Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Ia pergi tanpa menoleh lagi. Aku duduk terpaku. Tanganku dingin. Tapi dadaku terasa… lega. Di luar restoran, aku berhenti berjalan. Napasku berat, tapi tidak panik. “Aku bangga padamu,” kata Arsen pelan. Aku menatapnya. “Aku takut.” “Itu wajar.” “Tapi aku juga merasa… bebas.” Ia mengangguk. “Karena kau mengambil kembali kendali.”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai relieved artinya
Baca
+Pustaka
Garis Dua dari Rahim Si Mandul

Garis Dua dari Rahim Si Mandul

Di antara rasa kagum, gugup, gelisah dan cemas menjadi satu, terlukis nyata di dalam rona wajahnya. Ari bahkan terkikik geli di tempat duduknya, tepat di belakang Reinaldi. Menertawakan kegugupan dan kegelisahan lelaki itu. "Tenang, Bro. Ambil nafas dalam. Ntar juga lewat. Inget! Satu nafas ya. Yang seperti gue ajarin kemarin. Satu nafas! Jangan lebih!" bisik Ari. Alih-alih menenangkan Reinaldi, ucapannya malah membuat keringat dingin mengaliri punggung laki-laki malang itu. "Sabar, Brother! Bentar lagi juga, dia resmi jadi milik lo," bisik Ari usil dan mendapat tatapan menyalahkan dari Reinaldi yang berbalik memandang ke arahnya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai relieved artinya
Baca
+Pustaka
TANGISAN CINTA

TANGISAN CINTA

jawab dokter " ya allah semoga arif bisa selamat dan lolos dari komanya " pinta febby dalam hatinya sambil meneteskan air matanya " kamu tenang saja sayang, arif pasti selamat karena tian adalah abang terbaik dan malaikat penolongnya " kata tsania tersenyum sambil merangkul Febby Ternyata prilly mengintip kondisi arif dari jendela luar " ya allah semoga arif bisa selamat dan bisa kembali bersamaku lagi " pinta prilly dalam hatinya sambil meneteskan air matanya
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai relieved artinya
Baca
+Pustaka
Sisi Lain Pelakor

Sisi Lain Pelakor

Jujur aku lelah dengan perdebatan dan pertengkaran yang tiada habisnya. "Dari mana saja kamu, Rel? Lima hari gak ada kabar apalagi batang hidungnya." "Maaf ya, Tan. Saya jadi merepotkan karena harus meminjam mobil Arman untuk pulang ke Jakarta. Mama sakit, saya harus pulang secepatnya." "Bagaimana kabar mama kamu, Rel? Dia baik-baik saja, kan?" "Alhamdulillah sudah baikan, Tan. Terima kasih pinjaman mobilnya," ucapku seraya memberikan kunci mobil padanya.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai relieved artinya
Baca
+Pustaka
Ranjang yang Bukan Milikku

Ranjang yang Bukan Milikku

Ia menatapnya lama, perasaan yang campur aduk memenuhi dadanya—penyesalan, kerinduan, tetapi juga tekad untuk berubah. Arka menghela napas berat, matanya masih tertuju pada lukisan itu. Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, ia merasa lega, seolah-olah beban yang selama ini menghimpitnya mulai menghilang. Meskipun jalan menuju penebusan masih panjang, ia tahu dirinya sudah berada di jalur yang benar. Dan di tempat lain, suara isak tangis Dina memecah keheningan apartemennya, saat karma yang ia coba hindari kini benar-benar mengejarnya.
98.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai relieved artinya
Baca
+Pustaka
365 Hari Jadi Istrimu

365 Hari Jadi Istrimu

“Kalau aku takut banget tapi terpaksa harus bohong, tanganku otomatis gerak gitu. Aneh, ya?” “Nggak,” jawab Arka saat itu, tersenyum kecil. “Itu artinya aku bakal selalu tahu kapan kamu lagi bohong sama aku.” Sebuah kelegaan yang dahsyat menghantam dada Arka, mengusir semua keputusasaan yang tadinya mencekik. Itu bukan ucapan selamat tinggal. Itu bukan permohonan untuk ditinggalkan.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai relieved artinya
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Pariban

Menikah dengan Pariban

tegur Artha Ai melonjak, terkejut dari tempatnya berdiri. Ia mengelus dada dan mengucek matanya memastikan bahwa penglihatannya tidak salah. “ARTHA.” Note : Pajak= Pasar. Bersambung
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai relieved artinya
Baca
+Pustaka
Crazy Rich Baby

Crazy Rich Baby

Raiga mengangguk tanpa keraguan, hanya beberapa menit berselang dia selesai mengucapkan kalimat ‘qabul’ dengan lancar. Kelegaan di wajah semua orang nampak mengiringi kata ‘sah’ yang Raiga ucapkan. Ghea bahkan menitikkan air mata, tapi jelas bukan air mata haru melainkan kecewa. Wanita itu memaksakan senyuman, mencoba terlihat ikut lega dan bahagia sama seperti yang lainnya. _ “Selamat, ini hadiah dari kami untuk kalian.”
10170.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai relieved artinya
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN RAHASIA SUAMIKU

PERNIKAHAN RAHASIA SUAMIKU

tanyaku tanpa memperlihatkan kekesalan dalam nada bicaraku. Perempuan di samping mobilku itu menggeleng. "Tidak ada, Mas. Katanya hari ini baru akan pulang dari Surabaya. Kenapa ya, Mas?" jawab serta jelas ART itu. Jawabannya terdengar tenang, dan tak nampak raut kebohongan di wajahnya. Sepertinya, ART di rumah orang tua Rafka ini justru belum tahu jika anak dari majikannya sudah pulang dari Surabaya.
1050.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai relieved artinya
Baca
+Pustaka
Aku Milikmu, Tuan Arsya!

Aku Milikmu, Tuan Arsya!

Ken langsung berhenti, tatapannya berubah tajam. “Sepertinya kita sederajat,” ucap Relia sambil tersenyum percaya diri. “Boleh kita berteman?”
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai relieved artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status