Pendekar Romantis
Dojan tak jadi meneruskan kalimatnya, karena tahu-tahu pria tadi sudah berada di dekatnya.
“Wowww…satu kehormatan bagi saya, kalau dibolehkan bergabung dengan anda berdua, yang laki-lakinya tampan dan yang wanita…ya Tuhannnn…seperti bidadari turun dari khayangan. Saya Palasi, kalau di sini dibilang Tuan Muda Palasi, mungkin karena ayah saya merupakan Kepala Wilayah di sini!” Palasi, pria glamour bergaya angkuh ini memotong ucapan Dojan, tak lama kemudian kursi datang dan tanpa pake lama, Palasi langsung duduk sambil senyum-senyum menatap Rani, tanpa menunggu persetujuan Rani dan juga Malaki.
الفصول الرائجة