Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kegelapan dibalik Kedamaian

Kegelapan dibalik Kedamaian

GRARGHHH!!! Raung monster kucing menghancurkan rumah-rumah warga disekitarnya. Monster itu menghempaskan bongkahan bangunan ke arah beberapa warga yang berlarian panik, lalu memukul bongkahan lainnya yang langsung terhempas menghancurkan rumah warga.
10876 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai review rumah kucing
Baca
+Pustaka
Mengejar Sekretaris Kaya

Mengejar Sekretaris Kaya

Cindy sebenarnya agak lemas kakinya. Di dalam ruangan itu, semua orang berhenti bermain kartu, hanya bersandar di kursi dan mengobrol santai. Laskar berkata dengan santai, "Wanita yang pintar dan punya kepribadian memang bagus, tapi itu merepotkan .... Jadi, orang bilang lebih baik memelihara anjing daripada kucing. Anjing yang dipelihara dalam waktu lama akan dekat dan patuh pada majikan. Kucing memiliki kepribadian yang terlalu dingin dan sering lupa bahwa mereka adalah hewan peliharaan, jadi membosankan."
9.9161.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai review rumah kucing
Tampilkan Ulasan (96)
Baca
+Pustaka
Ria Chan
author kok ga ada balas komen ya? apa author sdg menulis lanjutan cerita ini? saya udah bela²in beli koin cuma buat cerita ini, cerita lain ogah, cerita ini menarik banget tapi kok masih gantung ya. ayo thor, semangat season 2 nya. overthinking jadinya thor ma Yogi and Cindy
Nur Azizatur R P 1
menarik sekali dan membuat penasaran, tp endingnya nyesek thor. duh kasian Yogi uda bner bner melindungi cindy dan belum klarifikasi yg disampaikan pihak lain uda kek gt. setidaknya supaya cindy tahu tor kalau Yogi bner suka dan ga ada yg sakit thor. huhuhu.
Baca Semua Ulasan
ARJUNA

ARJUNA

Sedangkan Raina merasa tatap itu sedikit berlebihan. "Rumah itu sesuatu yang menyambut lo. Nggak harus nyokap atau bokap. Kucing peliharaan lo, sukulen lo, cupang lo, atau benda mati kayak bantal sama guling lo. Bahkan bisa cuma sekedar gambar Cristiano Ronaldo yang lo pajang di depan meja belajar. Definisi rumah buat anak seumuran lo itu masih luas, Rai." "Tapi gue nggak pernah merasa itu ada."
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai review rumah kucing
Baca
+Pustaka
The Shadows Man

The Shadows Man

Dengan mengendap-endap, ia semakin mendekati rumah berukuran kecil di olesi cat berwarna abu tua, dan pagar halaman yang hanya tinggi sepinggangnya membuat Zero tak sulit lagi meloncatinya. Sebelum ia hendak masuk, Zero melirik ulang dengan dalam pisau yang ia genggam. Tangannya mengepal, dan bola matanya membiru melebihi kucing jalanan yang garang. Kalau dulu dia di cap sebagai kucing pemuas nafsu tante-tante, kini kucing itu semakin liar. Ia tak makan susu di rumahan lagi, namun ia semakin mencabik-cabik daging mentah di rumah manapun yang ia hinggapi.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai review rumah kucing
Baca
+Pustaka
Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda

Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda

Mantra usai, "ruh' keluar dari raga, lalu pelan-pelan menjelma seekor burung pungguk, oleh kami menyebutnya burung hantu; berukuran raksasa! Wusn! Aku terbang keluar lewat jendela. Kini aku sudah berkelabat menuju belakang rumah. Hinggap di dahan pohon sebentar, mengendus keberadaan kucing yang dibicarakan Aditia tadi. Mengikuti jejak aroma amis darah Mariana, pada akhirnya penelusuranku berakhir pada sebuah rumah di tengah desa! "O... ternyata kamu pelakunya!" Mata burung hantuku kini melihat bayangan seekor kucing di belakang rumah sana. Dia juga berukuran tidak lazim. Berwarna hitam, sepasang kaki belakangnya jauh lebih tinggi dari kaki depannya.
9.365.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai review rumah kucing
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Mati Rasa

