Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TUKAR RANJANG

TUKAR RANJANG

Apa kurangnya dia dibandingkan Karina? Akhirnya, perempuan berambut pirang kemerahan itu bangkit dari ranjang dan berjalan menuju meja di sudut ruangan kamar. Meraih benda mungil berbentuk memanjang. Setelahnya dia kembali naik ke atas ranjang setinggi seratus sentimeter yang di atasnya sudah tergantung seutas tali tambang yang diikat dalam penyangga besi.
1022.6K viewsCompletedAdded to Library 587 Times as rancangan
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Ancamnya dengan muka nyolot serta mata yang terlihat mau keluar. "ANDA INI TIDAK PUNYA TATA KRAMA YA?! BAJU DOANG KEREN KELAKUAN KAYAK BINATANG MAIN SELONONG MASUK KE RUMAH PEREMPUAN!" Dengusnya sambil berkacak pinggang di tengah-tengah pintu masuk. Rima memamg tipe perempuan badas yang tidak kenal takut meski dengan lawan gendernya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as rancangan
Read
+Library
Pelampiasan

Pelampiasan

Hans mengalihkan pembicaraan agar tidak membuat Nelvan kesal padanya. “Bella pasti akan melakukan hal ilegal lagi di luar sana, segera temukan perempuan itu sebelum membuat masalah yang jauh lebih besar,” Nelvan lalu meletakkan tab di depan Hans,“Dan ini, Penjadwalan baru terlewat satu, urus pertemuan dengan para dewan menggunakan jadwal baru.” “Kau masih belum sembuh, bagaimana jika lukamu kembali terbuka?” sahut Hans.
9.7303.2K viewsCompletedAdded to Library 6.4K Times as rancangan
Read
+Library
Ruang Rindu

Ruang Rindu

Arial masih menatapku dengan wajah yang di buat sepakem mungkin. "Olah tubuh, olah vokal, dan olah mimik," jawab Angga dengn wajah kesal, mungkin karena merasa jawabannya tadi tidak memuaskanku. "Oke, Diandra? Kamu bisa menjelaskan apa yang dikatakan Angga tadi?" tanyaku pada gadis berhijab abu-abu itu, untung tadi aku merubah outfit yang niatnya mau greytheme gak jadi dan berubah jadi bluetheme. Nggak perlu senada dengan pakaian Diandra.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as rancangan
Read
+Library
If I Could Not Have You No One Could

If I Could Not Have You No One Could

Selama menganggur itu, perekonomian tambah sulit. Dara tidak telalu mempermasalahkan uang. Baginya berapapun yang Mas Nur kasih ke Dara, Dara akan selalu menerimanya. Dara sudah berusaha agar uang itu cukup sampai Mas Nur gajian lagi. Bahkan Dara sudah membuat rancangan belanja. Namun, rancangan belanja itu selalu saja meleset dan hasilnya, di tengah bulan, uang gajian itu habis. Dara merasa malu kalau harus meminta lagi. Dara paham, Mas Nur telah berbuat yang terbaik. Dara tidak mau mengecewakan Mas Nur.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as rancangan
Read
+Library
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Coret lagi. "Susah banget sih jadi pujangga! Mending gue bikin Financial Projection 5 tahun ke depan!" Akhirnya, setelah menghabiskan 5 gelas kopi dan 2 piring pisang goreng, Rangga berhasil menyelesaikan satu "Mahakarya". Dia membacanya ulang dengan bangga. "Sempurna. Rima A-B-A-B ada. Metafora bisnis ada. Berlin pasti klepek-klepek."
10814 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as rancangan
Read
+Library
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Itulah Blueprint Terlarang. Saat Rein menyentuh bola cahaya itu, seluruh pengetahuan dari kehidupannya sebagai Kaelan kembali membanjirinya dalam satu detik. Ia melihat rencana asli yang ia buat: sebuah desain untuk "Dunia Tanpa Arsitek", di mana setiap makhluk hidup memiliki kekuatan untuk menentukan takdirnya sendiri tanpa perlu bantuan sistem atau dewa. "Jadi ini tujuanku yang sebenarnya," bisik Rein.
466 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as rancangan
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Iya, Ingat.” “Jangan sampai kamu pulang malam. Mama nggak mau calon besan datang duluan, kamu belum ada.” “Nanti biar Beni yang atur jadwalnya, Ma.” Mama Vina terdengar menarik napas pelan. “Selin tadi siang kirim pesan ke Mama. Tanyain warna tema lamaran. Anak itu detail sekali.” Rendra tersenyum tipis. “Memang begitu.”
10710 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as rancangan
Read
+Library
Istri Kedua sang Dosen

Istri Kedua sang Dosen

Zahra mendongak, matanya langsung mengerjap. "I-ya pak" sahut Zahra takut, sungguh ia sangat takut dengan dosen galaknya itu. "Masih pertanyaan yang sama! Sebutkan." Zahra menghembuskan nafasnya kasar, lalu menjawab.. "Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Sumber daya (Staffing), Pengarahan (Directing), Pengawasan (Controlling)."
2.6K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as rancangan
Read
+Library
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

Beberapa staf saling melirik, ada yang menunduk sambil merekam percakapan. Rain menghela napas panjang, lalu membuka map tebal di depannya. “Rancangan Anda sudah saya baca. Dan tahu kenapa tidak saya loloskan? Karena… seratus persen sama dengan rancangan tim utama dua tahun lalu.” Ia menyodorkan map itu ke tengah meja. “Tidak fresh. Terkesan menjiplak. Dan jelas… tidak original.” Ruangan sontak hening. HRD terbelalak. Kepala produksi menatap Raka dengan raut kaget.
10488.0K viewsCompletedAdded to Library 9.8K Times as rancangan
Show Reviews (44)
Read
+Library
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status