Unexpected Wedding
“Pertama, sebelumnya dia sempat minta maaf secara pribadi, karena kejadian kemarin. Mungkin, karena itu dia kelihatan baik di depanku sama Rama. Kedua, kamu kalau lagi cemburu itu ngomong. Jang–”
“Siapa yang cemburu.” Lintang segera memutus kalimat Raga, seraya menarik lengannya. “Jangan geer!”
“Perempuan kalau cemburu, mana pernah mau bilang,” kata Raga berdasarkan pengalamannya dahulu kala. “Tahu-tahu ngambek, terus marah-marah nggak jelas.”
“Siapa juga yang ngambek.” Bibir Lintang sudah mengerucut kesal. “Memangnya, kapan aku marah-marah nggak jelas?”
Hot Chapters