Ketika Istri Mati Rasa

"Buat apa aku bohong, Tan? Mana mungkin di daerah sini ada oknum yang menjalankan perdagangan manusia? Di daerah sini aman. Pasti. Kalau tidak percaya ayo kita ke rumahnya. Lihat apa yang ada di sana. Di rumah itu tadi banyak kandang kucing, Tante. Mereka memang pebisnis kucing-kucing lucu. Tante itu kebawa pikiran tentang Ralia. Sehingga apa yang didengarkannya pun seolah tentang Ralia." Benarkah demikian? Benarkah omongan orang tadi tidak sesuai dengan apa yang ada di pendengaranku? Bisa jadi benar. Aku yang terlalu takut berlebihan dengan kondisi Ralia sehingga mempengaruhi kerja otakku. "Lihat itu, Tante!" Kuikuti jari telunjuk Saka yang mengarah pada plang di depan rumah lekaki tadi. Di
9.9397.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.3K kali sebagai review rumah kucing
Baca
+Pustaka
Putra Sang Presdir

Putra Sang Presdir

Sean mencebik kesal karena melihat layar besar terpampang di hadapan mereka. "Ini dia kejutannya!!!!" Layar itu pun terbuka hingga menampilkan sebuah rumah yang unik bertuliskan rumah kucing. Lerina sampai menutup mulutnya karena takjub hingga tanpa, sadar dia berjalan menuju rumah tersebut. "Kucingku!" Lerina sangat merindukan mereka. Han dan Sean mengikuti Lerina dari belakang. "Di sini sudah ada penjaga mereka yang siap dua puluh empat jam, dan mereka tidak akan pernah kelaparan lagi," ucap Han.
9.7717.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.2K kali sebagai review rumah kucing
Tampilkan Ulasan (57)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Sama Tuan Muda Konglomerat juga ga beda jauh kok lebih menarik juga:* Terima kasih^^
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Baca Semua Ulasan
Menikah Tapi Tak Serumah

Menikah Tapi Tak Serumah

Tanpa membalas pesan Furqon setelah membacanya, Feiza kemudian cepat-cepat menengok ke samping rumah kontrakan Furqon dan menemukan sebuah rumah kucing yang cukup besar di sayap kanan rumah yang dipayungi kanopi. Seperti yang diucapkan Furqon, rumah kuciang alias majikan dari laki-laki itu memang tidak diwarnai cat. Warnanya cokelat, warna alami kayu bahan pembuatannya. Feiza menghela napasnya, mengayunkan tungkai kakinya ke rumah kayu itu dan mengambil sebuah kunci rumah yang benar ada di bawah tempat makan kucing yang ada di samping rumah berbahan kayu milik majikan suaminya itu.
1047.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai review rumah kucing
Baca
+Pustaka
Rumah Kakek

Rumah Kakek

Karena, saat itu aku sudah SMA dan sekolahku berada di kota, jadi, kami membutuhkan tempat tinggal yang tak jauh dari kota. Di satu waktu, aku pernah menghadiri acara reuni sekolah. Dan tentu saja aku bertemu Yuni. Anehnya, ia memperingatkanku kalau sebaiknya rumah kakek dirawat atau, minimal diberi pencahayaan karena selalu gelap, seram dan membuat orang lain enggan melewati rumah itu. Apa boleh buat, kami sudah berusaha mengganti lampu, membersihkan, bahkan seminggu sekali melakukan kerja bakti sekeluarga, tapi tetap saja image rumah itu tidak berubah.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai review rumah kucing
Baca
+Pustaka
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

tanyanya akhirnya, meminta pendapat Arsen. “Semua,” jawab Arsen tanpa ragu. “Kulkas penuh itu bikin hati tenang, walaupun dompet nanti mungkin nangis.” “Tenang,” sahut Aira cepat. “Aku bakal mengobatinya dengan masakan rumahan.” “Nah,” Arsen terkekeh, senyumnya melebar. “Itu terapi terbaik.” “Selain itu, uangmu kan banyak,” sindir Aira ringan. “Nggak mungkin juga bikin dompetmu kosong.”
10745 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai review rumah kucing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status