Catatan Usang
’
“Kamu kok malah belain laki-laki itu. Enggak ingat siapa yang bikin kamu masuk rumah sakit?”
“Dia itu enggak mencintai kamu, mana ada laki-laki yang menunda punya momongan sampai 5 tahun. Pikir dong, Prily! Ibu dan ayah juga dijodohkan, tapi enggak ada niatan kami buat menunda momongan sampai 5 tahun. Oke, kami memang sempat menundanya, tapi itu pun masih dalam batas wajar 6 bulan cukup bagi kami untuk saling mengenal. Bayangkan Prily, 5 tahun kamu sudah menyia-nyiakan hidup kamu. Hanya demi pria kikir itu?” Bu Rania semakin mengeraskan suaranya. Akbar yang berada di luar rumah saja sampai ikut mendengarnya. Seutas senyum tergelincir di bibir pria itu.
인기 회차