Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ning Bidadari yang Dilamar 99 kali

Ning Bidadari yang Dilamar 99 kali

Bukan aku tak mau, tapi aku tak pantas. Keluargaku memang punya pesantren dan panti asuhan tapi tentunya tidak sebesar milik keluarga Mas Rey. Di sini juga hanya ada santri putra, itupun jumlahnya tidak sampai 50, ada beberapa santri putri tapi mereka tidak di sini, kalau di sini biasa disebut santri kalong, ikut mengaji tapi tidak tinggal menetap di pondok. Tapi biarpun begitu abah tidak pernah mengatakan apapun, beliau tetap ikhlas dan semangat mengaji berapapun santrinya. "Za, ada kiriman paket." ujar Fadila, dia juga ikut-ikutan panggil aku Aiza seperti Mas Haris.
1014.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai ringkasan santri pilihan bunda
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
fanni nidda
Nggak pernah bosen baca cerita dari Bani Ahmad, paling favorit cerita gus nazril dan anak2nya. Pertama penasaran banget sama kisah kafa & biya sampai di bela2in beli ebooknya, terus beli novel gus dokterku, yang di baca berulang2 cerita master jenggala (masyaallah seru)
Eka Defy
subhanallah kak.... sungguh crta2mu itu bikin aku kepengen nyantri kak,bnr2 hbs bca crta tu rasanya makin cinta Al-Qur'an dan semakin cinta sm Alloh dan rasulnya ... trimakasih kak buat smua manfaat dr crt2 yg kakak buat
Baca Semua Ulasan
Putri Bunga Bangkai

Putri Bunga Bangkai

Pangeran Damon memilih diam dan mendengarkan saja semua keluh kesah putri Aludra tanpa bersifat untuk menyela pembicaraan, karena pria itu tahu putri Aludra sedang butuh didengarkan. Ini kali pertamanya mereka bertemu, namun keduanya merasa sangat dekat. Putri Aludra bahkan mau terbuka pada pangeran Damon dan pangeran Damon pun sangat peduli pada putri Aludra. Mereka seperti memiliki ikatan, apakah putri Aludra benar-benar reinkarnasi putri Nora—kakak kandung pangeran Damon?
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai ringkasan santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Menyesal Usai Talak

Menyesal Usai Talak

Apalagi ada beberapa hal yang harus diselesaikan terlebih dahulu. *** "Tadi juga ibu-ibu bilang gitu." "Masa, sih?" "Serius." Terdengar santriwati sedang mengobrol. Aku langsung mencari sumber suara. "Bener, Nab. Kamu kok 'gak percaya banget," ucap Tini. "Katanya Mbak Sinta itu memang mandul," lanjutnya lagi. "Tapi tidak ada yang namanya wanita mandul. Kalau kata Budeku, yang mandul itu kebanyakan suaminya," jelas Zainab.
10134.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai ringkasan santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Putra Duda Tampan Itu Memanggilku Bunda?

Putra Duda Tampan Itu Memanggilku Bunda?

“Gue mesti dandan cantik nih pas waktu seminar, seenggaknya gue harus dapat nomer ponselnya.” “Duda kayak dia mana mau sama cewek bar-bar kayak lo!” “PAK AZKA DUDA?!” kini giliran Dira yang menjerit histeris dan mengundang beberapa tatapan yang secara terang-terangan memandangnya.
57 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2 kali sebagai ringkasan santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Rindu malah terkikik, gemas melihat raut wajah Mina yang kesal. Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam. Rombongan santri tiba di bandara Juanda Surabaya dan sudah naik ke dalam pesawat. Hampir 2 jam waktu berlalu, kini Rindu dan para rombongan sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Para santri itu celingukan mencari jemputan mereka, termasuk Rindu. Senyum di balik cadar Rindu merekah ketika melihat Khanza yang celingukan mencarinya.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai ringkasan santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

Tanpa Cindy sadari, ternyata waktu dirinya melewati ruang sekretariat pendaftaran untuk santri putra, ada seorang santri putra yang curi-curi pandang padanya. ‘Waw, cantiknya …,’ gumam hati seorang santri yang sedang curi-curi pandang pada Cindy, terpesona. “Woi, jaga tu mata! Ndak bisa lihat barang yang bening sedikit aja langsung tu mata jelalatan,” tegur Johan yang melihat temannya Andi tidak berkedip memandang santriwati yang baru datang untuk mendaftar di SMK Islam Darul Hikam, Pondok Pesantren “Darul Hikam”.
96.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai ringkasan santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
TEMAN WANITA AYAHKU

TEMAN WANITA AYAHKU

“Pasti lagi bahas kalung yang ada tuliaan 'Nannan' itu, ya?” "Kok, Mbak Ida bisa tahu?" Tante Hanen menatap Bunda dengan senyum tipis, kepalanya pun sedikit miring. Kekaguman kecil menyelinap di sorot matanya. Aku sendiri belum sempat cerita apa pun, tapi Bunda sudah tahu lebih dulu. Wanita kesayanganku ini memang bukan orang biasa. Kalau dia main catur, satu papan bisa dia hafal sebelum bidak digerakkan.
1012.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai ringkasan santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Rain

Rain

ucap Bunda Laura yang tidak menyangka “Gaunnya pilihan Rain Bunda” ucap Tania pada Bunda Laura memberitahu kalau gaun yang sekarang dia pakai adalah pilihan Rain “Wow” hanya satu kata yang terucap dari mulut Bunda Laura “Apa Bunda sudah udah ada baju buat besok ?” tanya Tania pada Bunda Laura dengan penasaran “Bunda udah duluan sayang” jawab Bund Laura dengan senyum pada Tania dan Rain dan lanjut bilang “Kalau Rain udah belum ?” tanya Bunda Laura dengan penasaran
9.130.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 659 kali sebagai ringkasan santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Istri Pilihan Ibu

Istri Pilihan Ibu

Bab 43 Pilihan Sulit "Assalamualaikum semuanya. Pada perayaan ulang tahun PT Buana Aksara, saya ingin menyampaikan berita bahagia. Saya akan memperkenalkan anak angkat saya dengan bangga. Gemi Nastiti," ucap Pak Burhan dengan sorot mata berbinar-binar bahagia. Perasaan haru menyelusup dari lubuk hatinya. Pria paruh baya itu merasa senang bisa sedikit menebus dosanya dengan menghadirkan sepercik kebahagiaan untuk putri kandungnya.
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai ringkasan santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

ucap Ibu membuatku mengerutkan kening heran. "Siapa gerang Ina?"tanyaku. "Seminggu ini ada santriwati baru. Dia anak yang unik. Diantara santri lain memilih menghabiskan waktu kosong di asrama. Dia malah main ke sini berbincang dengan perut besar Andini,"ucap Ibu. "Apa dia mulai gila berbicara dengan perut?"tanyaku heran.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai ringkasan santri pilihan bunda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status