The Reason Why
Ares kembali membuka suara, “Banyak hal yang nggak bisa gue lihat karena rasa marah, kecewa, dendam, dan penolakan yang selama ini menyelimuti gue. Terlalu lama dalam gelap bikin gue nggak bisa lihat hal-hal kayak gini, Ana. Sekarang pun… gue ngerasa nggak pantes.”
“Setiap orang punya hak atas bagaimana mereka mengatasi kesedihannya masing-masing. Jangan pernah menyesal karena terlalu lama merasa sedih. Karena sedih juga bagian dari kehidupan.”
“Kata Sang Kebijakan, ya?” Ares tersenyum kecil, “Gue sekarang tahu kenapa Ariel nggak pernah bosen dengerin podcast lo.”
“Karena suara gue nyaman didengar, kan?”
Hot Chapters