Kristal Jiwa Raja Naga
Pria itu lalu berjalan ke arah ranjang berkelambu merah dan duduk di sana dengan anggun lagi berwibawa.
Secara perlahan, sang raja membuka gulungan lukisan yang sepertinya belum lama dibuat, dan ia terkesima ketika melihat isinya.
"Ini?" Mata sang raja terbuka lebar saat melihat wajah pria muda dalam lukisan.
Pandangannya menyapu seisi kertas gulungan dan mendapati sebuah nama dan nama pelukisnya. "An Se ...."
"An Zi?" Raja Hangga Wijaya merasa tak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang ini. "Ini ... Dinda, ini ... lukisan ini adalah sosok Pangeran Hangga Langit, putra kita?"