Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

"Kalian akhirnya datang juga. Sayang sekali, sudah terlambat. Herlina sudah mati." Begitu mendengar kalimat itu, Aslan menjadi orang pertama yang bereaksi. "Nggak mungkin ... nggak mungkin! Kenapa dia bisa mati?" "Kenapa bisa mati? Karena kamu memaksanya minum jus mangga, dia tersedak sampai mati hidup-hidup," balas Tante. Wajah Aslan langsung menjadi pucat. Seluruh tubuhnya bergetar, lalu berusaha keras untuk melangkah karena ingin mendekati jasadku.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as racun ayam mati perlahan
Read
+Library
Seatap dengan Racun Rumah Tanggaku

Seatap dengan Racun Rumah Tanggaku

Berterima kasihlah padaku, karena sekarang aku akan mengirim kalian untuk bersama-sama menuju ke kematian. "Jangan gila kamu, Al! Tolong buka tali ini. Aku harus segera menolong Mas Yusuf!" ucap Shafira mengiba. Tatapannya tak lepas dari tubuh Yusuf. Pakaian lelaki itu sudah basah dipenuhi darah. Ingin rasanya ia mengutuk Almira yang benar-benar tak berperasaan sama sekali. "Selamat tinggal, Mbak Shafira!" ucap Almira seraya bersiap menembakkan peluru.
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 316 Times as racun ayam mati perlahan
Read
+Library
Terjebak Pernikahan yang Tak Sempurna

Terjebak Pernikahan yang Tak Sempurna

Menjamah ruangan Langit tanpa permisi dan duduk anteng dengan box ayam terkenal. "Cola," ujarnya sembari ganyem paha ayam. "Ayam dan cola adalah perpaduan paling lezat yang sayang dilewatkan." Masih pukul sepuluh lewat lima belas menit saat mata Langit melirik jam digital di mejanya. Ayam-ayam itu bak camilan pagi hari bagi Tiyar. "Dada dan kulitnya paling rugi jika ditinggalkan!"
108.9K viewsCompletedAdded to Library 330 Times as racun ayam mati perlahan
Read
+Library
Ketika Sang Adipati Berlutut di Bawah Kakiku

Ketika Sang Adipati Berlutut di Bawah Kakiku

"Itu …, Racun Bunga Mata Empat?!" Racun mematikan dari selatan, dikenal karena aromanya yang terlalu manis hingga membuat kepala pening sebelum tubuh benar-benar lumpuh. Sekali terkena, napas akan berhenti dalam sepuluh tarikan. Tanpa ragu, aku menuangkan bubuk putih itu ke atas hidangan di depan Tang'er. "Sekarang," kataku pelan, mataku tak lepas dari wajahnya, "pilih …, diam, atau bicara. Nyawa adikmu …, juga sudah berada di dalam botol ini."
1045.8K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as racun ayam mati perlahan
Read
+Library
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Ayam bakarnya sangat enak, bumbunya meresap sempurna, dipadukan dengan nasi merah yang sehat. Sambil makan, kami saling bercerita. Sabrina menceritakan tentang mata kuliahnya yang paling susah dan bagaimana dia harus begadang semalaman untuk menyelesaikan tugas desain. Sabrina orangnya memang ceria, dia juga lucu, membuatku tertawa lepas beberapa kali.
1083.0K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as racun ayam mati perlahan
Read
+Library
Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Dino dari baunya saja tidak suka. “Papa ini norak, orang bahannya itu ayam muda utuh yang biasanya ayam utuh berukuran kecil, kadang ayam kampung atau ayam betina. Dikasih beras ketan lalu direndam terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam perut ayam. Kasih ginseng: Merupakan bahan penting yang memberikan aroma khas dan manfaat kesehatan. Jujube atau kurma Cina kering, yang memberikan rasa manis alami pada kaldu. Jangan lupa bawang putih biasanya digunakan beberapa siung utuh. Terakhir jahe kadang ditambahkan untuk menambah aroma dan khasiat.” Sesil menjelaskan dengan detail. “Buat stamina bagus, Pa.” Lusiana tersenyum.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as racun ayam mati perlahan
Read
+Library
Simpanan Tuan Torres

Simpanan Tuan Torres

​"Tentu saja, Nona. Untuk dibawa pulang dan dihangatkan, saya sangat merekomendasikan Tangia Marrakesh yang berbahan dasar ayam. Kami bisa menyesuaikan bumbunya agar tidak terlalu tajam. Meskipun aslinya sering menggunakan daging domba, versi ayam kami sangat populer. Ayamnya dimasak perlahan hingga sangat empuk, menggunakan minyak zaitun, kunyit, saffron, dan manisan lemon. Ini hidangan yang kaya nutrisi dan sangat mudah dihangatkan tanpa mengubah teksturnya. Kami akan memisahkannya dalam wadah kedap udara." ​"Atau, jika ingin yang lebih ringan, ada Couscous Sayuran dengan Grilled Chicken. Ayamnya dimarinasi dengan bumbu ringan Mediterania dan dipanggang sempurna, disajikan dengan couscous
101.8K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as racun ayam mati perlahan
Read
+Library
ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

Tidak lupa sepapan tempe yang juga sudah dipotong tak kalah estetik dari buncis. Di mangkuk keramik besar ada potongan ayam yang sudah dimarinasi dengan bumbu instan. Hari ini cukup dua menu saja dulu yang akan dimasak sebagai perkenalan. Irisan bumbu sudah ditumpahin ke wajan, tetapi Zivanka lupa minyak gorengnya belum. Karena wajan sudah keluarkan asap, dia tergesa menuangkan minyak sehingga cukup buat ayam berenang.
9.933.2K viewsCompletedAdded to Library 897 Times as racun ayam mati perlahan
Read
+Library
DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

' 'Mencapai ranah ini, di seluruh Wilayah Barat, bisa dianggap sebagai yang terkuat di dunia fana ini! Sayang sekali; Liu Yan melihat ke seluruh meja hidangan. Hanya sedikit sup yang tersisa, dan dia tidak bisa menahan diri untuk tidak menghela nafas secara diam-diam. “Quack…” Pada saat ini, terdengar suara. Seekor ayam bersuara di sekitar Sun Hao. Liu Yan menengok dan pupil matanya mengecil. 'Ayam yang cantik?' 'Tidak bukan itu... Ini Salah! ayam itu adalah Dewa Sembilan Surga Luan!'
8.910.9K viewsOngoingAdded to Library 424 Times as racun ayam mati perlahan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status