Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Panas Ayah Tiri

Sentuhan Panas Ayah Tiri

“Pekerjaanmu menyenangkan?” “Saya hanya melakukan tugas saya, Nyonya,” jawab Raisa pelan. “Bagus,” kata Ratri. Ia lalu menatap Raisa dari atas ke bawah, tatapannya berhenti sejenak di kerah blus Raisa yang sedikit lebih tinggi dari biasanya. Sebuah senyum tipis muncul di bibirnya. “Saya haus,” kata Ratri tiba-tiba. “Tolong buatkan saya teh. Seperti biasa, tanpa gula.”
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai raja rasa
Baca
+Pustaka
Rasaku Ditelanjangi

Rasaku Ditelanjangi

hanya ada satu rasa yang tinggal di dada. Rasa tenang. Rasa utuh.
5.51.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai raja rasa
Baca
+Pustaka
ADA SUARA PAPA DI KAMAR EMBAK, MA.

ADA SUARA PAPA DI KAMAR EMBAK, MA.

"Aduhduh aduduh, yang dulunya kerjaan cuma ongkang-ongkang kaki, wajah glowing, terawat, sekarang jadi kucel, dekil dan penuh minyak!" "Kamu–" desis Rahma begitu melihat Risa dan Arjuna melangkah mendekat ke arahnya. "Kenapa? Kaget ya?" Risa menampilkan senyum sinisnya. Dengan melipat kedua tangannya di depan dada, Risa mendekat ke arah Rahma yang berdiri di depan pintu.
1021.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 851 kali sebagai raja rasa
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Suami Pengganti

Terjerat Cinta Suami Pengganti

tanya Rian, suaranya tetap lembut. Zara menatapnya dengan ekspresi penuh harap. “Aku ingin rujak. Tapi, bukan sembarang rujak… aku ingin yang ada mangga mudanya, nanasnya harus manis, lalu kuahnya harus kental dan pedas.” Rian menahan tawa kecil melihat wajah serius Zara saat menjelaskan detail makanannya. Dia menghela napas, lalu meraih ponselnya.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai raja rasa
Baca
+Pustaka
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

tanya Mukhayyam dengan antusias. "Bahwa rasa takut itu adalah teman yang baik," jawab Raniah sambil memandangnya serius. "Rasa takut mengingatkan kita bahwa kita manusia. Tapi rasa takut itu juga harus dijinakkan, seperti seekor kuda liar. Jika kau membiarkan rasa takut menguasaimu, kau tidak akan pernah melangkah maju. Tapi jika kau bisa mengendalikannya, rasa takut itu akan menjadi alat yang membantumu tetap waspada."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai raja rasa
Baca
+Pustaka
Maafkan Aku, Menikahinya

Maafkan Aku, Menikahinya

Risa menunjukan ekspresi jijik ketika berkata demikian. “Bu Aura enggak ketus kok ngomongnya, dia juga selalu mengucapkan kata tolong sebelum meminta aku melakukan sesuatu.” Rahma menjelaskan tanpa mengalihkan tatapan dari komputer. “Masa? Enggak mungkin! Soalnya dia jutek banget sama aku, ketakutan kali ya suaminya jatuh ke peluka ku!” Risa memiliki tingkat kepercayaan diri sekelas internasional.
1077.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai raja rasa
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Indah sabiq Sabiq indah
Yg orang luar itu, Alisha..!!!! Bukan Aura...!! karna dari Rendra masih dalem perut, dan Aura masih dalem perut, mama Monica dan mama Rena saling berbagi makanan, maksudnya makan bareng..., hang out bareng, mereka sahabat rasa saudara!!! ketawa, nangis bareng. meski usia Rendra yg lebih tua dr aura
Indah Fitriya Mahfud
Gw demen, biarin ALISHA DI HAJAR HABIS2 AN SAMA MAMI MONICA!!! Biarin bls tampar lg ke ALISHA, MAMI MONICA!! Udah berani provokasi , nantangin mau rebut Rendra, Biarin cb, Rendra kalo msh belain Alisha , ada Kenzi, biarin pada BONYOK LO BE 2 ALISHA sm Mami Monica Rendra biar DI GEBUKIN SAMA KENZI.!!
Baca Semua Ulasan
Suara Desahan Di Kamar Iparku

Suara Desahan Di Kamar Iparku

ejek Sang Mama. "Ish, Mama. Apa sih, jangan ngadi-ngadi, deh, " protes Raya yang tak suka dengan tuduhan sang Mama, meskipun kalimat itu sebenarnya memang benar adanya. Kali ini ia tampil separipurna mungkin untuk menyambut kedatangan Ravi. Meskipun sebenarnya, tanpa polesan make up sekali pun ia sudah terlihat mempesona.
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36.2K kali sebagai raja rasa
Baca
+Pustaka
GREESA

GREESA

omel Ara. "Baru tau gue ngucapin selamat pagi aja dibilang ganggu," ucap Raka. "Serah lo buaya!" Ara melayangkan tatapan maut pada Raka. Raka tak menghiraukan Ara. "Eh dijawab dong Greesa cantik," ucap Rak. "Pagi," jawan Greesa mengangkat kedua ujung bibirnya dengan terpaksa. Greesa berdiri menarik tangan satu tangan Ara.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai raja rasa
Baca
+Pustaka
Ratapan Sendu Raisya

Ratapan Sendu Raisya

Pikir rossa "Oh ya jay sebelum kita membahas bisnis kita sebaiknya kita makan dulu karena aku sangat lapar" "Oke gak masalah" Setelah selesai makan merekapun melanjutkan membahas bisnis mereka dan Raisya hanya mengotak atik HP nya tanpa mau ikut campur kerjaan rossa dan JAYDEN. Drrt drrt HP Raisya pun berbunyi dan setelah membaca pesan masuk dia langsung mengeluarkan senyuman smirk nya dan berpamitan pada rossa dan JAYDEN karena dia ada urusan.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai raja rasa
Baca
+Pustaka
Mahar Untuk Risa

Mahar Untuk Risa

ucap Randi berusaha menenangkan Risa. "Siapa juga yang mikirin, enggak penting juga." "Bagus kalau gitu, yaudah gini aja gimana kalau kamu aku traktir makan, seenggaknya biar mood kamu membaik. Gimana?" "Bener?" Randi mengangguk semangat. "Oke, tawaran saya terima." Risa tersenyum senang, senyum yang sangat di sukai oleh Randi.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai raja rasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status