Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PESONA DOKTER DANTE (ASI SATU MILYAR)

PESONA DOKTER DANTE (ASI SATU MILYAR)

batin Niken membaca beberapa kalimat di halaman terakhir. Niken menatap Dante beberapa detik kemudian beralih menatap namanya yang tertulis di atas kerja. Secara perlahan, Dante meletakkan pulpen di sisi tangan Niken. “Tanda tangan,” kata Dante juga memegang pulpen di tangannya. Ada rasa bimbang dan ragu untuk menandatangani surat perjanjian itu. Ada beberapa poin yang ingin ia perjelas, tapi salah satu poin jelas tertulis dengan tinta hitam dan huruf besar.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai pulpen untuk tanda tangan
Baca
+Pustaka
SAAT SUAMIKU SIBUK MENAFKAHI JANDA KAKAKNYA

SAAT SUAMIKU SIBUK MENAFKAHI JANDA KAKAKNYA

ucap lelaki itu sambil mencoba melepaskan tangannya yang kuikat dengan tali. "Tidak, kau juga harus mendapatkan pelajaran yang sama. Kau telah memaksaku untuk menandatangani surat ini, jadi aku juga harus membuatmu membubuhkan tanda tangan juga."Aku mengeluarkan pulpen miliknya, pulpen besi dengan ujung tajam bertinta cair yang selalu jadi favorit dan dia bawa kemana-mana. "A-apa yang akan kau lakukan?" tanyanya dengan panik dan gemetar.
1061.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai pulpen untuk tanda tangan
Baca
+Pustaka
Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Earl juga memberikan pulpen pada Alle agar wanita itu menandatanganinya. Alle kehilangan kata-katanya dan hanya mengangguk, menekan tinta itu dan menggoreskan tanda tangannya dengan hati yang tersayat. Dia menarik napasnya panjang setelah membubuhkan tanda tangannya dan mengusap air matanya.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai pulpen untuk tanda tangan
Baca
+Pustaka
Pernikahan Sebatas Status

Pernikahan Sebatas Status

Bahkan pada saat Jingga menyodorkan pulpen untuknya, dia menerimanya dengan segera. "Untuk apa ini, Ngga?" Ganendra mengangkat pulpen itu dengan raut heran. "Katanya mau tanda tangan?" sahut Jingga lirih. "Ck, tunggu dulu!" balas Ganendra tak kalah lirih. Dia kembali mengarahkan pandangan pada Hilda dan para pengacaranya.
98.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai pulpen untuk tanda tangan
Baca
+Pustaka
Dekapan Hangat Sang Mantan

Dekapan Hangat Sang Mantan

"Aku percaya." Devan melepaskan genggamannya dengan enggan, lalu mengambil pulpen dari saku jasnya. "Tanda tangani sekarang. Semakin cepat selesai, semakin cepat kita bisa merayakannya." Ghea mengambil pulpen itu, tangannya sedikit gemetar—bukan karena gugup, tapi karena momen ini terlalu besar untuk diproses. Ia menandatangani setiap halaman yang ditunjuk oleh Devan, satu per satu, dengan tulisan yang rapi dan tegas. Ketika ia mencapai halaman terakhir, ia berhenti sejenak, menatap namanya yang tercetak di atas garis tanda tangan.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai pulpen untuk tanda tangan
Baca
+Pustaka
Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Dengan gerakan lambat, ia mengeluarkan pulpen dari saku jaketnya. Dengan napas berat yang seakan menguras seluruh sisa tenaganya, Beni menurunkan pulpen. Coretan namanya di atas kertas kontrak itu terasa seperti noda hitam yang permanen, mengukir keputusasaan di atas putihnya dokumen.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai pulpen untuk tanda tangan
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kelima Penguasa Kejam

