KEBANGKITAN PUTERA JAYANTARA
Kerajaan Jayantara—yang pernah dipersatukan oleh sumpah Palapa oleh Patih Naramada, yang kekuasaannya membentang dari Semenanjung Malaya hingga kepulauan Timor—kini sedang sekarat.
“Raja kita yang Agung, Raja Jayantara, telah mati !!” begitu bisik para penduduk di dalam rumah dan pada tetangga dekat saja. Perbincangan yang penuh ketakutan. “Ya, tanpa tinggalkan pewaris. Keluarga kerajaan-pun terpecah saling bertempur demi takhta.” Sahut yang lainnya masih sambil berbisik. “Dan entah bagaimana nasib kita menghadapi masa depan kerajaan yang kacau-balau begini.” Keadaan masyarakat semakin mencekam, karena tak tahu harus memihak pada siapa, dan siapa pemimpin selanjutnya.