Sweet Passion
Tiba-tiba terdengar dentuman petir sangat keras hingga membuat Gea ketakutan dan reflek memeluk Ale.
"Otakku, mesum sekali. Biasanya aku tahan banting dah!" batin Gea.
"Jangan tinggalkan aku, aku takut sekali mendengar suara petir," ucap Gea di pelukan Ale.
"Baiklah, aku akan tetap bersamamu di sini," ucap Ale menepuk-nepuk bahu Gea dengan santai.
Ruangan gelap, suara detik jam dan suara turunnya hujan di luar membuat suasana semakin menegangkan. Gea masih nayaman di pelukan dan bersandar di bahu pria yang memiliki tubuh bidang itu.
Hot Chapters