Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Semprul

Pendekar Semprul

Dua pendekar bayaran tersapu mundur. Sura dan Tarno muncul sambil berteriak: > “Mana yang mau makan sandal!?” “Mana yang mau disapu pakai rotan nenekku?!” Tarno melemparkan botol kecap ke wajah musuh, lalu disusul dengan Tendangan Pundak Putus miliknya yang khas. --- Di sudut lain, Pendekar bertopeng emas muncul—pemimpin para penyerbu.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as roro mendut
Read
+Library
DENDAM MANTAN ISTRI

DENDAM MANTAN ISTRI

“Moreano.” Jimmy mendelik. Sontak dia meraih bahu Mala dan memutar badan Mala hingga menghadap ke arahnya. “Lowkey Moreano?” Mala mengangguk. “Dan kau barusan kawin dengan Gamma Moreano?”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as roro mendut
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

gumam seorang peserta yang juga mengetahui hasil dari Kompetisi Bidang Bintang sebelumnya. Slaaaah..... Bzzzzt...... Bzzzzt...... Bzzzzt...... Bzzzzt...... Kraaak.... Hah...... Semua orang terbengong dan terkejut, bahkan sang Pemandu Spritual Treasur Jin Si "Rohnya.... Tablet Rohnya Retak....?" gumamnya di dalam pikirannya dengan ekspresi wajah yang sangat terkejut dan tidak percaya dan menyangka, kalau Monumen Raksasa buatan dewa bisa tergores dan rusak segaris.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 377 Times as roro mendut
Read
+Library
Sumpah Terkutuk

Sumpah Terkutuk

Sumpah Terkutuk bab 20 Melihat wajah Ronald yang kebingungan, Vino memberi isyarat dengan matanya, agar anak buahnya itu tak banyak bicara. "I–ini uangnya ...." Ronald menyerahkan sebuah amplop berwarna coklat, tanpa bisa meneruskan ucapannya. "Ya!" tukas Vino, agar Ronald segera berlalu dari tempat itu. Tetapi, wanita yang sombong itu langsung memanggil Ronald.
9.83.2K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as roro mendut
Read
+Library
Pendekar Pedang Tengkorak

Pendekar Pedang Tengkorak

Lalu muncul dalam kegagalan merebut inti roh Cempaka. Ragendra tertawa kecil. “Heh.” Suara itu membuat seluruh ruangan semakin sunyi. “Yang ketiga.” Tidak ada seorangpun yang berani mengangkat wajah. Ragendra berdiri tegak, tatapannya perlahan berubah gelap. “Pewaris Pedang Tengkorak.” Kali ini, tidak ada seorangpun yang perlu menjelaskan. Karena semua orang mengetahui apa yang terjadi.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as roro mendut
Read
+Library
Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

"Minum sampai habis. Jangan pakai gula. Pahit itu bagian dari pengorbanan," ujar Nyai Roro dengan pandangan tidak lepas menatap menantunya itu. Bau jamu pekat menyeruak memenuhi rongga hidung saat Sukma meneguk habis cairan cokelat tua dari tempurung kelapa. Tenggorokannya perih, matanya berair, tapi tidak ada ruang untuk menolak. Di hadapannya, Nyai Roro Pramoda duduk anggun di kursi rotan ukiran lawas. Wanita tua itu mengenakan kebaya brokat gading dan kain batik sogan dengan rambut disanggul rapi. Di balik sorot matanya yang terlihat tenang, mengintai dominasi tidak kasat mata.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as roro mendut
Read
+Library
Menikahi Roh

Menikahi Roh

Melainkan pemandangan yang ada di hadapannya semakin ngeri untuk dilihat. "Puja Ratu! Puja Raja!" sosor mereka sambil bersujud menyambut kedatang dua sejoli berbeda alam ini. Tampak Bara menyunggingkan tawa penuh kepuasaan sehingga ritual yang sesungguhnya akan dimulai atas perintah Bara. Dari menyuguhkan toples berisi cairan merah, daging mentah dan belum lagi saling melucuti pakaian masing-masing.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as roro mendut
Read
+Library
Bukan Aku Yang Mandul

Bukan Aku Yang Mandul

sahut Nisa tak terima disalahkan. Pak Rudi yang kini sudah berusia hampir 60 tahun terlihat menahan amarahnya. Rambut hitamnya yang sudah berbaur dengan rambut putih, tetapi memberi kesan wibawa. Ia lantas mengatur napasnya mencoba untuk tenang. Anak lelakinya masih belum sadarkan diri di atas ranjang rawat.
1042.0K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as roro mendut
Show Reviews (24)
Read
+Library
Disi77
Hai pembaca setia Bukan Aku Yang Mandul. atas dukungan pembaca, novel ini menjadi juara 2 event Mantan Yang Kau Sia-Siakan Ternyata Orang Kaya. sebagai bentuk terima kasih dari othor, mau bagi-bagi koin gratis nih. Buat kalian pembaca setia, komen ulasan ini ya ...
Haniocta_
Kasihan sekali kau Aisyah, sudah difitnah. Pengorbananmu juga tak dianggap. Walaupun serapat apapun kamu menutupi aib suamimu. Tapi, kelak semua akan terbongkar siapa yang benar dan salah. Semoga saja kau menemukan kebahagian Aisyah. keren banget ceritanya. Semangat terus buat kakak authornya.(^_^)
Read All Reviews
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

Rokaat 1 Rokaat 2 Rokaat 3 “Allahu Akbar” Ruku’ rokaat ke 4 “Broooottt.... breeeetttt.... breeetttt... prruuuttt... preeet ... preettt... push...” “Hahahahaaa.....” kami menertawakan situasi ini. “Astaghfirullah... Allahu Akbar.... ya Allah.... Hahaha teganya dirimu Mas!” Protesku pada Mas Yusuf yang tinggal satu rakaat lagi kami selesai menjalankan salat isya’, tapi digagalkan hanya dengan satu seruan suara kentut. Salat kamipun BATAL!
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 434 Times as roro mendut
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Namun begitu Garong Codet dan Setan Culik menjauh, ia cepat bangkit dan berucap kata, "Benar apa kata Roro Manis. Orang itu membawa Cincin Mustika Iblis! Untung aku berpura-pura gila dan kosong ilmu! Jika tidak, habislah kepalaku dipenggalnya!" -o0o- Tanpa disengaja arah yang dituju Garong Codet adalah lembah yang mengarah ke Gua Mulut Dewa. Sekalipun jaraknya masih jauh dari gua tersebut, tetapi hal itu cukup membahayakan bagi Roro Manis dan Pendekar Kera Sakti. Bukan hal yang mustahil jika dalam upayanya mengejar Ki Madang Wengi akhirnya Garong Codet akan sampai pula ke gua tersebut.
1031.7K viewsOngoingAdded to Library 855 Times as roro mendut
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status