Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dimanja Sang Penguasa

Dimanja Sang Penguasa

sahut Cakra dengan nada santai. "Menjual pajanganku? Sejak kapan aku punya pajangan? Rumah ini kosong dan aku tidak pernah menaruh pajangan apapun di rumahku," balas Agni kebingungan. Cakra yang mendengar hal itu pun terdiam sesaat dengan tatapan datar dan seketika tertawa terbahak-bahak. "Hahaha ... Agni, cobalah ayam ini. Rasanya sangat unik, seperti ... ayam——"
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai racun ayam mati perlahan
Baca
+Pustaka
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Ia menunjukkan sesuatu—ayam jago peliharaan keluarga tiba-tiba mati, matanya merah, dan darahnya mengering seolah disedot habis. “Ini… ini pasti ada yang marah,” ucap ibunya dengan wajah pucat. “Dulu waktu nenekmu masih hidup, beliau pernah bilang… kalau ayam jago mati mendadak dengan mata merah, berarti ada lembaga dari seberang yang sedang mencari tumbal.” Arga menggenggam lengan Rino, tatapannya tegas. “Kita nggak bisa nunggu semuanya makin parah. Besok pagi, kita cari Jatmiko.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai racun ayam mati perlahan
Baca
+Pustaka
Kembaran Suamiku

Kembaran Suamiku

Dukun itu berhasil membuat Alisa tersenyum puas. "Apakah secepatnya dia bisa mati, Mbah?" Alisa tersenyum sinis. "Lambat laun jika kamu memberi mahar terbaik, ayam hitam, telur ayam kampung 7 butir, beras 7 takar, bunga 7 rupa dan pisang raja satu sisir, setiap malam Jumat, pasti mangsamu akan cepat mati dengan proses sakitnya," kata Mbah Sukmo seyara mengelus-elus kumis panjangnya yang sudah memutih.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai racun ayam mati perlahan
Baca
+Pustaka
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

tukas Kara agak terengah-engah setelah memuntahkan roti selai kacang yang tadi dimakannya. Nadine mengernyitkan dahi. Dengan rasa penasaran Nadine menahan nafas dan membuka paket tersebut. Alangkah terkejutnya Nadine saat melihat isinya. "Astaga Kar, this is a serious matter!" bisik Nadine sambil menjauh dan menutup hidungnya. Kara yang tak mengerti dengan maksud Nadine maju melihat isi paket tersebut, seonggok ayam mati dengan darah yang berantakan memenuhi kotak yang dialasi oleh lain putih.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai racun ayam mati perlahan
Baca
+Pustaka
Upik Abu dan Bola Cahaya

Upik Abu dan Bola Cahaya

Naas, waktu lima menit ternyata sangat singkat untuk memisahkan dan memindahkan ayam-ayam yang sehat ke kandang yang terpisah dari ayam-ayam yang sekarat. Lima menit waktu buk Laila untuk tiba ke Peternakan, ternyata sudah menyebabkan ratusan ekor ayam mati mendadak. Semua orang yang ada di sana panik. Buk Laila segera menelfon Bapaknya. Naas, Bapaknya juga mengadukan hal yang sama di Peternakan miliknya, ayam-ayam miliknya mati mendadak. Parahnya lagi, hanya tempo setengah hari, ayam-ayam di Peternakan pak Bowo maupun Mertuanya semua mati tak bersisa.
104.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai racun ayam mati perlahan
Baca
+Pustaka
Perjanjian Gaib Untuk Kekayaan

Perjanjian Gaib Untuk Kekayaan

Dari dalamnya terdengar suara berdesis, seperti napas tertahan. Aku terpaku. “Jangan… jangan ada lagi…” Karung itu jatuh, isinya tumpah. Aku menjerit ngeri. Puluhan kepala ayam tanpa tubuh berhamburan, matanya melotot, paruhnya membuka dan menutup tanpa suara. Sebagian masih meneteskan darah segar, meski jelas-jelas sudah lama mati.
638 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai racun ayam mati perlahan
Baca
+Pustaka
PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

Sorot matanya menatap intens apa yang dilakukan Tejo di dalam ruangan itu. Tejo meraya ayam cemani berwarna hitam yang berada di hadapannya. Lalu mematahkan lehernya hingga ayam itu tidak bernyawa. Dengan lahap Tejo memakan ayam mentah itu. Darah segar mengalir dari sudut bibir Tejo setiap ia mengigit ayam mentah itu. "Huek!" Wini tak mampu lagi menahan rasa mualnya. Perut yang sedari tadi diaduk-aduk akhirnya memuntahkan isinya.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 752 kali sebagai racun ayam mati perlahan
Baca
+Pustaka
Kau Peras Peluhku Demi Madu

Kau Peras Peluhku Demi Madu

tanyaku sedikit lantang agar Topan bisa mendengar suaraku. "Itu Bu, yang kanan di angka 8 dan yang kiri pada angka 3. Ini juga lagi rebus sisanya," jawab Topan. "Iya, sudah. Lanjutkan saja!" kataku sambil memandang jarum jam. Memang aku selalu mempresto ayam jika rebusan sisa sedikit, usahaku sangat terbantu dengan adanya panci presto. Hanya dalam waktu satu jam saja ayam sudah lunak. Usahaku ini menggunakan ayam petelur atau ayam merah. Pasti banyak yang bertanya mengapa pakai ayam itu kok tidak ayam kampung.
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 930 kali sebagai racun ayam mati perlahan
Baca
+Pustaka
Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

tanyanya. "Bakar ikan," terang Zhou Yiran. "Beli ikan apa?" "Enggak beli. Aku dikasih Mama." Zhou Yiran berbalik. "Ada beberapa ekor ikan koi yang mati, di kolam depan rumah Zayd. Daripada kebuang, mending dimasak aja," lanjutnya. Dimas meringis. "Dagingnya lembek." "Ya, makanya dibakar. Kalau digoreng, lembek. Ini sarannya Bubu."
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai racun ayam mati perlahan
Baca
+Pustaka
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Itu adalah Mortis-Gutta, sejenis racun saraf lambat yang teramat langka, yang akan menghentikan detak jantung secara perlahan tanpa meninggalkan jejak sihir yang kasat mata. Beberapa menit kemudian, di dalam kamar Raja, cawan emas itu telah kosong. Uhukk! Uhukk! Suara batuk yang teramat parau dan berat mendadak memecah keheningan malam. Raja Alderwyn mendadak menegakkan tubuhnya, satu tangannya mencengkeram dada kirinya dengan kuat. Wajah sang penguasa tertinggi dalam sekejap berubah menjadi biru keunguan sewarna lebam, napasnya memburu kasar seolah pasokan oksigen di sekitarnya telah lenyap.
9.821.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai racun ayam mati perlahan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status