Ada satu novel yang terus jadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sastra akhir-akhir ini: 'Bumi' karya Tere Liye. Ceritanya mengikuti petualangan seorang remaja bernama Raib yang menemukan kekuatan magis tersembunyi di dunia paralel. Yang bikin menarik, novel ini bukan sekadar fantasi biasa—tapi juga menyelipkan filosofi tentang persahabatan, keluarga, dan tanggung jawab. Aku sendiri sempat terbawa emosi ketika membaca konflik antara Raib dan teman-temannya melawan antagonis yang ternyata memiliki motif kompleks.
Yang bikin 'Bumi' istimewa adalah cara Tere Liye membangun dunianya. Daripada langsung membanjiri pembaca dengan info dum, dunia diperkenalkan perlahan melalui sudut pandang Raib yang polos. Aku juga suka bagaimana elemen sains dicampur dengan mitos, menciptakan rasa familiar tapi sekaligus segar. Terakhir kali cek, edisi spesialnya bahkan ludes dalam hitungan jam!