Kesempatan Kedua untuk Cinta
Setidaknya dengan membaca, mungkin ia bisa memastikan siapa tokoh dalam cerita yang laki-laki itu kisahkan.
Sepia kembali menarik napas dalam-dalam, lalu perlahan tangannya bergerak membuka buku berjudul ‘Yang Harus Dilepaskan’.
“Perempuan yang pengerti?”
Baru membaca judul pertama dari bab novel itu, alis Sepia langsung terangkat. “Sikapnya sedingin rembulan yang redup, dingin, samar, dan tidak mampu kutebak. Ia penuh teka-teki, tetapi ia adalah perempuan yang pengerti. Senyumnya sehangat mentari, sepasang matanya bagai dua berlian yang tertimpa cahaya, bersinar dan indah—“
Bab Populer