Menjadi Istri Kelima Penguasa Kejam

“Kalau begitu Nona bisa menandatanganinya. Dan, Nona bisa pergi mulai hari ini.” Pulpen yang diulurkan Joachim hanyalah sebuah pena tinta biasa. Namun entah mengapa, saat aku menggoreskan tanda tangan di atas namaku, goresan tintanya seakan mengiris lapis demi lapisan hatiku yang kosong.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai pulpen untuk tanda tangan
Baca
+Pustaka
Dalam Dekapan Sang Pengacara Dingin

Dalam Dekapan Sang Pengacara Dingin

"Well, permintaan yang aneh, tapi di mana aku harus menulisnya?" "Di sini!" Kayla menunjukkan tempatnya. "Ini bolpennya!" "Tidak perlu, aku selalu membawa bolpen sendiri!" Tiago langsung mengeluarkan bolpen dari kantongnya dan menulis "untuk Miracle" di kertas yang diberikan oleh Kayla sambil membolak-balik kertas kosong itu. "Ini kertas biasa, bukankah pemberian harus menggunakan kartu atau semacamnya?"
1026.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 798 kali sebagai pulpen untuk tanda tangan
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Mommykai22
Hai semua, akhirnya novel ini tamat juga. Makasih semua yang sudah setia mengikuti novel ini sampai tamat. Maafkan kalau novelnya masih banyak kekurangan. Sampai jumpa di novel author yang lain yaa ....
Monochrome
It’s already annoyed me from the very beginning. Oke asumsinya tokoh perempuan lugu 18thn ga ngerti visum, tapi kan lgsg dilaporin polisi dr awal pasti kan dia ada penjelasan ke polisi kalo diperkosa, ofkors polisi yg lgsg nyuruh minta visum. I know it’s fiction, but make it make sense please ...
Baca Semua Ulasan
Menikahi Bu Manajer

Menikahi Bu Manajer

Dita selama ini menulis laporan dengan pulpen. Terlebih lagi ada dua jenis pulpen yang digunakan yaitu pulpen dengan tinta hitam dan merah. Akan tetapi, vinyl eraser dua warna bisa digunakan untuk menghapus tinta. Jika diperhatikan baik-baik, gambar vinyl eraser itu tidak meninggalkan bekas tinta pada ujung yang tumpul. Terlebih lagi, warna vinyl eraser yang digunakan adalah putih, akan sangat kentara jika digunakan untuk menghapus tinta pulpen.
1038.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai pulpen untuk tanda tangan
Tampilkan Ulasan (106)
Baca
+Pustaka
Buah_Kaktus
Pras, ko bisa²nya berfikiran mengajak Erika tinggal berdua dirumahnya? kn blm menikah, hanya sebatas tunangan.. biar saling kenal yupz, ok dah.. konflik apa lagi kah antara Bu Manager dengan Pengusaha Mie Ayam itu? Lanjut Thor...
Lavender_fla2875
Aku tuh suka sma karakter mas Prastu ..adem-adem gimana gitu..tapi rada sebel juga sama Erika.. kenapa punya mantan geblek kek gitu.. pake ngerusak tempat usahanya mas Pras lagi... jadi pengen nampol rasanya.. semangat menulis lanjutannya Thor ditunggu undangan pernikahannya mas Pras dan mbak Erika
Baca Semua Ulasan
Pemuda yang tidak terduga

Pemuda yang tidak terduga

Batin Hendrik sambil tersenyum puas. “Baiklah, cepat kau tunjukan surat yang harus ditandatangani.” Kata Margareta tidak sabar. Pak William mengeluarkan dua set surat dan memberikan pulpen khusus. “Ini surat yang ditandatangani oleh Hendrik Snowander asli dan ini pulpen khusus untuk mendeteksi tanda tangan, jika dia adalah Hendrik Snowander yang asli, tanda tangannya akan sama dengan tanda tangan yang dilakukan dua bulan yang lalu.” Kata William.
9.7105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai pulpen untuk tanda tangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status