Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Aku mengambil tangan Mama Fani dan memberikan amplop berisi uang yang sudah kusepakati dengan Maria. Mama Fani langsung menarik tangannya dan menaruhnya di belakang sambil berkata, “engga, engga Rama, Mama seneng bantuinnya. Mama enggapapa, toh juga ada Fadhil.” Ia melihat ke arah Fadhil yang mendekat dan juga sudah mendengar percakapan kami. “Dhil, Mama engga mau terima nih,” kataku pada Fadhil.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as ra amalia pdf
Read
+Library
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

***Rr*** "Tunggu!" Amalia menoleh, memutar tubuhnya. Seorang pria berlari mendekatinya. Setelah mengatur napas sejenak Ghizra meraih tangan kanan Amalia, menaruhkan amplop putih di atasnya.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as ra amalia pdf
Read
+Library
Alfheim - The Blasphemy

Alfheim - The Blasphemy

Meski begitu, jenis peri lain juga terdapat di Alfheim, walau populasinya tidak terlalu banyak dan tidak mendominasi, terutama dari segi kekuasaan. Niels memacu kudanya menuju perbatasan wilayah selatan dan timur Alfheim. Iklim di wilayah selatan terasa cukup hangat dan cocok untuk melakukan kegiatan pertanian. Tak ayal daerah itu menjadi penghasil sumber makanan bagi wilayah-wilayah lain. Semakin menuju ke timur, suhu menjadi lebih panas. Niels dan rombongannya sampai harus beristirahat dan meneguk sesekali perbekalan air mereka agar tidak kehausan.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as ra amalia pdf
Read
+Library
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

“Tiga huruf. Sama setiap malam. AMR.” Noah menatap layar dengan alis berkerut. “Mungkin itu nama? Atau singkatan?” Rania berpikir keras. Ia membuka arsip digital lama milik Ryan dan Rachel. Dalam salah satu catatan tertua—yang belum pernah terbuka sebelumnya—ada catatan kecil dengan tulisan tangan Rachel: “Jika suatu hari dunia sudah siap, AMR akan menjadi jembatan antara manusia dan cahaya.”
1.1K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as ra amalia pdf
Read
+Library
Pura-Pura Amnesia

Pura-Pura Amnesia

"Hai, perkenalkan, aku adalah Amalia. Wah ... kau begitu imut dan cantik jika dilihat secara langsung. Jadi, ini ternyata tipemu ya, Logan?" Masih dalam keadaan bingung, Amanda meraih uluran tangan Amalia yang mengajaknya berjabat tangan. Setelah beberapa saat, ia kemudian mengerti bahwa wanita cantik yang ramah yang di hadapannya itu ternyata adalah putri Jay. "Amanda, salam kenal," ucapnya sedikit kikuk. Setelah bersalaman, Amalia mengambil tempat dan duduk di sebelah ayahnya.
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as ra amalia pdf
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

“Ya, Mama pikir kamu ingin merasakan amnesia jadi mengantukkan kepala seperti itu. Kalau kau mau, Mama bisa membantu. Mama punya kenalan dokter yang hebat.” Vian mendengus karenanya. Apa ibunya ini berpikir jika ia ingin seperti itu? Meski di hatinya terbersit ingin amnesia saja, ia tak sebodoh itu. Ia yakin jika hanya terantuk kemudi kepalanya tak akan membuat ia mengalami amnesia seperti di film-film yang ia tonton. “Tak usah, Ma.”
108.4K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as ra amalia pdf
Read
+Library
AMORIST

AMORIST

kata Ayra teman sekelasnya yang sama-sama sedang sibuk membuat esai. Xaviera langsung menyerahkan buku catatannya tanpa mengalihkan pandangan dari layar leptop. “Ada di halaman tengah menuju akhir, tiga lembar dari belakang,” ucap Xaviera, “Semoga tidak tercampur dengan catatan yang lain.” Ayra tersenyum lega melihat bahwa catatan itu masih berada di tempat yang Xaviera sebutkan tadi. “Thank you. Jeff, esaimu sudah selesai?”
102.4K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as ra amalia pdf
Read
+Library
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Tuhan… aku mohon beri aku kesempatan untuk hidup kembali. aku janji tidak akan meminta apa-apa lagi selama hidupku.” Amara menarik nafas panjang untuk terakhir kalinya sebelum dia benar-benar kehilangan nyawa. *** Amara terbangun di kamarnya dengan mata sembab. Seluruh tubuhnya meremang. Dia tidak percaya dengan apa yang dialaminya di dalam mimpi. “Mimpi mengerikan macam apa ini?” Amara terkekeh. Tapi air matanya mengalir semakin banyak. Jika orang lain melihatnya, mereka akan ketakutan dan mengira ada yang salah dengan kepala perempuan itu.
352 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as ra amalia pdf
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status