RATU YANG DINGIN
"Baiklah, kalau begitu bersiap siap malam ini kita akan berangkat. Bawa beberapa dayangmu juga, oh jangan lupa keperluan lainnya juga."
"Iya Kak, tenang saja. Aku ini bukan anak kecil lagi."
"Terserah, tapi dimata ku kau tetap anak kecil yang masih butuh bimbingan." Urai Dewandaru, mengacak acak rambut Ajeng.
"Kakak..." Rengek Ajeng karena kesal rambutnya di acak acak.
***
Dalam perjalan menuju Bhumi tiba tiba hujan turun begitu deras, terpaksa para rombongan Tuan Wajendra harus membuat tenda untuk berteduh sementara.
Hot Chapters