Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Dewi

Sang Dewi

Pun Pramesti mendekap kedua adiknya itu. *** Sementara itu, di Yawastina, hujan badai melanda, kilatan petir disertai suara guntur menggelegar di langit gelap. Angin bertiup kencang memorak-porandakan atap-atap bangunan hingga pohon besar pun ikut tumbang, seketika itu seluruh semua penghuni istana berhamburan keluar, tak terkecuali Sariwahana yang lari dengan tergopoh-gopoh bersama para punggawa, sedangkan Astra Dharma menyusul di belakang kemudian.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai sinopsis novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Istri yang Dikhianati

Kebangkitan Istri yang Dikhianati

Namun beberapa kendaraan bisa melewatinya. “Semalam benar-benar terjadi badai,” Bima menyeruput kopinya. “Aku malah enggak sadar kalau terjadi badai,” Vania menyilangkan kedua kakinya di hadapan Bima sehingga ujung jubah hotel yang dikenakannya itu menyingkap kakinya yang mulus. Bima berdecak pelan. “Kurasa permainan kita semalam terlalu panas.” “Tiga ronde, Bima. Apa kamu juga seperti itu kalau sama Mira?”
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai sinopsis novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Red Clock

Red Clock

Dave berlari menuju tim untuk mengarahkan mereka menuju tempat pangan. Tak butuh waktu lama bagi Claire untuk tiba ke gerbang belakang, sesuai plot buku, retakan yang cukup besar ada di hadapannya. Claire mengusap tangannya yang basah akibat gugup. Bukannya ingin menjadi pahlawan dan ingin mati dengan predikat penyelamat nyawa, hanya saja jika ia tidak datang, jangan pikirkan pangan yang berkurang, kematian kaumnya, tetapi awal kehancuran seraphim dan mahluk immortal adalah kejadian ini. walaupun plot yang di ceritakan tidak utuh, tetapi Claire, sebagai pembaca novel yang paling berbakti, bisa menebak dengan plot selanjutnya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai sinopsis novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

Setelah Badai Berlalu, Hidup Ini Belum Terlambat

"Selamat ulang tahun. Semoga seiring bergantinya tahun, kamu selalu diliputi kedamaian dan kebahagiaan." Aku mengusap air mataku, lalu mengangguk dengan mantap. "Terima kasih. Aku pasti akan bahagia!" Setelah semua badai dan gelombang besar itu berlalu, kini aku siap menyambut kehidupan yang baru.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai sinopsis novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
DITALAK SETELAH AKAD

DITALAK SETELAH AKAD

Ternyata Badai berhenti mendadak sedangkan ia terus saja berjalan. "Kembalikan hutangmu atau kutagih kau sampai ke liang lahat," sinis Badai membuang wajah. Jauh di dalam hatinya, ia sudah mengikhlaskan uang itu. Setidaknya ia menganggap Adelia adalah senjata karma untuknya. "Bodo amat. Sudah habis, mau apa? Hah?" ejek Adelia. Badai mendecih sebal. Entah mengapa, justru mereka naik bersama-sama ke pelaminan pengantin dan mengucapkan selamat pada Kinarsih dan Rian.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai sinopsis novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Rubah Tampan

Menjadi Tawanan Rubah Tampan

"Tunggu aku. Aku akan membawamu pulang, meski aku harus meratakan seluruh lembah ini." Badai baru sedang berkumpul di ufuk timur, bukan badai alam, melainkan badai kecemburuan dan obsesi seorang raja yang kehilangan jiwanya. Dan di tengah lembah yang damai, Satta dan Jhonatan tidak menyadari bahwa waktu tenang mereka sedang berdetak menuju akhir yang menentukan.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai sinopsis novel badai pasti berlalu
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
ida sari
seru banget nih ceritanya,bikin penasaran knp bisa seorang kaisar memiliki putra yg berbeda dengan manusia biasa dan knp juga dia sangat menginginkan putra nya lenyap dr hidup nya.. wajib baca nih yg pada penasaran.
C. Widyawati Kurni
ceritanya bikin deg-deg aku, sedih senang dengan membaca kata-kata dan banyak kalimat yang menari-nari di otak seperti melihat aselinya... bravo buat penulis cerita ini... walaupun harus sabar setelah kelar 2 bab ...
Baca Semua Ulasan
Jodoh Malaikat Pelindung

Jodoh Malaikat Pelindung

Sasa bingung tapi ia mengikuti apa yang Badai lakukan dengan begitu polosnya. "Kamu ngapain?" tanya Badai geli. "Ngikutin Mas merasakan udara Luzern." "Lucu banget sih!" gemas Badai mengacak rambut panjang Sasa pelan. "Mas! Belom dijawab akunya," kata Sasa mengejar langkah Badai yang jelas lebih lebar dari dirinya. "Mas pernah ke sini?" "Belom, aku belom pernah ke sini," jawab Badai jujur. "Aku sengaja nyiapin dan baca banyak literatur biar bisa bikin kamu nyaman selama masa bulan madu kita," urainya.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai sinopsis novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Yang lain mengawal kereta itu dari luar. Hujan turun sangat lebat siang itu. Petir menggelegar dan angin bertiup kencang. Di dalam kereta Sukma Harum berdoa semoga adiknya tidak menghadapi badai di lautan sana. Perjalanan akhirnya menjadi agak tersendat karena hujan dan badai yang sangat deras. Kadang-kadang mereka harus beristirahat dan berteduh di beberapa tempat.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai sinopsis novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Suami Berondongku Ternyata CEO Billionaire

Suami Berondongku Ternyata CEO Billionaire

Noah sengaaj menakuti Bi Lastri agar dia memang membuka semua yang ia tahu saat ini juga. "Apa maksudmu? Apa setelah ini kamu mau pergi dari sini?" Bi Lastri tentu terkejut. "Iya..." Langit yang tadi gelap kini sudah berubah lebih mencekam karena badai yang diramalkan oleh ramalan cuaca, benar-benar datang. Angin ribut yang bercampur dengan hujan turun. Suara ribut angin yang menembus pepohonan dan rumah menambah suasana semakin mencekam.
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai sinopsis novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Di Bawah Kuasa Tiga Majikan Tampan

Di Bawah Kuasa Tiga Majikan Tampan

Dia memalingkan wajahnya dan kembali menatap ke luar jendela yang masih memperlihatkan sisa-sisa hujan. “Sedang musim hujan,” suara Damian kembali berat dan kaku. “Dan belakangan ini sering terjadi badai besar secara mendadak.” Revana tetap diam, menanti kelanjutan kalimat itu. “Jadi ... jangan pernah berpikir untuk keluar rumah, apalagi mencoba kabur lagi dengan Raphael,” lanjut Damian dengan nada mengancam yang dipaksakan. “Hujan badai seperti ini sangat berbahaya. Kau bisa saja mengalami kecelakaan dan menyusul ayahmu ke liang lahat jika kau nekat menerjang badai hanya untuk melarikan diri dariku.”
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 674 kali sebagai sinopsis novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status