Embun Cinta
“Dan bagaimana cara menemukan bahasa itu, Permata? Maksudku bagaimana cara memahami bahasa hati itu?”
“Iya, aku mengerti maksudmu!” sahut Permata. “Namun sayang, aku tidak begitu mengingat apa yang dikatakan oleh bapakku selanjutnya. Yang aku ingat hanyalah kesepian yang mampu memunculkan bahasa itu. Iya, kesepian, hanya kesepian yang mampu memunculkan bahasa itu dan bagaimana cara memahaminya!” kata Permata, matanya memandang mata Danu dalam-dalam ketika berbicara.