Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Patah Hati

Perjalanan Patah Hati

“Nggak tau. Tiba-tiba aja kalian nyamperin gue tapi gue nggak inget nama kalian siapa. Terus gue kabur karena ketakutan.” "Kayaknya seru." "Maksudnya?" "Gue mau lupa ingatan. Ngelupain semua hal-hal buruk sampe nggak ada yang tersisa lagi selain ingatan baik-baik dan kenangan tujuh belas tahun lalu." Satu alis Gavin terangkat. "Lo mau ngelupain gue?" "Lo bukan hal buruk, Vin. Lagian, kalo pun bener gue ngelupain lo, emang lo bakal diem aja gitu?"
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai reminiscing the good old days
Baca
+Pustaka
Days to Remember

Days to Remember

Ani dan Ima tampak tersenyum bahagia, begitu juga Riski yang tadi berakhir memalukan diri sendiri dengan kalimat yang banyak salah pada pengucapannya. Aku menarik napas dan bersuara. "Ladies and gentleman. Let me tell you a story! Once upon time, there was a poor widow who had an only son named Jack. They were so poor that they didn’t have anything except a cow. When The cow had grown too old, his mother sent Jack to the market for sell it.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai reminiscing the good old days
Baca
+Pustaka
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

Di laur kelas dia melihat seditail persis bagaimana sekolahnya dahulu. Kayaknya ini nyata. Tapi bagaimana bisa aku kembali ke dunia ini lagi?”
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai reminiscing the good old days
Baca
+Pustaka
Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

“Padahal dulu kita sedingin itu ya, Pah. Gak nyangka kalau sekarang bisa semanis ini." Tama mengangguk. “Iya. Untung dulu aku sabar banget menghadapi kamu. Kalau enggak mungkin gak ada kita sekarang." Mereka terkekeh karena bernostalgia. Mengingat masa lalu memang tidak menyenangkan, tapi itu menjadi bukti karena ternyata badai itu bisa dilewati.
1031.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 924 kali sebagai reminiscing the good old days
Baca
+Pustaka
Melahirkan Anak Kembar CEO Buta

Melahirkan Anak Kembar CEO Buta

"Astaga, kau itu bicara apa, Fabian? Itu sudah masa lalu, jangan dibahas lagi!" "Tapi aku masih menyesal setiap kali mengingatnya." "Ya ampun, tidak usah diingat! Kita masih begitu muda dulu. Haha, aku juga sudah melupakannya. Aku sangat memalukan waktu jaman SMA. Haha!" "Haha, tidak! Kau sama sekali tidak memalukan, Janice."
1027.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 630 kali sebagai reminiscing the good old days
Baca
+Pustaka
Another day

Another day

tanya Gevan lagi. "saat usiaku 8 tahun, saat itu adalah kali pertamaku mempunyai seorang teman, dia sangat baik dan perhatian padaku. walau pertemuan kita sangat singkat tapi bagiku itu adalah kenangan yang sangat bermakna," jelas Alea lalu diapun menunduk dan perlahan air matanya menetes. "Kamu pasti sangat merindukannya," ujar Gevan. "Bagaimana mungkin aku tidak merindukannya, rasanya aku seperti orang gila karna terlalu merindukannya," Isak Alea.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai reminiscing the good old days
Baca
+Pustaka
Wanita yang Kembali ke Masa Lalu

Wanita yang Kembali ke Masa Lalu

“Luka ini tidak seberapa dibanding semua luka yang kamu berikan di masa lalu.” Revan berdecak malas. Kenapa Jovanka senang sekali mengungkit masa lalu mereka? Apa dia masih belum sadar jika Revan sudah benar-benar menyesal? Dia bahkan sudah meminta maaf dan memperbaiki kesalahannya. Tapi Jovanka seperti tidak peduli. “Apa kamu masih tidak bisa melupakannya? Bukankah aku sudah meminta maaf?”
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai reminiscing the good old days
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta Satu Tahun

Kontrak Cinta Satu Tahun

Ia bersemangat karena banyak anak-anak seusianya yang datang menghadiri hari bahagianya. Ratu dan Revan memilih duduk di teras depan rumah. Revan mencoba bercerita tentang kisah mereka saat masih bersama dulu. Dua insan itu saling tertawa mengingat kejadian yang telah lama berlalu. Ratu merasa bahagia mengenang masa itu. “Aku tetap berharap agar kita mengulang kembali masa-masa indah itu bersama Andra. Dia pasti sangat bahagia kalau kedua orang tuanya tinggal bersamanya.” Revan mencoba menyadarkan Ratu.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai reminiscing the good old days
Baca
+Pustaka
Istriku Pemalas

Istriku Pemalas

"Enggak. Semua yang dekat denganku aku anggap sebagai teman baik itu mereka yang mempunyai rasa dan aku yang mempunyai rasa." "Bisa gitu ya?" Kekeh Mimi. "Bisa lah. Di saat sudah bahagia dan membahas mantan adalah hal yang paling menyebalkan karena teringat dengan masa lalu. Sama halnya dengan memakan hal yang pahit dan kembali menelannya, pahitnya terulang dan terasa dan seakan boodh kalau sudah melakukan hal yang sama dengan kesalahan awal. Ya kan?" "Maaf ya. Jangan diambil hati pertanyaanku karena tadi cuman bercanda doang. Aku yakin nanti kamu dapat jodoh yang paling baik karena kamu juga lelaki yang sangat baik," ucap Mimi.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 587 kali sebagai reminiscing the good old days
Baca
+Pustaka
Benih Rahasia Sang Pewaris

Benih Rahasia Sang Pewaris

Apakah Keenan juga melupakan itu? Kami terdiam dengan lamunan kami masing-masing. Beberapa detik yang lalu mengingatkanku pada masa-masa bahagia kami dulu. Masa di mana kami sangat dekat satu sama lain. Menghabiskan waktu bersama dengan tertawa dan bercanda tanpa beban. Tapi kini, semuanya berubah.
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 741 kali sebagai reminiscing the good old days
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status