Pura-Pura Buta
Tanganku gemetar memegang ponsel.
"Ada apa Bu Delia?" Tanya Yanto menoleh ke belakang. Mobil pun berhenti mendadak.
Tampak di layar ponselku seseorang duduk sendiri di sebuah kursi dengan tangan terikat. Kurang jelas siapa dia, karena pencahayaan yang redup, Namun sinar lampu yang menggantung sangat rendah itu membuatku lambat laun seperti tahu sosok itu, wajahnya tampak bengkak babak belur penuh luka seperti telah dihajar habis-habisan.