Suami tanpa Pilihan
Rindu ingin protes, tapi tatapan tegas ayahnya menutup mulutnya.
“Tristand sudah menunggu di luar. Kau harus memutuskan sekarang, Rindu,” kata ayahnya dengan dingin.
Rindu berdiri diam, hatinya bergemuruh. Dalam kepalanya, suara-suara berteriak, memprotes apa yang akan terjadi. Tapi di hadapannya, ayahnya berdiri dengan ketegasan yang tidak bisa dia lawan. Perlahan, dia menyadari bahwa ini bukan lagi tentang apa yang dia inginkan. Ini tentang apa yang harus dia lakukan.
Bab Populer