Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gagal Move On!

Gagal Move On!

donatlumer
Ia membalikan tubuhnya menghadap Tara yang sedang menatapnya dalam jarak empat meter. “Oh, lo ngerasa jadi tikus?” tanya Tara. Raka membuang napas kasar. “Suruh siapa bikin kuenya jago banget. Kan jadi gue makanin terus,” gerutunya. Tara menatap Raka sebal, namun enggan menyahut. Mendengar perdebatan kedua anak remaja ini membuat Kiera tertawa. “Kok Mami jadi ingat masa muda, ya. Apalagi kalian cocok banget. Kenapa gak balikan aja coba?”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as raja kikir
Read
+Library
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

tanya Rajendra, sedikit kesal karena interupsi yang tiba-tiba, namun tetap khawatir. "Ada kecoa, Yang Mulia!" jawab Kirana, suaranya masih sedikit gemetar. Dia memegang pipinya dengan ekspresi jijik. "Tadi nempel di pipiku!" "Kemana perginya?" tanya Rajendra sambil mencari-cari serangga menjijikkan itu di sekitar ranjang. Ranjani pun membantu mencarinya. Dia tidak seperti Kirana yang takut dengan kecoa. Bahkan dia juga tidak takut kepada ular dan tidak jijik kepada cacing. Sifatnya yang tenang dan berani.
9.857.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as raja kikir
Read
+Library
Suddenly Become a Bride

Suddenly Become a Bride

begitu tegas ia membalas. Rakin tidak bisa meredam tawanya, ia benar-benar tidak kuat bersikap biasa saja. Wira terlalu ahli dalam urusan melawak, rupa muka bodoh itu seolah menggelitik. “Ba-baiklah… kalau begitu mbak Kiran jangan dipikirkan, dia juga tidak memikirkan kakak, kan?” ia kembali tertawa. “Sialan, kau Rakin. Menyesal aku ke sini.” Wira beranjak dari duduknya.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as raja kikir
Read
+Library
Terjerat Cinta Sahabat Suami

Terjerat Cinta Sahabat Suami

Kinisnyara Raka lebih tenang, tetapi amarah itu masih terasa menyesakkan. Kirana dan Gio saling menatap satu sama lain. Mereka menyeringai menertawakan kebodohan Raka. Kirana akui ia senang dapat mengalahkan Raka dan membuat pria itu kelabakan, tetapi ia hanya bekerja secara professional. Ia tidak menjatuhkan rivalnya. “Kenapa kamu berpikir kami yang melakukannya?” tanya Kirana seraya dahinya berkerut. Raka yang mendengar bantahan Kirana pun mendecih. Wanitanya ini dikasin kesabaran, tetapi malah memilih mendengarkan amarahnya.
479 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as raja kikir
Read
+Library
Candu Cinta Dokter Muda

Candu Cinta Dokter Muda

tandasnya. Rai menyeringai, "Jangan konyol," ucapnya. "Aku serius ya Bang," Kiara menegakkan punggungnya, "walau nggak seharusnya aku merasa terganggu sama seorang pelacur kan?" "Terus kenapa kamu ngomong begini ke aku? Biar apa?" tantang Rai. Kiara senyum dikulum, ekspresinya tampak sedikit meremehkan, "Kalau aku mau, aku bisa bikin dia nggak muncul lagi di hadapan kamu."
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 275 Times as raja kikir
Read
+Library
Dari Racun Jadi Istri Presdir Tampan

Dari Racun Jadi Istri Presdir Tampan

Arya pun menjadi bimbang, tak ingin melepaskan kesempatan, juga tak mau berakhir kecewa. "Kenapa kamu emosian sekali, Arya?" "Tentu saja, karena Raka telah berani mengambil iden–" "Sssttt ..." Kiria meletakkan telunjuknya di depan bibir Arya. "Aku belum selesai bicara tentang Raka, tapi kamu sudah marah." Kiria mencubit hidung Arya. Dia membenamkan wajah di dada bidang. Ritme jantung yang terdengar selalu membuatnya tenang sejak dulu, sejak pertama kali mendengarnya.
1035.0K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as raja kikir
Read
+Library
Petaka Satu Malam

Petaka Satu Malam

Berjinjit kecil menuju sofa yang lantainya belum di pel. "Nah, pinter," puji Kiara mengacungkan jempol. Rara meringis, memamerkan barisan gigi mungilnya. ------ "Rara pengen adek cewek apa cowok?" tanya Kiara di sela-sela mencuci piring dengan Rara. Untung saja perabot yang kotor sebagian besar dari atom sehingga tidak khawatir terjatuh dan pecah. "Emm, pengennya cowok. Tapi nanti gak bisa diajak main," tukas Rara. Tangannya berlumur busa. Dan sedari tadi dia mainkan.
8.715.1K viewsCompletedAdded to Library 453 Times as raja kikir
Read
+Library
The CLASSMATE

The CLASSMATE

“Lo mirip ibu-ibu tadi.” “Ra!” Nafsu makan Darren lenyap begitu saja karena candaan itu. Kiara semakin tertawa. “Gue boleh kenal yang lain juga, nggak?” Senyuman cowok itu meluntur, meletakkan kembali alat makan di tangannya, batal menyuap. “Lo beneran mau tau?” Melihat Kiara mengangguk dengan sangat antusias, Darren menghela pelan. “Yang ketiga, namanya Raga. Dia punya tingkat kecemasan yang tinggi, takut ambil resiko, dan ansos. Tapi gue paling benci Kanaka. Dia nggak dominan, tapi sekali dia muncul, tandanya gue sedang nggak baik-baik aja. Lebih baik, lo hindari Kanaka, dia bisa bawa bahaya.”
103.2K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as raja kikir
Read
+Library
Rasa

Rasa

"Kalo Kyra gimana? Kabar hari ini sehat, sayang?" "Alhamdulillah, umma. Kyra sehat." Kyra menjawab pertanyaan sebelumnya dengan ramah diiringi suara yang melemah karena rasa malu. "Umma gimana? Baik, juga kan?" ujar Kyra mengembalikan pertanyaan. "Alhamdulillah, umma baik, sayang." "Umma, umma tau gak Ataya menang cerdas cermat beberapa hari yang lalu, Ataya sekelompok sama Kyra umma, jadi ketularan pinternya."
104.2K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as raja kikir
Read
+Library
Arthur Raja Berkekuatan Sihir

Arthur Raja Berkekuatan Sihir

Lelaki itu tentu saja merasa panik, karena Kijang itu tiba-tiba mengangkat kaki dan menendang wajahnya. "Sialan! Hewan ini benar-benar sudah gila, enyahlah! Sampah!" kata, lelaki itu yang segera menendang balik tubuh dari Hewan malang itu. Hingga membuat tubuh dari Kijang bercorak putih itu terpental cukup jauh, dan menabrak dahan pohon besar yang kokoh. Hingga mati. "Argh! Sialan, bagaimana bisa menjadi seperti ini?! Aku sungguh sangat marah," ucap lelaki bertubuh kekar yang tidak bisa menerima apa yang sudah terjadi pada saat itu.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as raja kikir
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status