Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Suamiku Jadul Part 21 Perjalanan dari Rokan Hilir menuju Jambi lama juga, akan tetapi lebih santai karena jalan yang cukup bagus. Tujuan kami adalah kabupaten Tanjung Jabung Barat. Di sinilah Bang Nyatan berkebun sawit dan beternak sapi. Setelah lima belas jam perjalanan darat, kami akhirnya sampai juga. Perkebunan Bang Nyatan mirip punya Bang Parlin, kebun sawit dan ternak sapi.
9.8582.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.2K kali sebagai radio jadul kayu
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

terdengar salam ustadz Rizal. "Waalaikum salam, ini Ibu, mau bicara sebentar," kata mamak. "Kenapa bukan bapak yang bicara, Bu?" jawab ustadz itu dari seberang. "Oh, bapak lagi menyetir," "Oh, iya, Bu," "Begini, Ustadz, di Jakarta ada teman Ucok yang patah tulang, jadi dia minta supaya ustadz datang ke Jakarta secepatnya," kata mamak lagi.
1080.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai radio jadul kayu
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

"Sinyal radio siaran. Musik. Jazz kuno." Dia memutar rekaman itu. Suara saksofon yang mendayu-dayu terdengar, diikuti oleh suara penyiar wanita yang serak-serak basah. "...Selamat malam, para penyintas kiamat. Ini adalah Radio Free Aethelgard, menyiarkan langsung dari The Floating Casino. Jika kalian lelah berperang, lelah menjadi pahlawan... datanglah ke tempat netral ini. Kami punya minuman, kami punya permainan, dan kami tidak peduli siapa Tuhan kalian..."
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai radio jadul kayu
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Di lehernya, seruling hijau pemberian kakeknya tetap menggantung. "Bukan cuma kencang, Han. Ini... ramai," jawab Jagad pelan. Ia menghentikan putaran bolanya. "Gue bisa denger gesekan kabel listrik di tiang depan. Gue bisa denger air yang mengalir di pipa bawah tanah. Gue ngerasa kayak radio yang volumenya dipaksa maksimal tapi tombol mati-nya rusak."
894 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai radio jadul kayu
Baca
+Pustaka
Jangan Jatuh  Cinta, Pengawal!

Jangan Jatuh Cinta, Pengawal!

* Mesin jip tua itu menderu keras, bersamaan dengan menyalanya radio komunikasi analog di dasbor mobil yang langsung mengeluarkan suara kresek-kresek berat. "Halo! Halo! Nona Aura?! Kapten Arkan?! Apakah kalian bisa mendengar suara saya?!" teriak suara Bayu dari balik pelantang suara radio dengan nada super panik. "Mas Bayu! Lah, syukurlah lo masih hidup! Bagaimana situasi di pulau kediaman utama sekarang?!" balas Aura cepat, langsung merampas mikrofon radio analog tersebut.
10902 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai radio jadul kayu
Baca
+Pustaka
Pewaris Naga Majapahit

Pewaris Naga Majapahit

Di sebuah rumah sederhana yang ada di tengah hutan, Bara terlihat sedang duduk ditemani oleh seorang pria tua berusia enam puluh tahunan. Sepertinya mereka berdua sudah saling mengenal, karena pembicaraan mereka terlihat cukup akrab. Bara sampai di desa itu saat waktu sudah mulai senja, karena perjalanan dari bandara ke kabupaten yang ada di ujung timur provinsi Jawa timur itu membutuhkan waktu yang cukup lama perjalanannya. Sementara itu Jaka kelud saat ini sedang bersama Arif di stasiun televisi untuk melakukan pengambilan gambar, yang akan digunakan untuk promosi waktu pertandingan Jaka Kelud dengan lawan dari negeri Thailand.
9.772.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai radio jadul kayu
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Ceritanya oke thor! Izin promosi novel berjudul "PENDEKAR KAISAR RASKAR" dan "DERITA WAJAH JELEK". Keduanya sudah lebih daripada 50 bab (Updatenya lumayan cepat). Genrenya campuran dengan Romansa, Action, Fantasi Timur, Drama, dan Komedi. Dijamin pasti suka :)
MN Rohmadi
Author Mengucapkan Minal aidzin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin. jika ada kata-kata dan alur cerita yang kurang berkenan di hati pembaca setia. Author akan berusaha menampilkan cerita-cerita yang menghibur dan enak dibaca. Terimakasih untuk semua pembaca setia karya-karya Author.
Baca Semua Ulasan
Ellipsis

Ellipsis

celetuk Mbah Ran. Aku tersenyum. Radio bertransistor kuno itu memang sudah beredar di pasaran sejak tahun 70an. Aku sudah pernah melihat radio jenis ini sebelumnya, yaitu saat aku berkunjung ke salah satu kafe bertema vintage di kota Bandung. Tapi radio yang kulihat waktu itu tampak tidak orisinil, sudah terdapat banyak polesan untuk membuatnya terkesan baru dan terawat.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai radio jadul kayu
Baca
+Pustaka
MISTERI KEMATIAN SANG BRIGADIR

MISTERI KEMATIAN SANG BRIGADIR

Hingga akhirnya ia membiarkan begitu saja radio itu menyala dengan berita-berita politik yang enggan didengarnya. Hingga terdengarlah sebuah berita kriminal yang mengabarkan penemuan seorang pria di sebuah gudang tua. Meninggal dengan cara mengenaskan. Berita pembunuhan yang sudah membuatnya nyaris gila. Tanpa membuang waktu, Jo pun langsung membesarkan volume radionya dan terdengar jelas suara tajam seorang penyiar pria.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai radio jadul kayu
Baca
+Pustaka
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Di hadapannya, meja kayu tua dengan tumpukan buku, beberapa catatan kecil, dan sebuah radio portabel berwarna perak — tampak kusam tapi masih menyala. Radio itu peninggalan ibunya. Sekar Aryasatya. Suara lembut yang dulu mewarnai udara kota kecil ini. Suara yang kini hanya hidup dalam kenangan dan pita kaset yang nyaris lapuk. Jinara menatap benda itu lama, seperti menatap potongan waktu yang tak pernah selesai. Ia menekan tombol play, dan suara serak lembut segera terdengar:
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai radio jadul kayu
Baca
+Pustaka
Sang Dewa Perang

Sang Dewa Perang

Johnson tertawa dan berkata, “Hugo, bukannya kau menghasilkan satu juta dolar setiap tahunnya? Kenapa kau memberikan kaset lama kepada ayah mertuamu? Bukannya kau terlalu pelit?” Jack juga mengerutkan wajahnya dan tidak tahu apa yang sedang dilakukan menantunya. Hugo tersenyum kecil dan membuka aplikasi seluler di ponselnya. Kemudian, dia beralih ke saluran radio dan berkata, “Ayah, rekaman ini akan mengingatkan Ayah akan semua masa lalu Ayah yang indah. Kaset ini berisi semua lagu favorit Ayah. Di Malam Tahun Baru, Ayah bisa mengklik lagu apa pun yang ingin Ayah dengar. Setelah Ayah memilih lagu Ayah, aku akan memastikan kalau lagu Ayah disiarkan di saluran radio.
9.23.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148.4K kali sebagai radio jadul kayu
Tampilkan Ulasan (432)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status