Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengantin Dadakan Sang Mafia

Pengantin Dadakan Sang Mafia

Dia menyeka sudut matanya yang telah basah. “Aku telah berdiskusi dengan seorang profesor berspesialisi di bidang neruropsikiatri.” Felix memberitahu Anna tentang profesor Marcus dari universitas terkemuka di negara bagian tetangga. Dia menjelaskan bahwa profesor itu telah melakukan penelitian selama bertahun-tahun tentang cara untuk mengembalikan ingatan yang telah dikunci atau diubah dengan cara medis. “Saat ini dia sedang mengembangkan sebuah pil pembuka memori. Jika yang dilakukan terhadap ingatanmu adalah hanya berupa penguncian ingatan, kemungkinan besar ini akan berhasil. Tapi bila kenyataannya adalah penghapusan ingatan, kita akan mencoba menemukan cara lain.”
1066.9K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as remembering
Read
+Library
Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Tidurku selalu saja tidak lelap, teringat akan kejadian 10 tahun lalu, dimana aku terlempar ke dunia ini, dunia yang ku tahu pun telah hancur, sekarang aku berada di tempat bernama Donya. Bagaimana aku bisa berada disini? Akupun tak tahu... lebih tepatnya aku tidak memiliki ingatan mengenai itu, yang kutahu bahwa Donya bukanlah rumahku. Dan satu-satunya petunjuk adalah penglihatanku, mata kananku terkadang berubah warna ketika mengingat dunia yang kutahu sudah hancur. Aku mulai bersiap kembali dengan jubah dan pedangku.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as remembering
Read
+Library
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

Dia menarik nafas panjang, lalu membuangnya untuk menenangkan dirinya, kemudian dia mulai menjelaskan. “Kinjo-san, setiap tempat, di mana pun itu berada, memiliki kemampuan untuk menyimpan suatu memori. Memori itu biasanya berisi kepingan-kepingan kejadian yang pernah berlangsung di situ. Mengingat pohon sakura ini bukan pohon biasa, tentu dia memiliki memori yang sangat bernilai. Maka sejak kita sampai di tempat ini, aku berusaha mengintip ke dalam memori itu. Ini disebut metode investigasi retrokognisi.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as remembering
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Semua orang tentu saja tidak bisa mengerti tentang kecemburuannya, kondisi amnesia Liam membuat pria itu tidak menyadari siapa Sèanne dan apa hubungan mereka di masa lalu. "Kau mungkin belum mengetahuinya, maka biarkan aku memberitahumu. Sejak kecelakaan beberapa tahun Liam kehilangan sebagian ingatannya. Dia sama sekali tidak mengingat Sèanne atau bahkan aku. Ini merupakan keberuntunganku, aku bisa memilikinya meski harus melihat Sèanne tersiksa dengan kemesraan kami." Ruby memghentikan kalimat untuk menyesap kembali whiskey di gelasnya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as remembering
Read
+Library
Memory

Memory

"Aku pikir cintanya tidak akan mati, harapanku terlalu tinggi." Pak Aksara tertunduk, seperti ada kesedihan yang begitu mendalam. Bertemu dengan Soraya tadi siang--di kantor kepala sekolah, seolah membangkitkan rasa patah hati bertahun-tahun lalu. Kenangan yang terus menggerogoti pikiran. Untaian memori masa lampau, marasuk kembali, mengingatkan pada peristiwa pahit. Tidak hilang, tidak tergerus sedikit pun oleh waktu. Aku pun terjebak lama di dalamnya.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as remembering
Read
+Library
Unexpected Life

Unexpected Life

Ia terlihat tampan dengan menggeram ketika melihat pantulan wajah juga bibirnya. “Meńjijikkan!” Memori bagai suatu penampungan yang melekat dalam ingatan. Ia tak akan mudah dihapus walau kita mengalami kecelakaan sekalipun. Gudang memori akan terus muncul tanpa diundang ataupun disuruh. Ia juga tak bisa diperintah, mana yang mau kita lihat mana yang tidak. Cara kerjanya unik, sesuka hati.
109.5K viewsOngoingAdded to Library 266 Times as remembering
Read
+Library
Take Me Back to Switzerland

Take Me Back to Switzerland

Tunggu sebentar, mengapa Marsha bisa berakhir tidur bersama Karina? Marsha pun mengerjapkan matanya berkali-kali dan berusaha untuk mengingat kejadian yang ia alami tadi malam. Namun, hasilnya nihil. Marsha sama sekali tidak bisa mengingat satu pun kejadian yang ia alami tadi malam. Pengaruh alkohol yang terkandung pada wine berhasil memengaruhi pikirannya sehingga tidak tersimpan satu pun memori tentang kejadian tadi malam di otak Marsha. Di sebelahnya, Karina sendiri masih tertidur dengan nyenyak meskipun sinar matahari sudah berhasil menembus ke dalam kamar sepenuhnya.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as remembering
Read
+Library
RETAK

RETAK

Dia masih ingin menikmati masa sendirinya. Merenungi banyak hal, terutama kegagalan dalam menjalin hubungan percintaan. Selalu saja gagal saat keduanya akan menuju proses ke pelaminan. Sudut bibir Vitaloka tertarik ke atas membentuk bulan sabit. Sorot matanya tampak mendung. Hatinya kembali terasa sakit mengingat pengkhianatan yang dilakukan oleh Sebastian. Vitaloka memejamkan mata, berharap ingatan tentang masa lalu itu seketika lenyap. Dia tidak ingin mengingatnya, tetapi semakin berusaha dihalau. Malah semakin melekat.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as remembering
Read
+Library
REFLECTION

REFLECTION

“Tidak masalah, nah sekarang katakan padaku apa yang terjadi padamu.” “Aku baik-baik saja, aku hanya sedang bangun tidur dan aku belum sepenuhnya sadar tapi aku tidak yakin.” “Apa panggilan teleponku membangunkanmu, Oh Shi Li maafkan aku ….” “Tidak, tidak. Aku yakin aku sedang melakukan sesuatu sebelum itu.” Seledri terdiam sesaat sebelum akhirnya meninggalkan Beatrice dan kembali ke kamarnya. Ia terus menepuk-nepuk pipinya sambil berkata, “ini mimpi? Atau kenyataan? Ah ini hanya mimpi. Tidak, aku bisa merasakan sakit.”
103.6K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as remembering
Read
+Library
Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

“Kamu tak akan mati semudah ini, selama arloji itu masih berada di dalam tubuhmu!” “Lah, terus maksudnya apa, kok Lu tiba-tiba dateng?” tanya Wira masih dengan kepanikannya. “Hmm, kamu ingat tiba-tiba bisa menghapus ingatan seseorang?” Ekspresi Melati tiba-tiba menjadi begitu serius dan datar, tak ada lagi senyum manis. “Ya, dan gue nggak tahu kenapa gue bisa!” “Nah, intinya kemampuanmu nggak cuma berkisar bisa melihat masa lalu aja. Kamu bisa sembuh dengan cepat, menghapus ingatan, dan....” Kata-kata Melati tiba-tiba berhenti.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as remembering
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status