BERTUKAR RANJANG
Dengan tatapan tenang yang justru membuat lawan bicaranya semakin sulit membantah, Bara berkata, "Justru karena itulah aku memilihmu menjadi orang kepercayaanku."
Roland tampak bingung. Kerutan di dahinya semakin dalam ketika Bara mengeluarkan salinan denah dari saku jasnya. Dengan menggunakan sebuah pena, Bara memberi beberapa tanda kecil di atas kertas itu sambil terus memperhatikan bentuk bangunan tua di depan mereka. Setelah selesai, ia mengangkat pandangan dan berkata dengan nada pelan namun penuh keyakinan, "Apa yang akan kulakukan malam ini harus terlihat seperti tindakan gegabah. Padahal sebenarnya, kita yang sedang memasang jebakan."
Roland memperhatikan denah itu dengan saksama. Ia