Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
(Not) His Sugar Baby

(Not) His Sugar Baby

“Aku akan menarik keluar satu per satu mawar ini dengan mulutku, dan kau akan menyambutnya dengan cara yang sama. Kau mengerti?” “Tidak ada penolakan, Sugar. Aku bisa saja mengubah kecepatan getaran di bawah sana lebih tinggi. Itu akan membuatmu meraung kenikmatan.” Rose diam, tidak bisa mengatakan apa pun saat wajah adonis itu menunduk. Gerakan bibir yang menyentuh setangkai mawar, disertai gesekan yang terjadi ketika benda tersebut ditarik keluar, menambah hawa panas di sekujur tubuhnya.
10203.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.9K kali sebagai roses do lyrics
Tampilkan Ulasan (187)
Baca
+Pustaka
Apelope dedeliona
aku lebih yakin theo akan ttp setia, tp kali soal anak g tau klo dia emg beneran pengen punya anak. bayangin dari awal rose umpetin kehamilan, dan theo akhirnya tau tp g lama kemudian rose keguguran.. jd gmau nyalahin dia meski semua ini gara2 bapaknya
Nami chan
Kerangka ceritanya menarik, bahasanya enak dibaca, uraian ceritanya jg cakep. Konflik2nya tuh fokus tp berbobot. Haaah karya2 kak susi ga perlu diraguin sih.. Ini kek buku kelas atas gt gasih. Kata2nya tuh berat kadang otakku yg minim ini kudu mencerna baik2 biar paham ...
Baca Semua Ulasan
Rahasia di Balik Perjalanan Dinas Suamiku

Rahasia di Balik Perjalanan Dinas Suamiku

"Assalamualaikum warahmatulahiwabarakatuh." "Assalamualaikum warahmatulahiwabarakatuh." Selesai tahiyat akhir, Rosa menumpahkan segala keluh kesahnya. Segala hal buruk yang menghantui pikirannya, ingin ia ceritakan pada sang pemilik nadi. Tenang, ia hanya ingin tenang, dan damai meski sebenarnya ia pun gelisah. "Aku percaya padamu, Mas. Kamu tidak mungkin bermain di belakangku," gumam Rosa sebelum menutup mata, dan kembali berlabuh ke alam mimpi.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai roses do lyrics
Baca
+Pustaka
Wanita yang Mendambakan Suamiku

Wanita yang Mendambakan Suamiku

Mulutnya terbuka, tapi tak ada kata yang keluar. "Kalau kamu benar-benar percaya sama aku, kamu nggak akan perlu bukti dari orang lain." Rosa menghela napas panjang, suaranya melemah. "Mulai sekarang, aku nggak akan lagi berusaha meyakinkan kamu. Kalau kamu mau percaya, percaya. Kalau enggak, ya sudah." Tanpa berkata apa-apa lagi, Rosa berbalik dan masuk ke kamar. Pintu ditutup dengan keras.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai roses do lyrics
Baca
+Pustaka
Gadis Bercadar Incaran Sang Casanova

Gadis Bercadar Incaran Sang Casanova

bisiknya tajam, sebelum melenggang masuk ke dalam rumah. Jasmine terdiam mematung, memandangi punggung Rosa yang menjauh. Kecewa, sakit, dan tak percaya bercampur menjadi satu. "Kenapa kamu jadi seperti ini, Rosa?" bisiknya, sambil menekan dada yang terasa makin sesak. Ia menarik napas panjang. "Astaghfirullahaladzim… kuatkan aku, Ya Allah," doanya lirih sambil menyeka air mata yang hampir jatuh. Ia pun melangkah menyusul masuk.
93.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai roses do lyrics
Baca
+Pustaka
No Cerai No Pisah!

No Cerai No Pisah!

"Aku harap kamu bisa memberikanku kesempatan kedua. Jadi ... jangan pergi." Rosa hampir tersesat di dalam hangatnya sepasang mata gelap itu. Akal sehatnya meredup, menyisakan perasaannya yang menari-nari bebas tanpa kendali. Dia bisa merasakan getaran-getaran halus kerap menggelitiknya, membuat kontrol Rosa berada di ambang batas. Rosa tertegun lama sebelum menyeletuk lirih, "Do you even love me?"
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai roses do lyrics
Baca
+Pustaka
ROSES

ROSES

Hendery bernyanyi dengan lantang, sepertinya itu musik berasal dari salah satu opera di kota. "Varose!!!" Channie? Gadis itu berlari memasuki halaman rumah ku, ia segera menarik ku keluar halaman dengan sedikit berlari. "Channie, jangan terburu" ucap ku sembari menepis perlahan tangannya yang berada di lengan ku. Saat ini kami tengah berada di halaman rumah Paman John yang saling bertatapan dengan rumah ku.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai roses do lyrics
Baca
+Pustaka
Gadis Kesayangan si Raja Neraka

Gadis Kesayangan si Raja Neraka

“Nares… aku tahu kamu lagi nggak nyaman.” Suaranya dibuat selembut mungkin, seolah penuh kepedulian. “Buka pintunya. Aku bisa bantu kamu.” Hening. Tak ada langkah kaki. Tak ada suara. Bahkan napas pun tak terdengar dari balik pintu itu. Rosa menempelkan kening ke daun pintu, menutup mata. Dadanya naik turun cepat bukan karena harap, tapi karena marah pada dirinya sendiri.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai roses do lyrics
Baca
+Pustaka
ROSALINE (GADIS MAWAR)

ROSALINE (GADIS MAWAR)

tanya Alina. "Tidak ada yang aneh, Cah Ayu. Ikuti dan dengarkan apa yang hatimu inginkan. Karena semua kekuatan dan keberanian, ada dalam hatimu." jawab Alina. "Maksud kamu?" tanya Alina. Rose tidak menjawab, hanya memberikan senyumnya lalu perlahan menghilang. Ya, Alina sudah mengetahui bahwa Rose adalah sosok tak kasat mata yang tak memiliki niat buruk padanya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai roses do lyrics
Baca
+Pustaka
The Secret Behind The Rose

The Secret Behind The Rose

ujar Aina yang diangguk senyum oleh Dea dan beristirahat duduk di sebelahnya sambil melihat apa yang Aina tulis. “Angin melaju kencang, membawa serpihan bunga mawar kesayanganku, mereka terpisah menjadi banyak, berlari menjauhiku, kini tersisa tangkai yang setia, mengakar di tanganku, entah apakah tangkai ini akan ikut pergi menyusulmu, atau akan tetap diam dan bertahan untuk hidup bersamaku.”- Rose- “kata-kata kamu dalam sekali Ai, aku tersentuh, sepertinya kamu senang menulis ya?” ucap Dea begitu kagum dengan karya tulis Aina.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai roses do lyrics
Baca
+Pustaka
Last Flower

Last Flower

Bayu menatap Yuri kemudian menundukkan kepalanya, sebuah penghormatan sebelum ia bernyanyi. Lagu berjudul "Ongkona Arungpone" (sebuah lagu daerah bugis) menjadi pilihan Bayu. Bayu bernyanyi penuh penghayatan, meskipun suaranya tidak terlalu merdu tetapi setiap nadanya pas Sampailah Bayu pada bagian penutup lagu dengan lirik "Iyapa upettu rennu alla, iyapa upettu rennu alla." "Usapupi mesangna."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai roses do lyrics
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status