Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Anak kyai dan Ceo tampan

Cinta Anak kyai dan Ceo tampan

Ucap Shanti. "Oh iya, he he masa seorang ning kelayapan malam-malam ? Ntar santri nya pada ikutan ixg. Hi hi hi". Canda Shanti dengan cekikikan. Melihat sahabatnya cekikikan, bibir Zahira membentuk kerucut yang lancip di sepanjang jalan. "He he udah dong cemberutnya. Tuh lihat kanan kiri kamu, mereka sudah siap nguncir bibir kamu tuh." Ucap Shanti.
10715 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai quotes santri
Baca
+Pustaka
Istri di Atas Kertas sang CEO

Istri di Atas Kertas sang CEO

Tiba-tiba, Nikel menyenggol tangan Quira, agar dia menerima salaman Shania. Dengan terpaksa Quira bersalaman sambil memasang wajah senyum yang terpaksa, namun masih juga terlihat tatapan sinis pada wajah Quira "Selamat datang ke keluarga Smith, Shania," ucap Quira. "Terima kasih, Tante Quira," jawab Shania sambil tersenyum. Quira segera melepaskan tangannya dengan sedikit kasar, lalu membalikkan tubuh berjalan ke arah Steven dan Immanuel.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai quotes santri
Baca
+Pustaka
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

Walau sudah lama tinggal di luar negeri, ajaran ibunya terkait sopan santun masih melekat dalam dirinya. Dengan tegas Suryo berkata pada putranya, "Kamu mungkin bisa menghasilkan banyak uang dari memasak dan mengelola restoran, Yuda. Tapi, Ayah sama sekali tidak bangga karena hal itu." Yuda hampir menghela napas panjang saat mendengar perkataan ayahnya barusa. la sudah hafal betul apa yang
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai quotes santri
Baca
+Pustaka
Kutukan Sang Putri Pesantren

Kutukan Sang Putri Pesantren

“Kenapa, Ra?” tanya ketiga temannya. Clara masih menunjukkan ekspresi ketakutan, dan menunjuk santriwati yang sebelumnya membawakan piring-piring mereka, yang kali ini menatap dengan wajah bingung. “LO INI SIAPA, HAH? LO UDAH GILA, YA? NGASIH GUE TANAH SAMA DEDAUNAN GITU?” bentak Clara. Santriwati tersebut menatap bingung.
10862 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai quotes santri
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

tutur Shanti Kinasih menyadari niat Lintang. “Maaf,” ungkap Lintang. “Tidak masalah, aku sangat senang kau akhirnya bisa kembali sadar,” angguk Shanti Kinasih seraya melemparkan senyuman. “Beliau adalah orang yang menolong kita, Lintang. Mbo Kinasih,” ungkap Putri Purbalarang memperkenalkan. “Terimakasih, Mbo. Kami berhutang nyawa kepada anda,” ungkap Lintang.
1020.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 623 kali sebagai quotes santri
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Saudara Tiri

Istri Pengganti Saudara Tiri

Dirga melirik deretan bus di depannya dan bertanya pada Stella, "Apakah kita pulang menggunakan bus?" "Tentu saja. Rumah kita jauh dari sini. Terlalu mahal untuk naik taksi." jawab Stella Akhirnya Stella mengeluarkan dua koin dari dalam tasnya dan meletakan koin itu ke telapak tangan Dirga. Alis Dirga berkerut saat melihat koin-koin tersebut. "Kamu adalah putri kesayangan Keluarga Lind. Kenapa kamu ragu untuk naik taksi saat pulang?" tanya Dirga sedikit curiga
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai quotes santri
Baca
+Pustaka
Istri Kampungan Kesayangan Presdir

Istri Kampungan Kesayangan Presdir

tanya Hamdan. “Janji?” tanya Santi takut. “Ya.” Hamdan tak ragu sedikitpun. “Tapi berjanjilah bahwa dia tidak akan menyakitiku, Om!” kata Santi lagi diikuti anggukan Hamdan. Hamdan sudah tidak sabar melihat putranya itu bangkit kembali. Dilihatnya Santi yang mulai berjalan mendekat ke arah Bima. Santi menyentuh tangan Bima yang ada di atas pegangan kursi roda secara perlahan.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai quotes santri
Baca
+Pustaka
Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

Shaki "Cih! Sombong! Lantas kenapa gue gak boleh ikut? Gue bayar sendiri kok." Safran "Karena Kamu pasti buat kacau nanti. Kamu kan biang onar." Shaki: "Heh! Sembarangan. Mana ada gue bikin kacau. Gue tuh tim hore tau selama ini. Gak ada gue gak rame pokoknya." Kenneth: "HAHAHAHA ... Tom hore katanya. Cheers leader kali ah." Aika: "HAHAHAHA ... Mau gue pinjemin rok tutu gak, Shak?"
1048.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai quotes santri
Baca
+Pustaka
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

sahut Santoso. Tak lama kemudian, tiba-tiba Master Su Tzu datang bersama Master Li Mo. "Qing Ho, Santoso, apa yang kalian berdua lakukan di sini?" tanya Master Li Mo dengan wajah kebingungan. "Master Li Mo, salam master! Apa anda baik-baik saja Master?" tanya Qing Ho dengan penuh kekhawatiran. "Ya aku baik-baik saja. "Syukurlah kalau begitu," ucap Qing Ho dengan penuh syukur. "Ada apa ini? Apa kau bisa menjelaskannya Santo?" tanya Master Su Tzu.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai quotes santri
Baca
+Pustaka
Istri Penebus Dosa

Istri Penebus Dosa

Ceklek! Syera spontan mengangkat kepala ketika mendengar sayup-sayup suara orang mengobrol yang bersamaan dengan pintu terbuka. Rupanya Tama malah mengajak Bianca dan Pandu datang ke kamar mereka. Senyumnya kontan melebar melihat kedatangan orang-orang itu. “Selamat atas kelahiran putra kalian. Maaf kami tidak bisa datang ke rumah sakit karena baru kembali dari luar kota,” tutur Pandu pada Syera dengan senyum hangat yang menghiasi wajahnya.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai quotes santri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status