SEPIRING SINGKONG REBUS
Bayu mengikuti prosedur rumah sakit, tak lama dokter kembali membuat ketakutan tersendiri dalam hati Bayu.
"Darah anda cocok dengan pasien." Kata dokter setelah selesai pemeriksaan.
"Alhamdulillah silahkan dok ambil sebanyaknya," ucap Bayu bahagia, darahnya cocok dengan Ibunya.
Usai mengambil berapa kantong darah Bayu di izinkan untuk istirahat, pria tampan itu memejamkan mata bayangan masa kecil tiba-tiba hadir. Perih dan air matanya dulu hingga sekarang. "Astaghfirullahaladzim aku nggak boleh berfikir yang aneh. Buang masa lalu itu, aku ikhlas melakukan ini," gumam Bayu, mengusap air matanya yang meluncur tanpa bisa di cegah.
Hot Chapters