Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Menggelora di Ranjang Perawatan

Hasrat Menggelora di Ranjang Perawatan

"Agam, tolong fokuskan perhatianmu pada kata-kataku, bukan dadaku. Jawab pertanyaanku, kapan kamu pertama kalinya melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis?" Meski nada bicara Anindya Raharja mengandung teguran, dia tetap membungkukkan tubuhnya begitu saja, agar aku bisa melihat keindahan dadanya dengan lebih jelas. "18 tahun." "Itu masih termasuk dalam batas usia yang wajar. Dan itu terjadi dengan pacarmu?"
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai rage room semarang
Baca
+Pustaka
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Besok, ia akan mencairkan cek ini dan langsung mengirimkan sebagian besar uangnya untuk pengobatan Suster Hua dan renovasi asrama. Agnes membaringkan tubuhnya di atas lantai kamar yang dingin sambil memandang ke arah langit-langit. Malam ini, salah satu mimpinya akan terwujud. Kamar tidur bernuansa Nordic dengan sentuhan minimalis. …………………………………………………………………………….
9.88.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai rage room semarang
Baca
+Pustaka
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

“Kamar anda sudah kami pesan. Di Hotel Tentrem Semarang. Kelasnya mirip-mirip hotel di Dakarta.” Jay hanya mengangguk setuju. “Ya sudah, ke sana dulu. Nanti sore aku menyusul ke lapangan buat pemanasan sama tim,” kata Dimas. Jam tangannya menunjukkan pukul tiga sore. Hotel Tentrem Semarang berdiri megah di kawasan strategis kota. Mobil mereka masuk lewat jalur tamu VIP, tapi sempat dihentikan petugas keamanan. Tatapan curiga langsung tertuju pada Mercedes hitam yang mereka tumpangi.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai rage room semarang
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Satu Bulan Kemudian. H-1 Lamaran di Magelang. Kamar tidur utama Arka pagi itu terlihat seperti butik eksklusif yang sedang diacak-acak. Tiga koper Rimowa aluminium berukuran besar terbuka lebar di atas karpet tebal, siap menampung persiapan "invasi" keluarga Adhiguna ke Jawa Tengah.
14.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai rage room semarang
Baca
+Pustaka
Suami Dinginku Menyesal Setelah Berpisah

Suami Dinginku Menyesal Setelah Berpisah

Keesokan harinya. Di ruang rapat kantor, Cakra duduk di kursi utama dengan ekspresi serius. Layar proyektor di hadapannya menampilkan presentasi proyek hotel baru di Semarang. Bram, sahabat sekaligus rekan bisnisnya, tengah menjelaskan detail rencana konstruksi—mulai dari anggaran hingga desain interior yang akan dibahas lebih lanjut bersama tim sore nanti.
8.77.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai rage room semarang
Baca
+Pustaka
Surga Semalam

Surga Semalam

kata Raymond sambil siap-siap melakukan tugasnya sebagai penerima tamu karena saat ini, ada seorang Direksi Graham Sekuritas Indonesia yang baru saja keluar dari lift dan hendak menuju ke ruang acara. Rangga berpikir sejenak. Dia menghela napas beberapa kali, sebelum akhirnya dia putuskan untuk melangkah juga, menuju ke kamarnya Jason, dimana Jason sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti acara pernikahan Jason yang akan dilangsungkan beberapa saat lagi. Dengan lesu dan langkah gontai, Rangga tetap berjalan menuju ke arah lift untuk naik ke kamarnya Jason yang berada di lantai 7 hotel ini.
1051.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai rage room semarang
Baca
+Pustaka
Sentuhan Lembut Om Duda

Sentuhan Lembut Om Duda

Ia menguap untuk kesekian kalinya. Padahal ia belum mulai bekerja, tapi sudah mengantuk saja! Rara akhirnya keluar dari kantor staf bersama Maya. Hari ini waktunya mereka membersihkan kamar dari nomor sepuluh sampai sembilan belas yang mana merupakan lantai kedua teratas di hotel ini. Ketika mereka berjalan melewati aula menuju lift staff, Rara melihat sosok yang tak asing dekat resepsionis. Ia menyipitkan mata dan jantungnya berdegup seketika.
1035.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai rage room semarang
Baca
+Pustaka
Never Been Loved

Never Been Loved

Dia memperhatikan suasana di luar dari balik kaca kamar hotel yang mereka tempati. "Kamu mau jalan jalan?" tanya Amara yang sudah duduk di sofa menatap layar laptop di atas meja. "Aku sudah tahu seluk beluk kota Bogor." "Sering dapat job daerah sini?" Raffa mengangguk, kemudian duduk di hadapan Amara yang mulai sibuk membuka beberapa slide gambar. "Jam berapa acaranya?" tanya Rafa. "Dua jam lagi, ini lagi periksa materi yang sudah ku susun semalam.Takut kurang cocok sama tema seminar."
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai rage room semarang
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

“Bukan sekadar arena. Bukan hotel bintang lima atau pusat konvensi yang udaranya penuh aroma ambisi dan keserakahan.” “Aku sudah memikirkannya,” sahut Luna cepat, beralih ke mode strategis. “Ada beberapa pilihan. Ballroom Hotel Mahameru punya dapur paling canggih se-Asia Tenggara. GFI tidak akan bisa menyadapnya dengan mudah.” “Terlalu steril,” balas Radit. “Energinya mati.” “Plaza Nusantara?” usul Adrian. “Ruang terbuka. Publik bisa melihat langsung. Transparan.”
915 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai rage room semarang
Baca
+Pustaka
Dari Sahabat jadi Mempelai

Dari Sahabat jadi Mempelai

tanya Lila menguji suaminya. "Ya nggak dong, kita fokus pada anak kita ya," timpal Rey. ________ Langit Semarang sore itu berwarna jingga pekat, menciptakan siluet indah di balik jendela rumah Rey dan Lila. Mereka baru saja pulang dari rumah sakit. Suara tawa Lila memenuhi ruangan saat ia menata pot-pot bunga di balkon. “Semarang benar-benar menyembuhkan, ya, Rey?” ujar Lila, menyeka keringat di dahinya.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai rage room semarang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status