Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan
Sembari berjalan, pria itu juga bergumam, "Benji, mengapa kamu meninggalkanku begitu saja?"
Selesai bergumam, dia menyadari kemunculan Tristan dan Kiana.
Matanya langsung berkaca-kaca. "Benji-ku sudah mati."
Tristan mendengus dingin. "Jadi, kamu merebusnya?"
"Aku kasih tahu kalian ya, ayam yang paling enak rasanya adalah ayam jantan yang diternakkan di alam bebas. Rasanya jelas lebih enak daripada ayam yang biasa kalian makan di luar. Ditambah lagi dengan kemampuan memasakku yang luar biasa, percayalah, kalian pasti akan menyesal kalau nggak nambah beberapa potong lagi." Mulut pria tua itu seolah ngiler saat berbicara.