Raja Mafia Tertipu Pelakor
Mimpi buruk ini terasa begitu familier.
Sejarah seperti ingin terulang. Namun, kali ini tidak.
Pemimpin itu menerjangku. Aku langsung menendang selangkangannya sekuat tenaga. Dia meraung kesakitan, membungkuk.
Kemudian, dia menampar wajahku, membuatku terjatuh ke tanah. "Pelacur," umpatnya, berjalan ke arahku, menarik jaketku, kerahku. Tangannya meraihku dengan serakah dan kejam. Aku memejamkan mata, siap menghadapi yang terburuk, ketika suara tembakan memecah udara.