Kau Khianati Aku, Kunikahi Ayahmu
Hanya angin yang berdesir pelan, seolah ikut menyimpan rahasia paling kelam di hati Irisha.
Sementara itu, di rumah sakit lain, Revan duduk kaku di salah satu ruang pemeriksaan. Wajahnya tampak tenang, namun rahangnya mengeras—menyembunyikan kecemasan yang tak ingin ia perlihatkan.
Di hadapannya, sahabatnya sendiri, seorang dokter, tengah mempersiapkan berkas tes DNA.
“Kau tahu, kan?” ucap Revan tegas, menatap lurus ke arah sahabatnya. “Apa pun hasilnya nanti, jangan beri tahu siapa pun.”
Bab Populer