Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Gairah Arjuna

Terjerat Gairah Arjuna

Ia mengudarakan layar ponsel Marven yang menampilkan ruang obrolan dengan Arina. "Ck!" Lelaki yang menjadi bulan-bulanan itu pun menyambar handphone-nya, bangkit, dan pergi meninggalkan basecamp beserta entitas yang ada. Jujur, ia lelah dengan drama itu. Pernah dengar toxic relationship? Nampaknya itu bukan hanya ada pada romansa, tapi pertemanan pun juga. -: ✤ :- "Dia nggak ada di sini?" "Iya woi, udah gue spam chat juga nggak dibaca," kata lelaki berapron di lingkup pekerja kafe.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai ruang chatting
Baca
+Pustaka
GRUP CHAT RAHASIA SUAMIKU

GRUP CHAT RAHASIA SUAMIKU

Grup W* 21 Haifa mengibaskan jlhijabnya yang tertiup angin yang berhembus menerobos dari celah jendela kamar ruang rawat inap VIP tempat suaminya sekarang berada. Berada di lantai dua dengan ruangan yang cukup luas dan sejuk, ruangan rawat inap ini cukup nyaman untuk merawat pasien. Selain ada sebuah Hospital bed , di sudut kamar terdapat sebuah lemari dan kulkas kecil juga satu buah sofa untuk penunggu pasien duduk.
9.3259.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai ruang chatting
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

“Kamu anggap apa sih aku selama ini, Ga? Sampai pindah site pun kamu nggak merasa perlu diskusi dulu.” “Kalau pun aku bilang, paling kamu cuma reply dua huruf aja. OK. Sudah. Buat apa? Bikin orang jengkel aja.” “Oh, jadi kamu jengkel kalau aku reply dua huruf itu? Kalau gitu kenapa kamu nggak coba panjangin tu W*? Kalau kamu panjangin, apalagi bilang urusan ini, nggak bakal aku jawab cuma pakai dua huruf itu aja!” Aku sudah berdiri di hadapannya. “Lagian, urusan sepenting itu nggak bisa cuma lewat chat, Ga. Itu harus kita omongin serius. Kalau nggak bisa ketemu ya minimal nelepon. Dan apa harus secepat itu kamu iyakan? Nggak bisa nunggu kita diskusi dulu?”
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 633 kali sebagai ruang chatting
Baca
+Pustaka
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

sahut Bang Fachri. Si pegawai bernama Zul itu menyalami Matari dan Praja bergantian. Praja tampak antusias memperhatikan bilik demi bilik. “Bang, bisa main online di sini ya?” tanya Praja. “Bisa dong. Ada CS tuh, Ragnarok, Warcraft, mau apa, cek aja sendiri dah! Ada paketnya juga, paket anak sekolah, paket 2 jam, paket malam-malam. Macem-macem nih… minat?” sahut Bang Fachri. “Tapi karena gue pernah kena gerebek Pak RT sini, khusus anak sekolahan baru boleh main di atas jam 2 siang ya. Sabtu Minggu mah bebas.”
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai ruang chatting
Baca
+Pustaka
MINDREADERS: Kisah Sang Wanita Pembaca Pikiran

MINDREADERS: Kisah Sang Wanita Pembaca Pikiran

"Selamat datang di ruang rekreasi. Disini tempat hang out anggota-anggota klan." Aku melihat sekelilingku. Ada meja biliar, TV berukuran besar, bar di sudut ruangan penuh dengan botol anggur, play station, sofa-sofa kecil, dan tak lupa lampu-lampu disco yang tergantung di atap serta sudut-sudut ruangan. Ruangan itu dipasang wallpaper warna putih dan ada sudut -sudut yang dipasang warna emas.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai ruang chatting
Baca
+Pustaka
Sidekick

Sidekick

kata Ronald sambil menunjukkan WA grupnya. “Beneran tuh?” sahut Yudha. “Beneran, makanya kalo punya grup WA dibaca dong, bro!” sahut Ronald. “Bukannya gitu, grup gue udah banyak banget. Project inilah, itulah, capek gue. Thanks ya, udah ngasih tahu. Lo sendiri gimana, Ri?” timpal Yudha. “Belum ada kabar. Ya semoga aja giliran. Lagian lounge mana yang muat seluruh karyawan? Di lounge kan sosialisasinya, bukan di ruang serbaguna?” sahut gue.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai ruang chatting
Baca
+Pustaka
Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu

To: Anak-anak Cintaku (begitulah aku memberi nama untuk nomor chat room Langit) [W*'alaikumussalam W*rrahmatullahi W*barakatuh] [Alhamdulilah, Le. Mama seneng banget tahu kalian baik-baik saja di sana. Mama sama Dek Lova juga baik di sini. Mama juga seneng banget akhirnya kita bisa komunikasi lewat chat room ini. Sekarang udah nggak perlu pinjem hp Mas Adnan lagi. Dijaga baik-baik ya Le, hp nya? Jangan berebut. Bilang sama Dek Laut dan Dek Bumi, hp ini buat komunikasi sama Mama.]
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai ruang chatting
Baca
+Pustaka
Antara Mantan dan Selingkuhan

Antara Mantan dan Selingkuhan

Kebetulan acara juga mulai jam sepuluh, dan saat ini baru jam delapan. Rafka membaca pesan-pesan di roomchat tidak bermutu dari teman-temannya, sambil sesekali terkekeh pelan. Roomchat itu berisikan teman sekelasnya semasa SMA, tepatnya hanya anak-anak cowok yang main dengannya saja. Rafka akhirnya tertarik dengan isi chat teman-temannya yang membahas calonnya Fando, dan mengaitkan dengan nama pacarnya. Mata Rafka agak memicing dengan teori teman-temannya itu.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai ruang chatting
Baca
+Pustaka
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

di sana. Ia pun kembali pada laman awal aplikasi chatting. Chat terakhir berasal dari kontak belabel "Mimi". Lalu di bawahnya ada kontak bernama "Sasha" dengan foto profil seorang wanita cantik. Kinanti mengenalinya sebagai teman Mas Gathan yang beberapa waktu lalu berkunjung. Ia pun mengetuk kontak itu dan membaca chat terbaru. Sasha: Gue ketemu Radit, Than.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai ruang chatting
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status