Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
REINKARNASI

REINKARNASI

tanya Buana. “Ya, betul, Kak. Tapi bukan berarti aku tidak bisa menggali informasi apa pun dari relief ini, kan? Coba amati gambar yang ini,” Kalila menyodorkan foto yang lainnya lagi. Di sana tergambar relief yang memuat huruf-huruf sansekerta namun dia sudah mencoret-coretnya dengan spidol warna merah. “Apa maksudnya ini, Kalila?”
9.946.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai rancangan
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Baca Semua Ulasan
Renggali

Renggali

Ia langsung membaca buku itu dimulai dari lembaran terbuka yang ia lihat pertama kali. “R.C.A.” Tulisan yang ia lihat di sampul buku itu. “Sepertinya nama inisial yang punya,” ucap Arav sambil tersenyum. Arav yang penasaran langsung membuka dan membaca isi diary itu. “Waktu kian berjalan pergi, semakin lama semakin jauh? Seakan sangat lambat untuk bergerak. Namun? Tanpa sadar! Ternyata aku yang semakin ketinggalan. Aku dan diriku ini? Selalu sangat menongkat dagu di jendela ini. Waktu yang sedang berjalan tidak ku hiraukan. Aku menyangka ia sedang berjalan? Akan tetapi pada kenyataannya, ia berlari begitu cepat. Tetapi yang pasti aku masih tetap di sini dengan menghitung hari. Tanpa aku sad
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai rancangan
Baca
+Pustaka
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

Nyai Damini memulai percakapan. "Apa yang dimaksud dengan semua tulisan itu?" tanya Jihan. "Pintu kebencian, akan mengantarmu pada hal-hal yang tentunya tidak kau sukai. Tapi, pintu itu juga akan mengantarmu pada sesuatu yang sangat ingin kau ketahui. "Pintu Kenangan, berisi tentang hal-hal indah yang sudah kau lalui semasa hidup. Pintu tersebut juga akan mengantarmu pada orang-orang yang sangat kau cintai.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai rancangan
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

Ia lupa, bahwa untuk mencapai yang terbaik, juga perlu proses yang terbaik. "Udah bang, tenang. Fokus mengabdi dulu, jangan buru buru. Umma dukung ide abang, umma setuju rencana abang, tapi begitu umma tahu, abang terburu-buru mengambil langkah, umma minta tunda dulu. Segalanya butuh proses. Gak perlu pusingin masalah biaya, Allah pasti punya rencana. Oh, iya, semalem umma mau ajak abang ke konselor kan? Ternyata, jadwal beliau padat hari ini, bang. Tunggu jadwal beliau renggang dulu, ya, nanti umma bawa abang kesana." *************************************************
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai rancangan
Baca
+Pustaka
Ranjang Kehidupan

Ranjang Kehidupan

Rania mengeluarkan uang sesuai dengan jumlah yang tertera diponsel. “Terima kasih!” Rania melangkah pergi, masuk pada sebuah gedung dengan membawa tas kecilnya. Di tangan kanannya ada sebuah map berwarna merah, dan map itu berisikan dokumen-dokumen yang akan dia gunakan untuk melamar pekerjaan baru.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai rancangan
Baca
+Pustaka
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

Tanyaku "Mau nyanyi judulnya Rindukan Dirimu" Ucapnya "Ok. Oh iya kita jalanin rencananya buat deketin Alvin sama Sivia abis kita latihan aja ya" Ucapku "Iya abis latihan aja biar aku konsentrasi buat acara pensinya dan latihannya" Ucapnya "Ok Yo. Aku pamit tidur dulu ya badanku udah capek semua mau butuh istirahat buat besok biar gak capek buat latihan besok" Pamitan
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai rancangan
Baca
+Pustaka
Konspirasi

Konspirasi

Drrrttt Diana merogoh handphone yang disimpannya dalam saku. Terlihat nama Herman sedang memanggil, Diana segera mengambil panggilan itu. "Hallo di apa kabar.?" "Aku baik paman. Bagaimana dengan paman?. " "Aku juga baik. Gimana, kamu udah daftar ke universitas mana." Tanya Herman dengan semangat "Aku belum memikirkan itu paman, aku berpikir untuk bekerja dulu." "Apah... Kenapa begitu. Kamu jangan menyia-nyiakan masa mudamu Diana. Kamu harus kuliah. Mana bibimu paman mau bicara?" Herman terdengar kecewa
9.96.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai rancangan
Baca
+Pustaka
Seadanya

Seadanya

Erika membuka pintu "Kenapa? Jangan suka begadang nggak baik lo ka. Udah jam 10 malam" "Hehe ya buk maaf, ini erika lagi siapi berkas-berkas lamaran kerja kan erika udah pernah cerita sama ibu. Mau kerja buat nambah-nambah penghasilan keluarga kita". "Erika. Kan ibuk sudah bilang nggak usah kerja dulu fokus aja kuliah toh kita masih bisa makan dari hasil jualan kue ibu. Kasian kamu mana harus kerja mana harus kuliah, yang sarjana saja masih banyak nganggur. Ibu bukan matahi semangat kamu sayang tapi nggak mau kamu terlalu berlebihan biarlah kita hidup seadanya begini yang penting kita masih bisa makan". Ibu mengakhiri perkataannya dengan helaan nafas panjang
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai rancangan
Baca
+Pustaka
Cinta, Dendam, dan Takdir

Cinta, Dendam, dan Takdir

Ayah dan ibu saling berpandangan, detik berikutnya mereka mulai memasukkan jari ke tenggorokan, berusaha memuntahkan racun itu. Di telingaku terdengar tawa nyaring Amelia. "Sudah terlambat, terlalu terlambat. Kalian sudah minum racun itu bertahun-tahun, racunnya sudah meresap ke tulang. Perlahan kalian akan kehilangan nafsu makan, tubuh mengering, sering muntah, dan akhirnya mati dengan menyedihkan di rumah ini."
17.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai rancangan
Baca
+Pustaka
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

2 handuk yang dibentuk angsa pun tergeletak tak berdaya di lantai. Perlu diketahui, kamar itu sengaja dihias bernuansa serba merah muda. Terlihat beberapa lilin beraroma terapy di taruh di beberapa pojok, kelopak-kelopak bunga mawar yang bisa dibayangkan berbetuk love di atas kasur dan 2 handuk kecil yang dibentuk angsa dengan paruh merapat hingga bagian tengah membentuk love.
10438 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai rancangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status