget nih!" Seru salah seorang tetangga di depan rumah Tika.
1016.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 441 kali sebagai puisi tikus berdasi
Baca
+Pustaka
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Dan kami harus melakukannya dengan cara yang tidak mengungkap kekuatan penuh kami terlalu cepat. Permainan kucing dan tikus berlanjut. Tapi sekarang, kami bukan lagi tikus. Kami adalah sesuatu yang jauh lebih berbahaya. ---
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai puisi tikus berdasi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status